UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

Gereja-gereja Jawa sepakat menjaga semesta

21/11/2013

Gereja-gereja Jawa sepakat menjaga semesta thumbnail

Sidang Raya ke-11 BMGJ di Salatiga.

 

Badan Musyawarah Gereja-gereja Jawa (BMGJ) merayakan ulang tahun ke-37 dengan mengadakan Sidang Raya.

Sidang Raya yang berlangsung pada 12-13 November 2013 digelar di Sinode GKJ, Salatiga, Jawa Tengah. Mereka sepakat bahwa  Gereja-gereja Jawa hendaknya menjaga semesta.

BMGJ terdiri dari Gereja Kristen Injili Tanah Jawa (GITJ), Gereja Kristen Jawa Tengah Utara (GKJTU), Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) dan Gereja Kristen Jawa (GKJ).

BMGJ dibentuk pada 7 November 1976. Dalam rangka HUT dan sekaligus sebagai program rutin dua tahunan, BMGJ mengadakan Sidang Raya ke-11.

Sidang Raya BMGJ itu mengusung tema “Memayu Hayuning Bawana” (memelihara, melindungi dan menjaga seluruh semesta).

Dalam kebaktian pembukaan, Pendeta Simon Yulianto, Sekretaris Umum Sinode GKJ menyampaikan isu-isu yang bisa dijadikan medan perjuangan BMGJ ke depan di dalam mengaktualisasi diri sebagai Gereja yang bernuansa Jawa.

Fungsionaris GKJTU, Pendeta Petrus Sugito memaparkan beberapa perihal yang kritis di dunia ini, khusus di negara Indonesia. Menurunnya budi pekerti yang berakibat eksploitasi alam merupakan fenomena lumrah dan Gereja sering hanya menjadi penonton.

Sidang Raya ke-11 ini sangat bernuansa natural. Tidak ada minuman kemasan, tidak ada makanan-makanan instan dan di akhir sidang, dalam ibadat penutupan diadakan perjamuan dengan menggunakan gethuk dan wedang jahe.

Gethuk, menurut Pendeta Retno dari GKJW yang memimpin ibadat penutup, dalam Perjamuan Kudus berarti sumber energi dan sebagai lambang eratnya persatuan anggota BMGJ.

Sementara wedang jahe adalah sumber kekuatan dan sukacita dalam menghadapi lesunya kehidupan.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Diskriminasi terhadap LGBT terus menguat di Indonesia
  2. Uskup desak warga Filipina tidak lupa pelajaran darurat militer
  3. Paus Fransiskus nikmati lagu dari Indonesia
  4. Caritas Keuskupan Bandung bantu korban banjir bandang di Kabupaten Garut
  5. Bupati resmikan Gereja Katolik Santo Yosep Kemantan
  6. Universitas Katolik pertama dibuka di Vietnam
  7. Uskup desak umat Katolik bantu keluarga korban perang melawan narkoba
  8. Uskup minta umat Katolik miliki Kitab Suci dan mewartakan
  9. Kelompok Buddha garis keras Myanmar protes komisi tentang Rohingya
  10. Pemuda yang hendak bakar gereja di Bombana ditetapkan sebagai tersangka
  1. Nampaknya penduduk di Kalimantan lebih toleran......
    Said Jenny Marisa on 2016-09-23 09:07:47
  2. Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekar...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-16 16:28:43
  3. Untuk mencegah umat di keuskupan mati karenanya, harus dipasang poster yang jela...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-13 13:45:12
  4. Semua aparat pemerintah daerah dan TNI POLRI di negri ini kehilangan tenaga..?...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:14:00
  5. Semua aparat pemerintah daerah,TNI POLRI yang bertugas di negri ini, kehilangan ...
    Said Agus giyai on 2016-09-13 11:08:57
  6. Mengapa perempuan dibenci dan diperlakukan dengan kejam... Apakah laki laki itu ...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-12 12:16:03
  7. hebatttt sr Nia saudariku.....
    Said holiq on 2016-09-10 23:47:46
  8. Soal menghukum orang bukan urusan saya, tetapi toh tidak dapat diam saja. Menir...
    Said Jenny Marisa on 2016-09-09 20:01:47
  9. Profisiat Mgr.... Semoga Tuhan sentiasa menaungi dan melindungi Bapa Uskup dalam...
    Said Permata on 2016-09-04 17:51:22
  10. Bagaimana doa melepaskan kuasa iblis...
    Said pkoing on 2016-09-04 01:06:09
UCAN India Books Online