UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Directory | A service of UCA News

Ikatan Sarjana NU: Indonesia butuh pemimpin pluralis

15/11/2013

Ikatan Sarjana NU: Indonesia butuh pemimpin pluralis thumbnail

 

Ketua Umum Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU), Ali Masykur Musa, menerangkan Indonesia memiliki segudang masalah hukum dan intoleransi. Oleh karena itu diperlukan sosok pemimpin yang negarawan, pluralis, dan berani mengambil risiko.

“Pemimpin masa depan diharapkan mampu fokus pada tugasnya melayani kepentingan rakyat, bukan yang lain,” kata Ali Masyur Musa, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/11/2013), seperti dilansir okezone.com.

Syarat yang utama untuk menjadi pemimpin kata dia adalah perpaduan aspek kapasitas dan integritas. Pemimpin ke depan menurutnya haruslah seorang negarawan.

“Dia yang mampu menjadi role model bagi masyarakat melalui kredibilitas dan integritas yang ia bangun. Wawasan kebangsaan dan komitmen multikulturalisme yang tinggi adalah salah satu poin penting,” ujarnya.

Cak Ali biasa ia disapa, meyakini, seorang pemimpin yang mampu merangkul semua golongan akan bertindak adil dalam menyebarluaskan pemerataan pembangunan.

“Tantangan Indonesia ke depan bukan hanya meningkatkan pendapatan negara, tetapi secara adil mampu meratakan pembangunan,” katanya.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang sudah menjadi pemilih dalam Pemilu 2014, terutama kaum muda, untuk lebih jeli dalam mengenal figur pemimpinnya.

“Kita harus mencari pemimpin yang peduli dengan budaya dan martabat bangsa Indonesia. Kuncinya adalah pemimpin pluralis yang mampu menyajikan keadilan dan kemakmuran,” tambahnya.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dua pria memperkosa sorang gadis di biara Katolik
  2. Para biarawati diserang di Bangladesh bagian utara
  3. Pemuda Kristen dan Katolik bertemu Dubes Palestina
  4. KMJ laporkan JP ke Bareskrim Polri atas tuduhan penistaan agama
  5. Konflik Israel-Palestina bukan perang agama
  6. Capres Jokowi berkunjung ke KWI
  7. Dipaksa pindah agama dan bayar pajak, warga Kristen tinggalkan Mosul
  8. Misa Syukur dipimpin uskup yang tak diakui Vatikan diprotes para seminaris
  9. Gereja luncurkan situs terkait perjalanan Paus Fransiskus ke Korea
  10. Uskup tanam benih spiritual di sawah petani
  1. Komunitas Sant’Egidio adakan buka puasa dengan warga Muslim yang kurang mampu
  2. Tokoh lintas agama ajak seluruh elemen bangsa untuk menerima hasil Pilpres
  3. Paus menyerukan doa bagi orang Kristen yang eksodus dari Mosul
  4. Pengadilan Tinggi bela orang Kristen terkait CD yang menggunakan kata “Allah”
  5. Eksplorasi spiritualitas sebagai pelayanan baru Gereja di Kamboja
  6. Berpolitik tanpa bermusuhan: Natsir dan IJ Kasimo
  7. Presiden SBY: Ketegangan hanya di elit politik, bukan masyarakat
  8. Dipaksa pindah agama dan bayar pajak, warga Kristen tinggalkan Mosul
  9. Dua pria memperkosa sorang gadis di biara Katolik
  10. Kunjungan Paus Fransiskus ke Korea bisa memperbaharui Gereja lokal
  1. How can the state prohibits the use of Allah word, whereas the word is universal...
    Said y3 on 2014-07-14 14:51:00
  2. Good news. I have been in South Korea and several time attended Misa in Myongdon...
    Said y3 on 2014-07-14 14:40:00
  3. Tks Romo Uskup tercinta...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:31:00
  4. very cool monsinyur...
    Said Y3 on 2014-07-10 07:23:00
  5. Aku ingin komentar namun diluar topik yang seenarnya. Namun ini menggangu pikira...
    Said Yohannes on 2014-07-08 17:53:00
  6. Kira2 FPI dan Kader PDIP garang yang mana ya.....kalo FPI yg diswiping tempat2 m...
    Said Wanto on 2014-07-05 18:19:00
  7. Amin...
    Said Cahya Nugroho on 2014-07-03 16:35:00
  8. Ini versi yang lebih lengkap dari pada yang sudah-sudah saya baca di media OL la...
    Said Dwi Prass on 2014-07-02 19:46:00
  9. sistem pemimpin dunia ini sudah akan berakhir. maka semua yg terjadi memang har...
    Said jojo on 2014-06-30 15:08:00
  10. Good article...
    Said yebambang on 2014-06-27 05:05:00
UCAN India Books Online