UCAN Indonesia Catholic Church News
LA CIVILTÀ CATTOLICA

Komnas HAM: Penembakan di Yogya bisa jadi bola liar

15/11/2013

Komnas HAM: Penembakan di Yogya bisa jadi bola liar thumbnail

Natalius Pigai

 

Komnas HAM RI meminta aparat penegak hukum menindak tegas setiap pelaku pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Jika tidak, dikhawatirkan peristiwa penembakan, pembubaran acara, dan penganiayaan yang terjadi di Yogyakarta bisa marak di daerah-daerah lain.

Ketua Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Pelanggaran Hak Asasi Manusia Natalius Pigai, penegak hukum dalam hal ini polisi harus mampu menangkap pelaku, dan mengungkap motifnya.

“Ini bisa jadi bola liar yang dapat mengelinding ke mana-mana. Komnas HAM berusaha menghentikan bola itu, agar peristiwa seperti ini tidak terjadi kembali di daerah-daerah lain,” kata Natalius, seperti dilansir kompas.com.

Penembakan calon legislatif DPRD DIY dari PDI Perjuangan Lestanta Budiman, dan peristiwa pembubaran serta penganiayaan peserta acara diskusi keluarga eks tahanan politik di Godean, secara tidak langsung juga mempengaruhi keadaan masyarakat DIY.

“Peristiwa itu menyebabkan masyarakat menjadi tidak nyaman. Kondisi Yogya yang tenteram dan damai harus dikembalikan lagi,” kata mantan aktvis PMKRI itu.

Rombongan anggota Komnas HAM RI tiba di Yogyakarta, terkait peristiwa penembakan Lestanta dan pembubaran acara diskusi keluarga eks tapol di Godean serta pembunuhan wartawan Udin.

Tim Komnas HAM itu dipimpin Ketua Komisi Pemantauan dan Penyelidikan Pelanggaran HAM Natalius Pigai. Mereka melakukan pertemuan dengan pengurus DPD PDI Perjuangan, Wakil Bupati Sleman dan Polda Yogyakarta untuk menanyakan perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kebencian berakar pada dosa kemalasan
  2. Pengadilan Filipina lamban memutuskan nasib Mary Jane
  3. Aborsi bayi perempuan terus menghantui Nepal
  4. Wartawan Vatikan protes mahalnya tiket untuk terbang bersama Paus
  5. Seorang imam di Cina diadili tanpa ada putusan
  6. Umat Katolik ikut protes menentang rudal Korea Selatan
  7. Imam ini menuduh pemerintah mengincar aktivis Filipina
  8. Kecurigaan atas terpilihnya Carrie Lam jadi pemimpin Hong Kong
  9. Suster yang dibunuh di India ini akan segera dibeatifikasi
  10. Paus minta calon penerima Krisma agar tidak lakukan ‘bully’
  1. Hem, SALAM... Saya sependapat jika setiap pribadi sadar bahwa dirinya adalah ge...
    Said Egas on 2017-03-29 13:25:19
  2. Saya setuju dengan pendapat Pak Boni di atas. Keselamatan itu bukan nanti akhir ...
    Said Edelbertus Jara on 2017-03-29 11:58:49
  3. Halo.... para pakar. Jangan lupa siapa itu Gereja? kita di jaman Pasca Konsili V...
    Said Jose Baptiste on 2017-03-29 07:03:27
  4. bagaimana cara pengajuan bantuan pembangunan gereja?...
    Said TABEBALAZI on 2017-03-28 19:16:51
  5. tidak nyaman untuk Hongkong......
    Said Jenny Marisa on 2017-03-28 16:18:04
  6. Salut utk postingan ini, rupanya kerajaan Allah sangat dekat dihati jika org org...
    Said Oklan liunokas on 2017-03-28 12:52:25
  7. Bagaimana mau memperhatikan kesejahteraan umatnya, di bebera desa, umatnya dimin...
    Said Boni on 2017-03-28 06:58:45
  8. Sangat bagus untuk kami renung...
    Said Paulus Parmos on 2017-03-27 20:24:30
  9. Ini menjadi tganggung jawab semua pihak. Para tokoh di mana saja ikut bertanggun...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-03-27 15:26:32
  10. kesejahteraan fisik, material, harus diperhatikan oleh permerintah. Upaya gereja...
    Said Jenny Marisa on 2017-03-27 10:50:35
UCAN India Books Online