UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kapolri: Jangan mengatakan pihak lain paling salah menjalankan ibadah

12/11/2013

Kapolri: Jangan mengatakan pihak lain paling salah menjalankan ibadah thumbnail

Kapolri Jenderal Sutarman

 

Kapolri Jenderal Sutarman mengingatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat bahwa untuk mencegah konflik antarkelompok dan antarumat beragama hendaknya harus dihindari menilai pihak lain atau orang lain paling salah dalam menjalankan ibadah.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan peserta Silaturrahim Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Jakarta, Senin (11/11), seperti dilansir Antara.

Sutarman mengatakan, polisi memiliki kewajiban menjaga ketertiban, menegakkan hukum di masyarakat.

Konflik sosial antaragama, seperti melakukan tindak kekerasan atas nama agama – merusak bagunan dan membunuh orang, sejatinya bisa dihindari dengan mengetengahkan kebersamaan, lanjutnya.

Karena itu, ia minta jika ada persoalan antarumat hendaknya tidak diselesaikan dengan cara sendiri. Serahkan hal itu kepada pihak berwajib, karena jika dilakukan dengan pendekatan kekuatan seperti hukum rimba tidak akan menyelesaikan masalah, bahkan memperbesar.

Untuk mencegah konflik, para tokoh agama hendaknya menyampaikan pesan kepada umat dengan cara yang lembut. Harus diakui Indonesia adalah bangsa yang majemuk, multi etnis sehingga punya potensi konflik.

Ia mengingatkan, Tuhan menciptakan bangsa ini dengan kemajemukan, karena itu harus disyukuri karena perbedaan itu juga sebagai rahmat.

Sementara itu Akhmad Kusaeni menjelaskan bahwa media massa kurang tertarik pada pemberitaan keagamaan, tetapi jika ada konflik memiliki kewajiban untuk menjelaskan kepada publik penyebab dari konflik tersebut. Sayangnya, peliput peristiwa konflik keagamaan cenderung tidak netral disebabkan yang bersangkutan membela agama yang dianutnya.

Menurutnya, untuk menjaga netralitas dalam pemberitaan, peliput peristiwa konflik agama ditunjuk dari wartawan yang netral. Jika seperti konflik agama di Ambon, Antara mengirim wartawan yang berasal dari Bali, katanya, yang disambut tawa hadirin.

Peliput konflik agama, lanjut Kusaeni, memang perlu diberi wawasan keagamaan. Perlu diberi pelatihan. Hal itu dimaksudkan agar bisa mewartawakan dengan warna utuh dan berimbang, tidak berpihak. Pemberitaannya tidak memprovokasi dan merugikan pihak mana pun.

Jaksa Agung Basrief sebelumnya mengingatkan bahwa pihaknya Indonesia berdasarkan Pancasila. itu mengandung makna bahwa semua pemeluk agama yang ada harus diberi kebebasan dalam menjalankan ibadahnya masing-masing. Pemerintah pun harus memberi jaminan akan hal itu.

Kerukunan itu kini menjadi penting. Indonesia memang bukan negara agama, tetapi bukan pula sebagai negara sekuler. Meski demikian, agama-agama di Indonesia bisa hidup dan penganutnya bebas menjalankan ibadahnya masing-masing. Untuk menjaga kerukunan, perlu diketengahkan toleransi, perlu kesediaan memberi dan menerima dengan ikhlas. Kerukunan memang bersifat dinamis, sewaktu-waktu bisa berubah. Karena itu, penting untuk memelihara kerukunan itu.

 

  • Elyas Joseph

    Kita tinggal menunggu implementasi ucapan Pak Kapolri, tapi kapan dimulai?

  • Siantar Man

    terlalu teoritis dan mengandung tendensi lahan pencari uang masuk. Masalahnya bukan soal wartawan pro agama, tapi masyarakat mayoritas sudah diindoktrinasi dan kurang pengetahuan moral dan kurang cinta kasih serta tak mengerti arti hakekat hak azasi manusia.

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Tahun ini, BNN rehabilitasi 18 ribu pengguna narkoba
  2. Cina ingatkan Vatikan tidak mengganggu terkait agama
  3. Paus desak kaum muda Katolik Asia menjaga iman dan identitas nasional mereka
  4. Sentuhan kasih 'menyembuhkan’ Paus kepada anak cacat hilangkan citra aib
  5. Paus menghubungi keluarga wartawan AS yang dipenggal ISIS
  6. Mantan budak seks tentara Jepang dapat peneguhan setelah pertemuan pribadi dengan Paus
  7. Apakah Cina kehilangan pesan niat baik Paus Fransiskus?
  8. Demi cinta, pasangan beda agama harus bersembunyi dari ancaman pembunuhan
  9. Paus Fransiskus berharap segera mengunjungi Cina
  10. Sekolah untuk siswa lintas agama menjadi model toleransi
  1. Paus menghubungi keluarga wartawan AS yang dipenggal ISIS
  2. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  3. Sistem Noken dan Demokrasi
  4. Keluarga Katolik Thailand berkumpul untuk persiapan sinode keluarga di Roma
  5. Presiden SBY: ISIS ‘memalukan’ umat Muslim
  6. Datangi Jokowi, aktivis HAM sodorkan dokumen pelanggaran HAM di Indonesia
  7. Tahun ini, BNN rehabilitasi 18 ribu pengguna narkoba
  8. Cina ingatkan Vatikan tidak mengganggu terkait agama
  9. Demi cinta, pasangan beda agama harus bersembunyi dari ancaman pembunuhan
  10. Mantan budak seks tentara Jepang dapat peneguhan setelah pertemuan pribadi dengan Paus
  1. Tiada orang dari golongan apapun yang dilupakannya...Motto untuk Asian Youth Day...
    Said on 2014-07-27 11:04:00
  2. Sebelum pengikut muhammad menyebut "allah", kristen arab sudah menggunakan kata ...
    Said umat on 2014-07-26 06:05:00
  3. sembuhkan!...
    Said tuhan on 2014-07-25 02:51:00
  4. Semestinya bisa dihindarkan. Mengapa suster membiarkan anak itu tinggal sendiri...
    Said on 2014-07-22 07:06:00
  5. Penderitaan mereka mengapa tak kunjung berakhir.. Sudah sampai urgensi, sebaikny...
    Said on 2014-07-22 07:01:00
  6. Jelas kalau Jokowi mempunyai pandangan dan niat yang sama (dengan bapak Uskup). ...
    Said on 2014-07-22 06:54:00
  7. Semakin banyak larangan... mau mempersempit hidup orang yang hanya mau berdoa. ...
    Said on 2014-07-20 08:25:00
  8. Selamat menjalankan tugas baru Mgr...
    Said Adonia Sihotang on 2014-07-19 23:27:00
  9. Sudah terlalu sering terdengar protes atas pernyataan yang menyudutkan islam seb...
    Said pluralis on 2014-07-18 04:28:00
  10. Paus Emeritus Benediktus baru tahun lalu diganti oleh Paus Fransiskus. Beliau t...
    Said on 2014-07-16 08:11:00
UCAN India Books Online