UCAN Indonesia Catholic Church News
SEASON

PMKRI memberikan kriteria calon presiden mendatang

19/11/2013

PMKRI memberikan kriteria  calon presiden mendatang thumbnail

Parlindungan Simarmata

 

Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) memberikan sejumlah masukan dan kriteria terhadap calon pemimpin Indonesia di masa mendatang, khususnya pada Pemilihan Presiden.

Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI, Parlindungan Simarmata di Surabaya, Senin (18/11), menyatakan, pemimpin hasil pemilihan presiden mendatang haruslah memiliki rasa nasionalisme karena sangat penting menghadapi tantangan ekonomi global ke depan.

“Pesta demokrasi tahun depan jangan hanya kegiatan prosedural, tapi harus substansial. Artinya, Pemilu dan Pilpres nanti harus menghasilkan pemimpin yang berpihak pada kepentingan rakyat dan berjiwa negarawan,” ujarnya di sela Kongres Nasional XXVIII dan Majelis Permusyawaratan Anggota XXVII PMKRI Sanctus Thomas Aquinas di Gedung Negara Grahadi, seperti dilansir suarapembaruan.com.

Menurut dia, tantangan bangsa ke depan semakin luar biasa dengan adanya pasar bebas, sehingga presiden mendatang harus bisa memperjuangkan kepentingan Indonesia dalam forum-forum internasional.

Di samping itu, pihaknya juga menilai bahwa partisipasi pemuda sangat dibutuhkan dalam pemilihan kepemimpinan nasional sebagai salah satu momentum penting dalam upaya penyadaran politik masyarakat.

Sedangkan, ketika disinggung tentang tokoh yang layak menjabat penguasa Tanah Air ke depan, ia menyebut ada beberapa nama yang mendekati kriteria.

Sementara itu,  Soekarwo,  yang turut hadir dalam acara itu, mengingatkan kepada peserta kongres untuk memahami dan menggunakan nilai-nilai Pancasila dalam berfikir serta bersikap.

Ia mengatakan bahwa nilai-nilai Pancasila terimplementasi saat pengambilan keputusan dengan cara musyawarah mufakat.

“Pengambilan keputusan melalui mekanisme suara terbanyak belum tentu menjamin suatu keputusan tersebut bisa diterima dan demokratis, sehingga cara yang ideal dalam mengambil keputusan yakni melalui musyawarah mufakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” katanya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. RIP: Uskup Pangkalpinang wafat
  2. Renungan Hari Minggu Paskah VI/C bersama Pastor Bill Grimm
  3. Berbagai kelompok Gereja Filipina takut kebangkitan Marcos
  4. Umat Katolik menanggapi ensiklik Paus Fransiskus tentang lingkungan
  5. Tiongkok memiliki 112 uskup, 99 masih aktif
  6. Menag: pendiri Indonesia bijak rajut keragaman
  7. Gereja harus beri perhatian pada masalah pengungsi
  8. Vatikan akui Pancasila kunci kerukunan antarumat beragama
  9. Jaga kebinnekaan, Djarot usulkan “Sabda” dijadikan program nasional
  10. 2.000 orang tewas akibat panas ekstrem di Pakistan, dorong Gereja tanam ribuan pohon
  1. Berani jujur memang hebat. Itu yang kita tunggu....
    Said Jusuf Suroso on 2016-04-29 20:18:58
  2. Semoga bs cepat jelas...
    Said Tarcisius on 2016-04-28 13:17:08
  3. Mengapa orang mudah jadi pengikut orang yang aneh2? Sepertinya penyakit "latah"...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-25 19:07:23
  4. Meskipun bantuan tidak akan mengembalikan segalanya, tetapi perhatian dan belara...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-23 08:57:47
  5. Semua orang harus waspada... Siapa yang dapat dipercaya...tetapi ini mungkin p...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-21 12:03:46
  6. Allah seperti apa yg mereka sembah sehingga seseorg yg lemah didemo besar besara...
    Said Eduardus on 2016-04-19 15:54:23
  7. Boleh saja menyumbang, dimana banyak orang tidak suka melihat adanya gereja... T...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 13:19:59
  8. Ratusan orang bersatu untuk membunuh SATU orang lemah... Dan belum terbukti bers...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 11:11:04
  9. Kata Jimmy Akin apologist Katolik (Catholic Answers), berdoa rosario adalah berd...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-19 10:53:25
  10. Membuat manusia semakin kejam. Penonton sepertinya menikmati menyaksikan hukuman...
    Said Jenny Marisa on 2016-04-14 12:21:12
UCAN India Books Online