UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus: Koruptor pantas dihukum

13/11/2013

Paus Fransiskus: Koruptor pantas dihukum thumbnail

 

Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, mengeluarkan peringatan keras pada para koruptor. Dengan mengutip Injil, dia mengatakan bahwa koruptor seharusnya diikat di sebuah batu lalu dilemparkan ke laut.

Seperti dikutip Telegraph, dan dilansir vivanews.com, Senin (11/11), dalam homilinya di Casa Santa Marta, Vatikan, Paus Fransiskus mengatakan bahwa umat Kristen memiliki “kehidupan ganda” jika memberikan sumbangan ke Gereja, sementara mencuri dari negara. Mereka, tegasnya, pantas dihukum.

“Yesus berkata: Lebih baik baginya jika batu giling diikatkan ke lehernya, dan dia dilemparkan ke laut daripada menyebabkan orang-orang kecil ini berbuat dosa,” kata Paus Fransiskus, seraya mengutip Injil Lukas.

Paus Fransiskus mengibaratkan para koruptor yang munafik seperti nisan yang putih bersih. “Mereka terlihat bagus dari luarnya, tapi di dalamnya, banyak mayat-mayat yang membusuk,” ujarnya.

Sebelumnya Jumat lalu, Paus Fransiskus juga mengecam umat Katolik yang hidup dengan harta berlimpah dari hasil suap. Dengan harta haram itu, kata Paus Fransiskus, mereka membelikan hadiah untuk anak-anak mereka dan menyekolahkan di sekolah mahal.

“Mereka yang menerima suap telah kehilangan martabat dan telah memberikan anak-anak mereka roti yang kotor,” ujarnya.

“Orang-orang malang ini telah kehilangan harga dirinya pada kebiasaan menerima suap,” kata Paus Fransiskus, seraya menambahkan bahwa perilaku menerima suap layaknya narkotika, membuat orang yang terbiasa melakukannya merasa ketagihan.

 

  • Yang Setia Yang Benar

    Injil :

    [ Roma 1:18 ] Sebab murka Allah
    nyata atas segala kefasikan dan kezaliman manusia, yang menindas kebenaran
    dengan kezaliman. Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi
    mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. apa yang tidak nampak
    dari pada-Nya yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan ke-Ilahi-an (Kekuasaan)-Nya
    dapat nampak kepada pikiran, dari semua karya-Nya sejak dunia diciptakan,
    sehingga mereka tidak dapat berdalih ! Sebab sekalipun mereka mengenal Allah,
    mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya.
    Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka

    yang bodoh menjadi gelap, Mereka
    berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh,
    Mereka menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip
    dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang yang berkaki empat
    atau binatang-binatang yang menjalar.

    Roma 1:24 . Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada keinginan hati mereka
    akan kecemaran, sehingga mereka saling mencemarkan tubuh mereka. Sebab mereka
    menggantikan kebenaran Allah dengan dusta dan memuja dan menyembah makhluk
    dengan melupakan Penciptanya yang harus dipuji selama-lamanya, amin.

    Roma 1:26 . Karena itu Allah menyerahkan mereka kepada hawa nafsu yang
    memalukan, sebab isteri-isteri mereka menggantikan persetubuhan yang wajar
    dengan yang tak wajar. Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang
    wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang
    terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan
    laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang
    setimpal untuk kesesatan mereka.

    Roma 1:28 . Dan karena mereka tidak merasa perlu untuk mengakui Allah, maka
    Allah menyerahkan mereka kepada pikiran-pikiran yang terkutuk, sehingga mereka
    melakukan apa yang tidak pantas penuh dengan rupa-rupa kezaliman, kejahatan,
    keserakahan dan kebusukan, penuh dengan dengki, pembunuhan, perselisihan, tipu
    muslihat dan kefasikan.

    Roma 1:30 . Mereka adalah pengumpat, pemfitnah, pembenci Allah, kurang ajar,
    congkak, sombong, pandai dalam kejahatan, tidak taat kepada orang tua, tidak
    berakal, tidak setia, tidak penyayang, tidak mengenal belas kasihan.

    Roma 1:32 . Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah,
    yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati,
    mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan
    orang-orang yang melakukannya! FAKTA!!

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Waspadalah terhadap terorisme 'bersarung tangan putih', kata Paus kepada biarawati dari Tanah Suci
  2. Kanonisasi dua biarawati asal Palestina mendorong perdamaian
  3. Ratusan mahasiswa tolak transmigrasi di Kalimantan
  4. Dalam Misa di Vatikan, Paus Fransiskus prihatin dengan nasib warga Rohingya
  5. Para uskup puji Filipina menyambut pengungsi Rohingya
  6. Dari pengungsi menjadi pengacara hak asasi: Mengapa kita harus membantu Rohingya
  7. Klerus AS desak sinode mendatang keluarkan pernyataan yang jelas dan tegas terkait ajaran Gereja
  8. Uskup Agung Samarinda ajak umat Katolik untuk terus memberikan kontribusi
  9. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  10. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  1. Dari pengungsi menjadi pengacara hak asasi: Mengapa kita harus membantu Rohingya
  2. Renungan Hari Raya Pentakosta bersama Pastor Bill Grimm
  3. Presiden Xi desak agama-agama di Tiongkok menghindari pengaruh asing
  4. Pengadilan Pakistan mendakwa 106 pembunuh pasangan Kristen
  5. Perspektif Katolik tentang perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi
  6. Jumlah umat Katolik kecil di Tibet mungkin dipengaruhi komunis Tiongkok
  7. Tokoh agama: hadapi pengungsi Rohingya, utamakan aspek kemanusiaan
  8. Paus menyerukan umat Katolik Tiongkok untuk tetap menjaga kesetiaan mereka
  9. Kisah budidaya rumput laut dari Papua
  10. Indonesia dan Malaysia sepakat bantu imigran Rohingya
  1. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
  2. Malaysia, Indonesia berlomba membuang migran, ya? Saya bayangkan dipantai laut a...
    Said on 2015-05-19 08:31:00
  3. Sudahlah, jangan (dikirim) bekerja luar negeri, mereka biar di Indonesia, bekerj...
    Said on 2015-05-19 08:16:00
  4. Selamat bekerja. Bersyukur terpilih karena kesempatan untuk menempah diri menjad...
    Said Martin Teiseran on 2015-05-19 04:48:00
  5. Iya, bagaimana ini, televisi begitu "leko"nya memberitakan dan meng-interview ur...
    Said on 2015-05-13 20:53:00
  6. Merupakan masalah bagi migran maupun negara penampung. Bagaimana menerima orang...
    Said on 2015-05-13 07:04:00
  7. Jika membangun rumah, sisihkan tanah untuk taman dan resapan air, tanami satu, ...
    Said on 2015-05-12 19:15:00
  8. Raul harus cepat saja kembali... beliau sudah lansia......
    Said on 2015-05-12 07:07:00
  9. Datang dari Jakarta tentu harus bawa kado.. Lain kali ke Papua saya harap mereka...
    Said on 2015-05-12 06:58:00
  10. Ada baiknya dalam bulan Mei kita berdoa melalui Ratu Segala Bangsa, untuk perlin...
    Said on 2015-05-12 06:49:00
UCAN India Books Online