UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

Bahas kerukunan, pertemuan Presiden SBY dengan FKUB digelar tertutup

13/11/2013

Bahas kerukunan, pertemuan Presiden SBY dengan FKUB digelar tertutup thumbnail

Presiden SBY bertemu dengan peserta Silatnas FKUB (Foto: kompas)

 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pertemuan dengan peserta Silaturahmi Nasional Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) IV di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/11/2013).

Namun, pertemuan yang dimulai pukul 14.00 WIB  digelar secara tertutup.

Ada 200 orang yang bertemu dengan Presiden SBY. Mereka terdiri atas Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama dan Pengurus FKUB dari seluruh Indonesia.

Pertemuan tersebut juga dihadiri jajaran Menteri Kabinet. Namun, ketika Menteri Agama Suryadharma Ali baru memberi laporan, para wartawan diminta keluar.

Suryadharma Ali menjelaskan, masih ada kendala dalam upaya mewujudkan kerukunan umat beragama di Tanah Air.

“Untuk mendorong partisipasi masyarakat dan pemuka agama, maka seyogyanya lembaga forum seperti FKUB harus berkembang,” ujar Suryadharma Ali saat memaparkan laporannya di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2013).

Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan pertemuan itu diharapkan meningkatkan toleransi dan kerukunan umat beragama. Selain itu diharapkan akan ada ide untuk mempererat dan meningkatkan toleransi.

“Intinya kita mempererat dan meningkatkan toleransi antar umat beragama. Kalau ada hal-hal yang berkaitan dengan sentimen toleransi kerukunan, ya tentu juga akan kita bicarakan,” jelas Julian di Istana Negara Jakarta, Selasa (12/11).

FKUB sendiri sedang menggelar Silatnas FKUB IV yang berlangsung selama dua hari (11 dan 12 November) di Jakarta.

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Gereja Katolik kritik pemerintah atas Perppu Kebiri
  2. Renungan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bersama Pastor Bill Grimm
  3. Rosario Merah Putih di dada prajurit
  4. Tiongkok dan Vietnam: Keduanya negara komunis tetapi berbeda
  5. Kelompok iklim menyerukan tindakan cepat untuk atasi bencana
  6. 58 tahun ISKA: Nasionalisme itu hanya satu
  7. Pejabat Vatikan rayakan Misa menandai Hari Doa untuk Gereja di Tiongkok
  8. Keuskupan Agung Seoul bantu para pengungsi Korea Utara
  9. Paroki-paroki menyalurkan bantuan bagi korban banjir
  10. 58 persen siswa SMA Jakarta dukung pelaksanaan Syariat Islam
  1. Menjadi persoalan, apakah para siswa itu paham dan tahu betul apa itu syariat is...
    Said Brian on 2016-05-28 18:25:34
  2. Semoga rencana untuk dijadikan seumur hidup bersyarat adalah awal perbaikan seta...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-20 12:03:38
  3. Adakalanya seorang pasien yang sudah dirawat sebaik mungkin karena cirrosis, yan...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:23:07
  4. Banyak negara melarang hukuman mati. Sebaliknya, negeri Belanda membenarkan euth...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-18 19:11:14
  5. Saya pilih Ahok karena dia bisa dipercaya, kebetulan saja dia Kristen.....
    Said Jenny Marisa on 2016-05-10 15:51:40
  6. Masalah perdagangan dan penyaluran narkoba sudah amat sangat menyulitkan pemerin...
    Said Jenny Marisa on 2016-05-06 17:37:26
  7. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  8. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  9. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  10. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
UCAN India Books Online