Gereja Katolik akan menutup Tahun Iman

19/11/2013

Gereja Katolik akan menutup Tahun Iman thumbnail

 

Pada Minggu (24/11) Gereja Katolik akan menutup Tahun Iman dengan berbagai kegiatan termasuk Misa.

Di Jakarta, dalam rangka penutupan Tahun Iman tersebut Komisi Kepemudaan Konferensi Waligereja Indonesia dan Komisi Kepemudaan Keuskupan Agung Jakarta, Keuskupan Bandung dan Keuskupan Bogor bekerjasama dengan John Paul II  Foundation di Indonesia mengadakan OMK Gathering pada 23 November.

Acara Gathering tersebut  diisi dengan dialog dan Misa bersama Stanislauw Kardinal Rylko, Ketua Dewan Kepausan untuk Kaum Awam  Vatikan.

Sejumlah uskup, imam dan ratusan OMK akan menghadiri acara tersebut yang akan diadakan  di Gandaria City, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Sementara itu di Sulawesi Utara, Paroki Airmadidi akan menjadi tuan rumah Misa Kudus Puncak Perayaan Tahun Iman dan Hari Raya Tuhan Kita Yesus Kristus Raja Semesta Alam (PPTHI-PKRSA) tingkat Kevikepan Tonsea, Keuskupan Manado, Sulawesi Utara.

Panitia pelaksanaan kegiatan ini, Senin (18/11) kegiatan yang akan dilaksanakan di Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut) akan dihadiri umat dari delapan paroki yang diperkirakan jumlahnya mencapai 10 hingga 15 ribu umat.

Dalam Ekaristi pada Minggu (17/11) Pastor Antonius Aloysius Talangi mengingatkan kepada umat dan seluruh panitia  agar mendoakan acara tersebut boleh terlaksana dengan baik.

“Sebagi Pastor Paroki, tentunya mengharapkan dukungan semua umat, seraya kita juga gumuli bersama,  akan perayaan dan Pesta Kristus Raja Alam Semeta tersebut boleh sukses.  Kita harus bawa dalam doa-doa umat agar kiranya Pesta Kristus Raja Alam Semesta boleh terlaksana dengan baik, dan nama Tuhan senantiasa dimuliakan,” ungkap Pastor Talangi.

Paus Emeritus Benediktus XVI menetapkan Tahun Iman mulai 11 Oktober 2012 hingga 24 November 2013.

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online