UCAN Indonesia Catholic Church News
ENRICH YOUR SPIRITUAL LIFE

Pejabat Vatikan memuji semangat warga Filipina setelah Topan Haiyan

21/11/2013

Pejabat Vatikan memuji semangat warga Filipina setelah Topan Haiyan thumbnail

 

Meskipun korban tewas akibat Topan Haiyan telah mencapai sekitar 4.000 orang, seorang pejabat Vatikan mengunjungi Filipina kemarin menyatakan kekagumannya atas semangat rakyat Filipina.

“Kami telah mengamati selama beberapa hari terakhir, dan kami telah menyaksikan kehancuran yang luar biasa,” kata Monsignor Paul Tighe, sekretaris Dewan Kepausan untuk Komunikasi Sosial, kepada sebuah forum di Manila kemarin.

“Saya datang ke sini atas nama Vatikan … ada rasa solidaritas dan rasa memiliki dari seluruh dunia dengan orang-orang Filipina,” katanya, seraya menambahkan pujiannya atas semangat warga Filipina dan sikap bela rasa yang telah “membawa begitu banyak sukacita dan kabar baik dari seluruh dunia.”

Sementara itu, sekretaris eksekutif Komisi Kerasulan Kitab Suci, mendesak warga Filipina untuk “menghilangkan” persepsi bahwa bencana itu sebuah hukuman dari Tuhan.

“Kita harus menghilangkan persepsi ini dan mengatakan peristiwa itu adalah bencana alam,” kata Dr Natividad Pagadut, seraya menambahkan bahwa keteguhan iman warga Filipina “membantu kami untuk berpegang pada Tuhan.”

Kini jumlah korban jiwa tercatat 4.011 orang, 18.557 cedera, dan 1.602 masih hilang. Kantor Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan akibat bencana itu, khususnya di kota Tacloban yang hancur, masih belum normal.

Juru bicara Valerie Amos mengatakan upaya bantuan hanya menjangkau 1,1 juta orang dan hanya 837.900 paket makanan yang disalurkan akibat “masalah logistik.”

Dia memperkirakan bahwa sekitar 2,5 juta orang membutuhkan bantuan pangan.

“Kebutuhan sangat besar,” katanya dalam konferensi pers di Makati City, pada Selasa.

Dia juga mengakui bahwa tim PBB belum terlibat sepenuhnya mengambil mayat dan mengidentifikasi mereka.

“Kami masih berada pada tahap mendapatkan bantuan darurat dari berbagai negara,” katanya.

Sumber: Vatican official praises Filipino spirit after Typhoon Haiyan

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal Tagle kecam para politisi menjelang pemilu Filipina
  2. Karitas India menandai awal Prapaskah dengan kampanye menyelamatkan alam
  3. Gereja Katolik bantu korban banjir dan longsor
  4. Umat Kristen Dalit India berencana pawai demi kesetaraan hak
  5. PPA gelar konser sukseskan IYD 2016 di Hari Valentine
  6. Renungan Hari Rabu Abu bersama Pastor Bill Grimm
  7. Menghadapi kekeringan, petani mencari bantuan
  8. Gereja perlu serukan pertobatan ekologi hadapi perubahan iklim
  9. Warga Tamil menyerahkan daftar orang hilang kepada pejabat PBB
  10. Gereja disegel, ratusan umat beribadah di kantor walikota
  1. Menurut hemat saya kok sah saja ya?? ... ini jadi heboh karena yg undang orang k...
    Said San Rho on 2016-02-10 09:49:00
  2. Menurut hemat saya kok sah saja ya?? ... ini jadi heboh karena yg undang orang k...
    Said San Rho on 2016-02-10 09:48:00
  3. Jadilah DONATUR Gereja, agar mereka datang kepadamu. Dan wartakanlah Injil dala...
    Said Hans Bolo on 2016-02-09 18:25:00
  4. Ya memang mengejutkan.. Sekarang yang penting: semoga pernikahan mereka awet!...
    Said donotchangemyname on 2016-02-09 14:24:00
  5. Semoga segala berjalan baik tanpa halangan apapun......
    Said donotchangemyname on 2016-02-02 09:22:00
  6. Salam. Saya menyebarkan tulisan saya tentang penghapusan hukuman mati. Kita bang...
    Said anton bele on 2016-01-27 19:45:00
  7. Susah kalau alam tidak bersahabat.. Andaikan bisa menemukan beberapa sumber air ...
    Said donotchangemyname on 2016-01-22 14:35:00
  8. Mungkin Taliban tidak suka ada orang2 yang pandai.. agar merekalah menang antara...
    Said donotchangemyname on 2016-01-21 09:37:00
  9. Pasang petisi online saja di change.org atau kalau keluarga ybs punya teman medi...
    Said Lukas Lumbantobing on 2016-01-20 06:14:00
  10. Tindakan seperti inilah yang menjadi alasan saya tetap mendukung hukuman mati...
    Said Lukas Lumbantobing on 2016-01-20 06:11:00
UCAN India Books Online