UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Mahasiswa tolak kapitalisme pendidikan

20/11/2013

Mahasiswa tolak kapitalisme pendidikan thumbnail

SMI cabang Yogyakarta saat mengelar aksi di kantor Disdikpora DIY.

 

Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) cabang Yogyakarta mengelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Provinsi DIY.

Aksi, yang digelar pada Rabu (20/11) bertujuan menolak dan menuntut agar pendidikan di Indonesia bebas dari sistem kapitalisme.

Humas SMI Arman menuturkan, Pendidikan merupakan salah satu sektor yang penting kedudukannya dalam menopang kemajuan bangsa.

Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Negara bertanggungjawab penuh untuk merealisasikannya, namun praktik-praktik kapitalisasi di dalam pendidikan masih saja terjadi.

“Pendidikan yang esensinya merupakan transformasi ilmu pengetahuan untuk memanusiakan manusia, dengan adanya kapitalisme orientasi pendidikan bukan lagi memanusiakan manusia,” ujar  Arman, seperti dilansir kompas.com.

Arman mengungkapkan, untuk melaksanakan praktik kapitalisme di sektor pendidikan, Pemerintah mengesahkan beberapa undang-undang antara lain UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003.

Pada rezim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, disahkan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. “Kami mendesak UU Sisdiknas Nomor 20 Tahun 2003 pada tahun 2012 dan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dicabut. Itu bukti kapitalisme pendidikan,” tegasnya.

Arman menuturkan, gelombang perlawanan terhadap kapitalisme pendidikan tidak hanya di Indonesia, tetapi terjadi di seluruh penjuru dunia.

Lebih dari 100.000 siswa, guru dan orang tua turun ke jalan-jalan untuk menyerukan perombakan radikal sistem pendidikan.

Foto: kompas.com

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal mohon Indonesia melakukan sidang secara teliti dan baik terkait kasus Mary Jane
  2. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  3. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  4. Salam Damai dari Bukit Kasih
  5. Tanggapan Menag terkait meningkatnya intoleransi beragama
  6. Mantan wartawati Filipina ditembak mati
  7. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  8. Kelompok Gereja Malaysia mengatakan hukum hudud Kelantan bertentangan dengan konstitusi
  9. Yesuit Asia-Pasifik menyelesaikan tersiat
  10. Warga Lapas diajak hayati semangat Paskah
  1. Paus Emeritus Benediktus XVI merayakan ulang tahun ke-88
  2. Konferensi Waligereja Australia menentang euthanasia
  3. Gereja perlu berjalan bersama dengan umat beriman lain
  4. Renungan Hari Minggu Paskah Ketiga bersama Pastor Bill Grimm
  5. Menjalin kerukunan beragama di Wonosobo
  6. Paus menantang gagasan tentang ‘teori gender’
  7. Kelompok Katolik Filipina luncurkan program pendidikan pemilih
  8. KWI: Presiden Jokowi gagal lindungi WNI
  9. Paus memberkati keluarga wanita Pakistan yang dihukum mati terkait penghujatan
  10. Tiongkok: Dalai Lama harus menghadapi realitas
  1. Terlalu banyak TKI yang nasibnya dihukum mati. Apa gerangan yang mereka lakukan...
    Said on 2015-04-16 20:46:00
  2. Sepertinya orang "Rimba" Jambi tidak mempunyai nama lain? Tidak masuk sensus? T...
    Said on 2015-04-14 09:11:00
  3. Nasib mereka bergantung di benang sutra.. karena getolnya para jaksa penuntut......
    Said on 2015-04-11 09:21:00
  4. Menteri dalam kasus ini harus gebrak meja! Beliau terlalu manis.....
    Said on 2015-04-11 09:13:00
  5. Semoga bagi para pengungsi merasa terhibur dan perhatian dari Paus Fransiskus me...
    Said on 2015-04-09 06:01:00
  6. Kalau sampai pada vonis hukuman mati, diam saja ya, tidak perlu menentangnya....
    Said on 2015-04-03 08:59:00
  7. Apakah waktunya setiap perempuan membawa rotweiler kalau bepergian??...
    Said on 2015-04-03 08:55:00
  8. Terima kasih untuk bantuannya... semoga aman saja....
    Said on 2015-04-03 08:50:00
  9. Domba tidak bisa mengerti apa maunya serigala... Siapa menulis buku sejahat itu ...
    Said on 2015-04-03 08:43:00
  10. Yang tidak tertarik juga tidak akan membacanya.....
    Said on 2015-04-02 15:28:00
UCAN India Books Online