UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Mafia berencana bunuh Paus Fransiskus

15/11/2013

Mafia berencana bunuh Paus Fransiskus thumbnail

 

Mafia sedang mempertimbangkan sebuah serangan mematikan terhadap Paus Fransiskus, demikian peringatan seorang jaksa senior dari Italia Selatan.

Wakil Kepala Jaksa Reggio Calabria, Nicola Gratteri menyatakan nyawa Paus berada dalam bahaya karena keinginannya untuk menyapu bersih korupsi telah membuat kelompok penjahat terorganisasi ketar-ketir.

Sejak Fransiskus mulai menjabat April lalu, dia telah menegaskan bahwa dirinya bermaksud membersihkan Takhta Suci dari cara-cara korup dan membersihkan Bank Vatikan yang terkenal, yang sudah sekian lama digunakan para pelaku pencucian uang. Setelah menjabat, Paus segera memberhentikan Kepala Bank Vatikan (IOR) Gotti Tedeschi.

Dalam salah satu homili pertamanya sebagai Paus, ia membidik mafia, meminta mereka bertobat karena “mengeksploitasi dan memperbudak rakyat”.

Pada awal pekan ini, dalam homilinya yang paling berapi-api, Paus mengatakan bahwa para pejabat yang menerima suap harus “diikat dengan sebuah batu dan ditengelamkan ke dasar laut”.

Gratteri mengatakan, para anggota mafia Calabria Ndrangheta risau dengan pernyataan perang Paus Fransiskus terhadap korupsi. Jaksa itu mengatakan kepada harian Italia, Il Fatto Quotidiano, “Mereka yang berada dalam jaringan keuangan mafia risau dengan Paus Fransiskus. Mereka yang hingga kini makan dari kekayaan dan kekuasaan yang datang langsung dari gereja gelisah dan ketar-ketir.”

“Papa Bergoglio (nama asli Paus Fransiskus) sedang membongkar pusat-pusat kekuatan ekonomi di Vatikan. Jika para bos (mafia) bisa menurunkannya, mereka tidak akan ragu-ragu,” tambahnya seperti dilansir kompas.com.

Jaksa itu mengakui, mafia belum tentu mampu melakukan serangan tersebut karena lembaga keamanan Vatikan merupakan salah satu yang terbaik di dunia.

“Saya tidak tahu apakah kelompok-kelompok kriminal terorganisasi berada dalam posisi untuk melakukan sesuatu, tetapi mereka tentu mempertimbangkan hal itu. Ini waktu yang berbahaya bagi Paus Fransiskus.”

Dalam beberapa tahun terakhir, Ndrangheta, yang berbasis di Calabria, yang merupakan wilayah bagian “ujung kaki” Italia, telah menjadi organisasi kriminal terbesar, terkaya, dan paling ditakuti dari tiga organisasi kriminal utama di negara itu.

Mafia Ndrangheta yang mengkhususkan diri pada perdagangan kokain telah menguasai sekitar 80 persen pasar di Eropa dan telah menginvestasikan keuntungannya di Italia utara, Jerman, dan Amerika Serikat. Kelompok itu juga telah menjalin hubungan dengan organisasi teroris di seluruh dunia dan kartel narkoba di Amerika Selatan.

Sementara itu, menurut survei tahunan ke-14 Global Language Monitor, sebuah lembaga yang berbasis di Texas, AS, yang melacak para tokoh publik top di situs web, Paus Fransiskus kini merupakan sosok yang paling banyak dibicarakan orang di planet ini.

Menurut lembaga itu, di dunia maya lebih banyak orang membicarakan tentang Paus ketimbang Edward Snowden, Kate Middleton, dan Miley Cyrus. Lembaga tersebut mendasarkan analisisnya pada blog berbahasa Inggris, media sosial, serta 275.000 media elektronik dan media berita online.

Baca juga: Lawman warns of possible organized crime threat to pope

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Umat Kristiani India mengungkapkan keterkejutan terkait serangan gereja
  2. Paus desak dunia bertindak menyusul tragedi Mediterania
  3. Keadilan sulit dipahami terkait pembunuhan para aktivis lingkungan
  4. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  5. Penganiayaan orang Kristen di Zhejiang lebih parah dari data sebelumnya: China Aid
  6. Politisi Hong Kong berkomentar 'rasis' terhadap PRT
  7. Otoritas Malaysia desak pemimpin Gereja memasang kembali salib
  8. Para uskup Filipina minta KWI membantu Mary Jane
  9. Ribuan umat Katolik Medan doakan kelancaran KAA
  10. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  1. Keluarga dan diplomat ajukan PK terakhir untuk menyelamatkan terpidana mati kasus narkoba
  2. NIIS dan Janji Surga
  3. Gereja Armenia memberikan gelar orang kudus korban genosida
  4. Renungan Hari Minggu Paskah IV bersama Pastor Bill Grimm
  5. RUU kontroversial Myanmar akan berdampak buruk bagi perempuan dan minoritas
  6. Presiden Jokowi tutup KAA, kecam terorisme atas nama agama
  7. Sikap PMKRI tak hadiri undangan Watimpres dapat sanjungan
  8. Asia-Afrika nyatakan perang terhadap narkoba
  9. Jaksa agung diminta sidik pelanggaran HAM berat
  10. Menag masih persoalkan batasan agama RUU PUB
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online