UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Penelitian CSIS: Tingkat intoleran agama di Indonesia masih tinggi

27/11/2013

Penelitian CSIS: Tingkat intoleran agama di Indonesia masih tinggi thumbnail

 

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh  Centre for Strategic and International Studies (CSIS)  menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia tidak mampu toleran terhadap perbedaan.  Bhineka Tunggal Ika layaknya hanya semboyan semu ketika warga negaranya masih banyak yang tidak menerima perbedaan.

Dalam penelitian itu  CSIS menemukan fakta bahwa toleransi antaragama di masyarakat masih sangat minim.

Peneliti CSIS Philips J. Vermonte di Jakarta, Senin (25/11), seperti dilansir metrotvnews.com, menjelaskan bahwa 25 persen responden menyatakan tidak bisa percaya dengan orang yang berbeda agama.

Peneliti itu juga mengemukakan pengaruh tingkat pendidikan terhadap sikap toleransi. Lagi-lagi hasilnya mencengangkan karena ternyata semakin tinggi pendidikan hasil yang diperoleh semakin tidak bisa toleran terhadap perbedaan agama.

Sebanyak 55,4 persen responden lulusan Sekolah Dasar mengatakan bahwa tidak keberatan bertetangga dengan agama lain, sementara lulusan SMP sebanyak 64,4 persen mengatakan hal yang sama. Prosentase toleran paling tinggi dengan angka 69,8 persen diraih lulusan SMA.

Peneliti itu mengatakan sangat mengejutkan adalah hasil yang menunjukkan bahwa lulusan di atas SMA hanya 50,9 persen yang mengatakan tidak keberatan bertetangga dengan warga beragama lain. Artinya setengah dari kaum terpelajar itu tidak setuju jika harus hidup berdampingan dengan warga beragama lain.

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Radikalisme kelanjutan isu besar intoleransi
  2. Film Renungan Kamis Putih
  3. Musdah Mulia: Radikalisme di Indonesia dibiayai APBN
  4. Acara kelulusan siswa membawa perdamaian sementara di daerah konflik
  5. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  6. Perkosaan massal, sejarah perempuan yang terlupakan
  7. Pemerintah siap Rp250 juta untuk Semana Santa
  8. Empat warga Bangladesh ditahan terkait kasus perkosaan biarawati
  9. Polisi India menangkap pelaku perkosaan biarawati
  10. Minggu Palma, Paus mengajak umat bersikap 'rendah hati'
  1. Renungan Kamis Putih bersama Pastor Bill Grimm
  2. Empat warga Bangladesh ditahan terkait kasus perkosaan biarawati
  3. Gereja Katolik sambut Tri Hari Suci
  4. Radikalisme kelanjutan isu besar intoleransi
  5. Film Renungan Kamis Putih
  6. Acara kelulusan siswa membawa perdamaian sementara di daerah konflik
  7. Perkosaan massal, sejarah perempuan yang terlupakan
  8. Delegasi kepausan membawa bantuan bagi para pengungsi Irak
  9. Polisi Pakistan dituduh melakukan penahanan ilegal terhadap orang Kristen
  10. Tangkal radikalisme dengan ajaran toleransi
  1. Online atau off-line kan sama haramnya... ?...
    Said on 2015-03-26 05:49:00
  2. Dahulu hukuman kepada anak, menulis dengan tangan beberapa ratus kali suatu kali...
    Said on 2015-03-24 07:53:00
  3. 1.mestinya tulisan ttg ajaran suatu agama perlu ada imprimatur/editing akhir seb...
    Said maryonobernardus on 2015-03-24 07:35:00
  4. Inilah harus diingat oleh pemerintah tentang hukuman mati: 1) menghukum mati seo...
    Said on 2015-03-24 07:15:00
  5. Untuk Indonesia, mengingat banyaknya krimiminalitas, serta tidak sebanyak orang ...
    Said on 2015-03-14 08:05:00
  6. Long live minister Jonan ...
    Said Ye Bambang Tri on 2015-03-14 06:55:00
  7. Menurut saya untuk Indonesia, jika benar semua agama yg sah berada di Indonesia ...
    Said Ambrosius Wahono on 2015-03-13 09:55:00
  8. Menghitung orang mati karena narkoba? Sepuluh atau limapuluh tidak ada beda - m...
    Said on 2015-03-13 07:15:00
  9. Dalam hal ini nampak bukan saja ketegasan, tetapi lebih lebih adalah kesombongan...
    Said on 2015-03-13 07:00:00
  10. Presiden ini tidak akan mampu menyelamatkan TKI dari eksekusi mati! Yang di depa...
    Said on 2015-03-13 06:43:00
UCAN India Books Online