UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Ketua DPD: Umat beragama sudah hidup rukun

27/11/2013

Ketua DPD: Umat beragama sudah hidup rukun thumbnail

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono menghadiri Perayaan Natal Nasional 2012.

 

Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Irman Gusman mengatakan kehidupan masyarakat bergama di Indonesia sudah rukun dan damai.

“Peringatan Hari Natal tingkat nasional yang akan diselenggarakan Pemerintah, akan menambahkan kerukunan dan kedamaian umat beragama,” kata Ketua DPD RI, Irman Gusman, saat menerima kunjungan Panitia Natal Nasional 2013, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (26/11), seperti dilansir antaranews.com.

Pada kesempatan tersebut, Panitia Natal Nasional 2013 yang diketuai Balthasar Kambuaya bertemu Irman Gusman untuk memberitahuan rencana acara tersebut sekaligus mengundangnya sebagai ketua lembaga negara.

Irman Gusman, menyatakan apresiasinya terhadap perayaan Natal Nasional sebagai simbol untuk bersama-sama meningkatkan kerukunan dan kedamaian umat beragama.

Kehidupan masyarakat yang rukun dan damai ini, katanya, akan menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang kondusif.

“DPD memberikan apresiasi terhadap rencana penyelenggaraan peringatan Hari Natal Tingkat Nasional, yang diharapkan kehidupan masyarakat semakin rukun dan damai,” katanya.

Irman menjelaskan, dari 132 anggota DPD RI, sebagian beragama Kristen yang menjadi turut merayakan Natal di daerahnya masing-masing.

Pada kesempatan tersebut, Irman juga memuji kerukunan antarumat beragama, misalnya pada penyelenggaraan musyabaqoh tilawatil quran (MTQ) di Ambon, Maluku, dimana umat Nasrani menyediakan tempat menginap kepada para delegasi peserta MTQ.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal Nasional 2013, Balthasar Kambuaya menjelaskan, acara tersebut akan diselenggarakan di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jakarta, pada 27 Desember 2013.

Perayaan Natal Nasional tersebut, katanya, juga akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan para pejabat lembaga tinggi negara lainnya.

 

  • Elyas Joseph

    Man…Irman… ngomong asal njeplak. Hadir dalam Natal bersama, menampung peserta MTQ, cipika-cipiki di televisi, pembentukan FKUB dst bukan ukuran toleransi agama. Tapi coba anda blusukan ke daerah-daerah, lihat dan rasakan bagaimana “kebencian” terhadap “kafir” (pemahaman Arabisasi Islam) makin subur. Pemaksaan dan diskriminasi terhadap golongan agama minoritas terus berlangsung di dunia pendidikan, kesempatan kerja dan posisi politik. Jadi jangan berbohong pak…..

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Para uskup Pakistan himbau umat Kristiani merayakan Natal secara sederhana
  2. Mengapa Paus Fransiskus hindari pertemuan dengan Dalai Lama
  3. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  4. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  5. Gereja Katolik buka posko bantuan untuk para korban longsor Banjarnegara
  6. Uskup Papua Nugini kecam perburuan terhadap para penyihir untuk dibunuh
  7. Halau radikalisme, Ulil harap umat Muslim tafsirkan Alquran lebih inklusif
  8. Gereja Katolik di Pakistan mengecam serangan di sekolah
  9. Kelompok HAM minta keringanan jelang eksekusi lima terpidana mati
  10. Pemuda-Pemudi Muslim meriahkan Christmas Carol di Ambon
  1. Para uskup Pakistan himbau umat Kristiani merayakan Natal secara sederhana
  2. Muhammadiyah tak haramkan Muslim ucapkan Natal
  3. Pemuda-Pemudi Muslim meriahkan Christmas Carol di Ambon
  4. Agama Sebagai Permainan Politik: Meningkatnya Intoleransi di Indonesia
  5. Umat Katolik di Tiongkok adakan Malam Kasih Natal
  6. Renungan Hari Minggu Adven Keempat bersama Pastor Bill Grimm
  7. Paus Fransiskus berperan penting dalam pemulihan hubungan AS-Kuba
  8. Polisi siaga terkait ancaman demonstran anti penggunaan antribut Natal
  9. Menag: Jangan jelek-jelekkan agama lain
  10. Analis: Indonesia perlu strategi baru untuk membendung ekstremisme Islam
  1. Ada mafianya tuh makanya BA gak berani cabut segelnya......
    Said kepuh on 2014-12-15 07:49:00
  2. sayangnya... Pak Hasyim tidak bisa menaham segelintir Umatnya yang nakal dan mas...
    Said Maman Sutarman on 2014-12-02 08:23:00
  3. Lagi lagi membenarkan diri? Tidak mewakili Malaysia secara keseluruhan? Pemerint...
    Said on 2014-12-02 08:10:00
  4. "Tidak dibenarkan" bukan DILARANG. Karena tidak dilarang, terjadi penutupan ger...
    Said on 2014-12-02 08:05:00
  5. Kalau boleh saran, berilah pakaian kepada yang telanjang, pakaian pantas untuk m...
    Said on 2014-12-01 07:02:00
  6. Terima kasih banyak Pater..atas kritikan dan sarannya.. Tuhan memberkati....
    Said on 2014-11-10 19:35:00
  7. Artikel berjudul "Paus membuat peraturan terkait pemberhentian dan pengunduran d...
    Said J. Mangkey msc on 2014-11-10 11:59:00
  8. Jangan terlalu berharap kebaikan dari DPR yang baru.. Teringat "kucing yang seda...
    Said on 2014-10-10 05:27:00
  9. Korupsi dana pendidikan jangan mengabaikan modus pelaku pada tingkat sekolah: ke...
    Said Lakestra on 2014-10-09 09:15:00
  10. Umat tak butuh statement, tapi kebijakan. Apa yang dapat Gereja bantu terhadap m...
    Said Brian Susanto on 2014-10-09 04:48:00
UCAN India Books Online