UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Kardinal Tagle menyampaikan terima kasih atas dukungan dan rasa solidaritas dunia

15/11/2013

Kardinal Tagle menyampaikan terima kasih atas dukungan dan rasa solidaritas dunia thumbnail

 

Pemimpin Gereja Katolik Filipina, Luis Kardinal Tagle mengatakan setiap kali dia melihat gambar-gambar tentang kehancuran akibat topan Haiyan dia merasa terenyuh tanpa sepatah kata pun.

Namun, pada saat yang sama, Kardinal Tagle mengatakan dia merasa terhibur oleh cinta dan solidaritas yang mengalir dari seluruh dunia terkait bencana ini. Dia berbicara kepada Susy Hodges dari Radio Vatikan.

Kardinal Tagle, Uskup Agung Manila, berbicara terus terang tentang kesulitannya dan orang lain alami ketika mereka melihat sejauh mana topan Haiyan menyapu tanah air mereka.

“Terus terang, saya pikir saya tidak sendirian, dan setiap kali kami melihat gambar-gambar tentang kehancuran tersebut kami diam membisu. Kami masih belum pulih dari shock secara emosional dan psikologis.”

Pada saat yang sama, kardinal itu mengatakan ia merasa terhibur oleh “cinta, perhatian, solidaritas yang mengalir, tidak hanya dari bagian lain di Filipina, tetapi juga dari seluruh dunia.”

“Saya merasa sangat terhibur ketika saya melihat dan mendengar kesaksian iman, terutama dari para korban yang telah kehilangan orang yang dicintai. Mereka berpaling kepada Tuhan, mengatakan kami memiliki harapan kepada Tuhan.”

Kardinal Tagle berbicara tentang bagaimana Gereja Katolik mengkoordinasikan program bantuan untuk membantu para korban, tetapi ia mengatakan pihaknya belum mendengar dari sejumlah uskup dan pemimpin Gereja lainnya di daerah bencana yang paling parah karena jaringan “komunikasi masih rusak.”

Ditanya apakah ia khawatir akan ada orang yang meninggal akibat kekurangan makanan, air dan obat-obatan pasca bencana dahsyat ini, Kardinal Tagle mengakui “kemungkinan” bisa terjadi meskipun Gereja, pemerintah, militer dan semua organisasi bantuan melakukan yang terbaik untuk menjangkau para korban.

Namun, ia mengatakan ia merasa “khawatir dengan orang-orang miskin yang tinggal di desa-desa terpencil”  akan beresiko akibat lapar dan haus di hari-hari ke depan.

Kardinal Tagle terlihat penuh emosional ketika ia menyaksikan penderitaan yang dihadapi tanah airnya dan rasa solidaritas dunia telah mengalir: “Kami melihat puing-puing dan kehancuran dimana-mana, tapi kami masih memiliki iman, harapan dan kasih dan itu membuat kami merasa kuat. Saya ingin berterima kasih kepada Bapa Suci, semua orang …. mencoba melakukan yang terbaik untuk menjangkau para korban dan orang-orang miskin, kami sangat berterima kasih.”

Sumber: Cardinal Tagle offers thanks for post-typhoon support

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal Tagle: Jadwal Paus akan padat selama kunjungan ke Filipina
  2. Lomba lukisan tentang iman Katolik untuk menemukan seniman muda
  3. Adrianus Meliala: Tidak murah menegakkan hukum di daerah konflik
  4. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  5. Menteri perempuan pertama dari Papua berjanji akan angkat martabat perempuan
  6. Pembunuh biarawati: Pengampunan keluarga memberikan 'kehidupan baru' bagi dia
  7. Umat Katolik protes terkait perampasan lahan Gereja oleh pemerintah
  8. Diskriminasi Ras vs Sumpah Pemuda
  9. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  10. Kekerasan terus terjadi, Gereja Papua minta negara serius lindungi warga
  1. Paus Fransiskus: Jangan menjadi orang Kristen kalau berperilaku buruk
  2. Anarkisme umat Islam akibat salah menafsirkan Alquran
  3. Adrianus Meliala: Tidak murah menegakkan hukum di daerah konflik
  4. Kardinal Tagle: Jadwal Paus akan padat selama kunjungan ke Filipina
  5. Tuntaskan Konflik Papua
  6. Kapel Sistina dipasang dengan sistem pencahayaan baru untuk melestarikan lukisan
  7. Sejumlah agamawan Indonesia ikuti dialog lintas agama di Polandia dan Slowakia
  8. Paus desak para aktivis berjuang melawan ‘penyebab kemiskinan struktural’
  9. Kemenag siapkan RUU Perlindungan Umat Beragama
  10. Ketulusan Jokowi menjadi obat pengungsi Sinabung
  1. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  2. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  3. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
  4. Bukan saja tidak mendiskriminasi keberadaan agama (yang ada sekarang) tetapi jug...
    Said on 2014-10-07 08:28:00
  5. Yang berbelaskasih menghadapi ahli hukum gereja.. mengingatkan pada Yesus yang m...
    Said on 2014-10-07 08:08:00
  6. Masuk penjara seperti Santo Paulus, demi keadilan dan kerajaan Allah.. syukur bu...
    Said on 2014-10-07 07:52:00
  7. Sangat disayangkan, tidak dimuat apa masalah pokoknya, apa saja yang dituduhkan...
    Said Brian Susanto on 2014-10-07 07:13:00
  8. Konflik sepihak itu (kan tidak ada yang membalas kalau dari kalangan Kristen), s...
    Said on 2014-10-01 14:52:00
  9. Kita semua tertipu. Yang dikira dapat dipercayai pemerintahan yang baik ternyat...
    Said on 2014-09-30 10:19:00
  10. @donotchangemyname: baca dokumen2 Gereja yg terkait dgn hal tsb. Prinsip dan huk...
    Said Antonio on 2014-09-27 01:06:00
UCAN India Books Online