UCAN Indonesia Catholic Church News

Gereja Ortodoks Rusia dan Katolik Roma: Menghentikan perbedaan sejarah

14/11/2013

Gereja Ortodoks Rusia dan Katolik Roma: Menghentikan perbedaan sejarah thumbnail

 

Kepala Gereja Ortodoks Rusia dan  pejabat Gereja Katolik Roma pada Selasa (12/11) menyuarakan kesiapan untuk kerja sama menjelang kunjungan Presiden Rusia, Vladimir Putin, ke Vatikan untuk bertemu  Paus Fransiskus pada 25 November  mendatang.

“Kita hidup di zaman ketika banyak perbedaan sejarah yang harus dihentikan, dan memainkan peran penting dalam hubungan antar gereja kita. Kami memiliki sangat banyak komitmen bersama dan tujuan bersama,” kata Patriark Kirill, pemimpin tertinggi Gereja Ortodoks Rusia pada pertemuan dengan Uskup Agung  Milan Angelo Kardinal Scola, seperti dilansir satuharapan.com.

Media Rusia, RIA Novosti memberitakan bahwa hubungan antara kedua Gereja menjadi tegang  belakangan ini karena beberapa masalah yang telah menghalangi para pemimpin kedua Gereja untuk bertemu. Patriarkat Moskow  secara khusus menuduh Vatikan mencoba untuk membuat umat menjadi jauh dari Gereja Rusia. Tuduhan  ini dibantah oleh Gereja Katolik Roma.

Patriark Kirill juga mengatakan pada pertemuan di Moskow bahwa kedua Gereja khawatir tentang penganiayaan orang Kristen di Timur Tengah, Afrika dan Asia, serta di Eropa, dimana “tekanan yang dialami orang-orang Kristen justru di bawah motto toleransi dan multikulturalisme.”

“Hari ini masalah melestarikan Kristen  Eropa – melestarikan asal-usul peradaban Kristen – adalah tujuan kita bersama,” kata dia.

Dia menambahkan bahwa Patriarkat Moskow menyambut posisi Paus Fransiskus mengenai sejumlah isu yang dikemukakan.

Kardinal Scola mengatakan bahwa Gerejanya merencanakan untuk mempertahankan kebebasan untuk mengekspresikan keyakinan agama dan untuk menyampaikan pesan agama Kristen kepada dunia.

Dia menambahkan bahwa  sangat penting  upaya Patriarkh Kirill dan Paus Fransiskus untuk menyelesaikan konflik di Suriah dan di seluruh Timur Tengah.

“Banyak orang Kristen benar-benar menjadi martir bagi iman mereka, orang kehilangan rumah mereka, gereja-gereja dihancurkan,” kata Kardinal Scola.

Sementara itu, Paus Fransiskus hari Selasa (21/11) bertemu ketua departemen  hubungan ekternal Gereja Patriarkat Moskow, Metropolitan Hilarion, yang berada di Roma untuk sebuah konferensi tentang nilai-nilai keluarga yang diselenggarakan Gereja Katolik – Ortodoks.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Tiongkok berusia 89 tahun pimpin protes pembongkaran salib
  2. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  3. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  4. Selama liburan Paus Fransiskus pilih bersantai di kediamannya
  5. Ahok: Pertemuan lintas agama penting mengatasi prasangka buruk
  6. Polisi Filipina serang pengungsi di gereja
  7. Gereja Katolik harus 'semakin berani bersuara' soal perubahan iklim: KWI
  8. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  9. Izin rehab gedung Gereja Alkitab Indonesia dibekukan
  10. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  1. Pentahbisan uskup secara publik pertama di Tiongkok sejak 2012
  2. Kapolri minta Kapolda Papua yang baru dekati pastor dan pendeta
  3. Ensiklik Laudato Si’ mulai diterapkan di keuskupan India
  4. Mantan presiden India dikenang sebagai pemersatu semua agama
  5. Grasi pengguna narkoba jadi solusi kelebihan kapasitas penjara
  6. Pameran St. Yohanes Paulus pererat hubungan Katolik-Yahudi
  7. BNN dan KWI jalin kerjasama penanggulangan narkoba
  8. Uskup, imam di Tiongkok bersatu menentang pembongkaran salib
  9. Said Agil: Prinsip NU adalah melindungi hak minoritas
  10. Aktivis lingkungan kecewa dengan pidato kenegaraan Presiden Aquino
  1. Roma 10:9: Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan...
    Said mietiaw69 on 2015-07-29 14:34:00
  2. Pemerintah terus mengundang investor - dan tentu akan memberi izin untuk itu. S...
    Said on 2015-07-29 07:50:00
  3. Negara Cina tidak mau menjadi warga bumi yang mudah bergaul..sepanjang masa. Ama...
    Said on 2015-07-25 08:12:00
  4. Papua itu besar, jauh di perbatasan, kurang peminat yang mau berdedikasi di desa...
    Said on 2015-07-25 08:01:00
  5. Yang salah ya salah dan harus masuk penjara. Jangan anggap enteng percikan api ....
    Said on 2015-07-24 08:25:00
  6. Sayang anak itu alami (kekerasan itu abnormal).. tapi kalau pemerintah mulai kew...
    Said on 2015-07-24 08:16:00
  7. Kalau masyarakat mau mengatur seenaknya, untuk apa ada bupati, DPRD dsb.? Merek...
    Said on 2015-07-24 08:04:00
  8. Benar, harus tertib pada aturan dan tata kota. Semoga dimengerti sebelum ditind...
    Said on 2015-07-24 07:49:00
  9. Apa sebabnya Cina soal agama bersikap sangat terbelakang? Tidak cocok dengan ke...
    Said on 2015-05-26 10:35:00
  10. Ya... mengapa tidak? Waktunya "rise and shine"......
    Said on 2015-05-19 08:35:00
UCAN India Books Online