Konferensi perlindungan saksi ASEAN digelar di Indonesia

13/11/2013

Konferensi perlindungan saksi ASEAN digelar di Indonesia thumbnail

 

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memprakarsai kerja sama dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk mengadakan pertemuan regional ASEAN demi penguatan perlindungan saksi dan korban kejahatan terorganisasi lintasnegara.

“Pertemuan ini berlangsung dua hari pada Selasa (12/11) hingga Rabu (13/11) di Bali,” kata Wakil Ketua LPSK, Lies Sulistiani, di Jakarta, belum lama ini, seperti dilansir sinarharapan.com.

Gagasan pertemuan regional ASEAN ini merupakan tindak lanjut dari “joint statement on international cooperation on protection of witness and victims of transnational organized crimes‘ dalam konferensi internasional pada 13 Juni 2012 di Bali.

“Dalam pernyataan bersama atau ‘joint statement’ termuat komitmen para peserta konferensi yang mengakui pentingnya kerja sama internasional dalam perlindungan bagi saksi dan korban kejahatan,” kata Lies.

“Para peserta konferensi menyambut prakarsa Indonesia untuk menindaklanjuti hasil konferensi melalui pembentukan jaringan regional untuk memperkuat kerja sama internasional dalam perlindungan saksi dan korban kejahatan terorganisir lintasnegara.”

Dalam pertemuan ini, rencananya akan dihadiri perutusan 10 negara ASEAN dan perwakilan aparat penegak hukum terkait di Indonesia.

“Sepuluh negara yang telah kami undang yaitu Malaysia, Filipina, Kamboja, Thailand, Laos, Vietnam, Singapura, Brunei Darussalam, Papua Nugini, dan Timor Leste. Ada pun perwakilan aparat penegak hukum yang akan hadir diantaranya dari Mabes Polri, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Mahkamah Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Sekretariat ASEAN,” kata dia.

Lebih lanjut Lies mengatakan, dalam pertemuan ini akan dilakukan penandatanganan deklarasi kerja sama yang akan menuangkan beberapa bentuk kerja sama di antara negara terkait.

“Masing-masing negara yang merupakan pimpinan lembaga perlindungan saksi terkait akan menyampaikan usulan bentuk kerja sama dan perannya di negara masing-masing. Selanjutnya, hal tersebut akan tertuang dalam deklarasi kerja sama yang akan ditanda tangani masing-masing negara,” ujar dia.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Suara perempuan dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat
  2. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  3. Keuskupan Manado terus melakukan persiapan untuk IYD 2016
  4. 15 tahun sahur bareng kaum pinggiran
  5. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  6. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  7. Agama ramah dimulai dari diri sendiri
  8. Terlepas dari keputusan AS, Filipina tidak setuju pernikahan gay
  9. Radikalisme akan tetap ada selama adanya ketidakadilan
  10. Dubes Vatikan ajak umat berdoa bagi Paus Fransiskus
  1. Bagi jemaat Ahmadiyah, Ramadan berarti kasih meski ada tekanan
  2. Lahan parkir gereja dibuka untuk warga Muslim mengunjungi bazaar Ramadan
  3. Umat Katolik desak polisi segera menangkap pelaku pemerkosaan biarawati
  4. Gubernur Sulut dukung pembangunan pusat kaum muda Katolik
  5. Suara perempuan dalam penyelesaian pelanggaran HAM berat
  6. Warga Tamil hadapi kehidupan suram setelah kembali dari pengungsian akibat perang
  7. Paus desak uskup agung baru menjadi saksi yang berani
  8. Menghadapi diskriminasi dalam Gereja, Kristen Dalit mengadu ke PBB
  9. Mgr Harjosusanto termasuk lima uskup agung Asia yang menerima pallium di Vatikan
  10. Forum dialog Jakarta-Papua demi selesaikan polemik Papua
  1. 1) "Sekolah cinta kasih" untuk orang tua sebelum menikah, agar tahu mengasihi an...
    Said on 2015-06-24 06:48:00
  2. Suster2 di biara butuh penjaga keamanan wanita (satpam wanita) yang terlatih men...
    Said on 2015-06-23 04:35:00
  3. Memprihatinkan... masalah bisa dipecahkan hanya kalau banyak minat menjadi imam ...
    Said on 2015-06-19 06:15:00
  4. Ribut selalu soal puasa dan warung. Mungkin karena jengkel bahwa puasa itu diwa...
    Said on 2015-06-19 05:59:00
  5. Kita dukung Paus Fransiscus - titik. Sebagian penentang besar ada di Amerika.. ...
    Said on 2015-06-18 08:01:00
  6. Katanya, Australia memang mengakui menyuap. Paling tidak, jujur....
    Said on 2015-06-12 08:11:00
  7. Sudahlah, jangan terlalu vokal. Kekhawatiran sebaiknya tidak diucapkan.. Memang...
    Said on 2015-06-12 08:08:00
  8. Bpk Menteri Lukman pikiriannya lurus, tulus dan peduli. Masih ada saja orang bi...
    Said on 2015-06-12 07:45:00
  9. Bangga ada siswi dari Makassar terpilih dan diundang sebagai wakil Indonesia.. k...
    Said on 2015-06-12 07:35:00
  10. Takut para migran membawa penyakit? Memang harus di karantina dulu.. Australia ...
    Said on 2015-06-11 17:18:00
UCAN India Books Online