UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus kirim bantuan US$150 ribu untuk korban badai di Filipina

12/11/2013

Paus Fransiskus kirim bantuan US$150 ribu untuk korban badai di Filipina thumbnail

 

Paus Fransiskus telah mengirimkan apa yang disebut Vatikan sebagai bantuan awal kepada para korban badai di Filipina sebesar US$150 ribu.

Uang itu akan disalurkan oleh lembaga amal milik Paus Cor Unum kepada Gereja lokal di area yang mengalami kerusakan paling parah yaitu Leyte dan Kepulauan Samar.

Vatikan menyebut dana bantuan itu sebagai ekspresi konkret dari rasa simpati dan dukungan spiritual dari Paus kepada warga Filipina.

Pada Minggu (10/11), Paus Fransiskus mendesak umat Katolik untuk memberikan bantuan konkret kepada para korban badai di Filipina.

Dia kemudian memimpin doa bagi para korban bencana bersama umat yang hadir di Lapangan Santo Petrus.

Korban tewas akibat topan dahsyat yang menyapu seluruh kota-kota di Filipina bisa melebihi 10.000 orang, pihak berwenang melaporkan pada Minggu bahwa bencana itu adalah yang terburuk di negara itu. (metrotvnews.com)

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Mahasiswa Papua demo di Jakarta tuntut merdeka
  2. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  3. Pesan Toleransi Azizah Bagi Hubungan Antaragama
  4. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  5. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  6. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  7. Pendidikan alternatif membawa harapan warga miskin di Filipina
  8. Bagi penduduk daerah perbatasan, era tanpa kewarganegaraan berakhir
  9. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  10. Keluarga korban Mei 98 gugat UU Pengadilan HAM
  1. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  2. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  3. Di Tacloban, korban topan kembalikan keceriaan dengan festival
  4. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  5. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  6. Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM
  7. Di Bangladesh, pernikahan anak menghadapi kenyataan suram
  8. Jesuit akan fokus pada pendidikan di Asia
  9. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  10. Ketika rumah bukan lagi sebuah tempat aman
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online