UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kebudayaan dapat dijadikan sebagai siasat kehidupan

13/11/2013

Kebudayaan dapat dijadikan sebagai siasat kehidupan thumbnail

 

Filsuf perempuan Indonesia, Karlina Supelli dalam pidato kebudayaannya di Jakarta, menyampaikan bahwa kebudayaan dapat dijadikan sebagai sebuah siasat dalam kehidupan sehari-hari.

“Dari seluruh hasil renungan pribadi dan diskusi-diskusi yang pernah saya ikuti, saya menemukan bahwa kebudayaan merupakan siasat. Lebih rinci, saya menemukan ada delapan pokok siasat kebudayaan,” kata Karlina saat menyampaikan Pidato Kebudayaan di Teater Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, Senin, seperti dilansir antaranews.com.

Pertama, kebudayaan membangkitkan kembali kebiasaan berpikir serius, bukan sekedar melempar komentar.

Kedua, kebudayaan mengubah konsep ekonomi dari urusan pasar dan jual beli uang ke urusan mata pencaharian warga biasa.

Ketiga, kebudayaan melatih kebiasaan mau mengakui kesalahan dan berkata benar.

Keempat, kebudayaan melatih kebiasaan berpolitik karena tanggung jawab dan komitmen pada kehidupan publik, bukan pribadi.

Kelima, kebudayaan melatih hasrat berbelanja karena perlu, bukan karena mau.

Keenam, kebudayaan membangun kebiasaan baru seluas bangsa untuk menilai bahwa korupsi, plagiarisme dan mencontek bukan hal yg lazim, tetapi kriminalitas.

Ketujuh, kebudayaan mengembalikan makna profesi sebagai janji publik, bukan sekedar keahlian.

Terakhir, kebudayaan melatih bertindak karena komitmen, bukan semata karena suka.

“Mengapa tawaran saya adalah siasat dan bukan peta besar atau strategi? Karena dalam kondisi seperti sekarang, kita perlu menetapkan prioritas. Kalau pun kita sanggup menggambar peta besar, perjalanan kita akan tersendat sebelum berhasil mentransformasikan kebiasaan-kebiasaan publik kita,” ungkap Karlina, yang juga dosen STF Driyarkara Jakarta ini.

1113c

 

Karlina Supelli merupakan filsuf lulusan Sarjana Astronomi Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1981 dan memperoleh gelar Doktor Filsafat dari Universitas Indonesia (UI) pada 1997.

Pidato Kebudayaan merupakan program tahunan Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) bersama Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki (PKJ TIM). Tradisi yang diselenggarakan sejak 1989 sebagai bagian dari perayaan ulang tahun TIM itu setiap tahun mengundang tokoh nasional untuk mengupas persoalan penting dan aktual dari perspektif kebudayaan.

Foto: langitperempuan.com

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Tantangan orang bercerai dan Katolik
  2. Malaysia bersikap apatis dengan seminar anti-Kristen
  3. Indonesia membutuhkan menteri agama yang toleran
  4. Tokoh lintas agama refleksi di Hari Perdamaian
  5. Dewan Kardinal mulai membuat draf dokumen pertama untuk reformasi Vatikan
  6. Kebebasan Beragama, Harapan kepada Pemimpin Baru
  7. Menag: Negara tidak boleh dikalahkan oleh kelompok intoleran
  8. Soal GKI Yasmin, pemerintah akan jalankan putusan MA
  9. Paus kunjungi negara yang pernah hancurkan ribuan gereja dan masjid
  10. Etika Kebersamaan dalam Keberagaman
  1. Indonesia membutuhkan menteri agama yang toleran
  2. Malaysia bersikap apatis dengan seminar anti-Kristen
  3. Polisi semprotkan gas air mata dan water canon untuk membubarkan umat Katolik
  4. Pemohon Uji Materi: Negara jangan monopoli tafsir nikah beda agama
  5. Tokoh lintas agama refleksi di Hari Perdamaian
  6. Kebebasan Beragama, Harapan kepada Pemimpin Baru
  7. Paus kunjungi negara yang pernah hancurkan ribuan gereja dan masjid
  8. Perdebatan memanas terkait Komuni bagi umat Katolik bercerai dan menikah lagi
  9. Hari Perdamaian Dunia, Menag ajak komitmen menegakan toleransi
  10. Otoritas Cina robohkan dua gereja Katolik
  1. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
  2. Apa yang terjadi dengan ditentukannya hanya ada 5 agama yang diakui? Dapatkah d...
    Said on 2014-09-06 07:46:00
  3. Pak Menteri mengatakan "sulit" dilakukan. Itu tidak sama dengan "tidak mungkin"...
    Said on 2014-09-06 07:15:00
  4. Ya memang perlu, khawatirnya yang 120 juta itu tidak mengerti untuk apa segala i...
    Said on 2014-09-03 15:53:00
  5. Puji Tuhan Bapak Menteri Agama yang baru tidak membiarkan yang tidak boleh dibia...
    Said on 2014-09-02 05:36:00
  6. DUC IN ALTUM...
    Said Stefanus on 2014-08-28 07:21:00
  7. Mantap. Tempatnya luas, berada di sementanjung Jafna. Disana ada benteng...penin...
    Said Alfons Liwun on 2014-08-27 11:39:00
  8. karena itu, pemerintah harus tegas terhadap kelompok2 intoleran dan suka main ha...
    Said Ama Kaka on 2014-08-23 15:03:00
  9. Romo Mangnis benar dan menang. Negara tdk boleh diurus oleh mereka yang serakah,...
    Said MAtheus on 2014-08-22 09:47:00
  10. CAHAYA CINTA KASIH~ Yakinilah bahwa Allah Swt Pencipta, Pemilik, Penguasa Alam ...
    Said Yang Setia Yang Benar on 2014-08-14 01:50:00
UCAN India Books Online