Para imam baru ditahbiskan di tengah puing-puing bangunan akibat topan

27/11/2013

Para imam baru ditahbiskan di tengah puing-puing bangunan akibat topan thumbnail

 

Tujuh imam baru ditahbiskan pada Senin di tengah puing-puing gedung katedral berusia berabad-abad di Keuskupan Agung Palo, Provinsi Leyte, yang hancur akibat topan Haiyan pada 8 November.

“Kami mungkin telah kehilangan segalanya, tapi iman kami tidak akan hilang. Tidak ada badai atau topan dapat menghancurkan iman kami kepada Yesus. Dan itu harus diwujudkan dalam tindakan,” kata Pastor Amadeo Alvero, juru bicara keuskupan agung itu, kepada UCANews.com.

Dia mengatakan pentahbisan tujuh imam baru itu adalah “tindakan konkret” untuk menunjukkan iman orang-orang kepada Tuhan meskipun kehancuran akibat topan  Haiyan, yang telah menewaskan lebih dari 5.000 orang dan berdampak pada 11 juta orang.

Sekitar 95 persen bangunan di kota itu, termasuk gereja-gereja, telah hancur akibat diterjang topan tersebut.

“Kami masih tidak begitu yakin dimana kami akan mendapatkan dana untuk perbaikan mengingat semua orang di sini adalah korban,” kata Pastor Alvero.

Dia berbicara dua minggu setelah topan menghantam Provinsi Samar dan Provinsi Leyte, ketika orang-orang mulai secara perlahan-lahan membangun kembali kehidupan mereka.

Jerry Yaokasin, wakil walikota Tacloban City, mengatakan dewan kota itu sudah mempersiapkan rencana rehabilitasi. “Tempat relokasi untuk perumahan akan menjadi prioritas kami,” katanya.

Sumber: Filipino priests ordained amid typhoon ruins

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Paham radikalisme sangat membahayakan bagi kaum minoritas dan tdk menutup kemung...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-30 01:41:03
  2. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  3. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  4. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  5. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  6. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  7. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  8. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  9. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  10. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
UCAN India Books Online