UCAN Indonesia Catholic Church News
Tomorrows church today

UU Administrasi Kependudukan wajibkan agama dicantumkan dalam KTP

27/11/2013

UU Administrasi Kependudukan wajibkan agama dicantumkan dalam KTP thumbnail

 

Setelah melalui perdebatan panjang, akhirnya DPR RI menyetujui diberlakukannya Undang-Undang (UU) tentang Administrasi Kependudukan dalam rapat paripurna DPR RI di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (26/11/2013).

UU ini merupakan perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2006.

Banyak hal yang diatur dalam UU ini terkait adminstrasi kependudukan, di antaranya  KTP, Akte Lahir, KTP elektronik.

Satu di antara banyak hal yang diatur adalah tentang KTP elektrobik yang sudah berjalan dan berlaku saat ini.

Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo mengatakan Fraksi PDIP Perjuangan memberi catatan khusus pada pengaturan soal pencantuman agama di dalam KTP yang disahkan oleh UU ini.

“Pengaturan pencantuman agama yang masih diberlakukan antara agama dan atau aliran kepercayaan yang diakui dan atau belum diakui pemerintah,” katanya.

Ia mengatakan PDIP memberi catatan sekaligus mengingatkan pemerintah agar memberikan perlakuan adil terhadap penduduk yang bersangkutan dan benar-benar bersikap adil dan tidak diskriminatif.

Penganut Kepercayaan dipaksa pilih agama

Menyusul pengesahan UU Administarsi Kependudukan tersebut, warga yang menganut Aliran Kepercayaan harus memilih satu di antara lima agama yang diakui pemerintah.

“Undang-Undang yang berlaku seperti itu, tapi ini tanpa maksud diskriminasi,” kata Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso usai memimpin sidang paripurna di kompleks Gedung DPR tersebut.

Pada Pasal 64 ayat (1) UU Administrasi Kependudukan, setiap warga negara harus memilih satu di antara lima agama yang diakui oleh pemerintah sebagai identitas dirinya. Dalam revisi terhadap UU tersebut, sebelumnya sempat diusulkan agar warga dibebaskan mencantumkan agama atau aliran kepercayaan mereka. Namun, setelah melalui pembahasan antara pemerintah dengan DPR, warga tetap diwajibkan memilih satu di antara lima agama dalam KTP-nya.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Kardinal Tagle: Jangan selektif dalam menyerukan penghormatan terhadap kehidupan
  2. Ribuan umat Katolik menghormati Bunda Maria, berdoa untuk kesehatan
  3. Jumlah orang hilang meningkat di Asia
  4. Pastor minta bantuan presiden menghentikan perusakan hutan
  5. Banyak warga menderita ISPA akibat asap di Kalimantan Barat
  6. Karyawan muda Katolik dari seluruh dunia berkumpul di Seoul
  7. Gereja Tiongkok sedang diracuni oleh campur tangan partai
  8. Pemerintah India akan memimpin delegasi ke Vatikan untuk kanonisasi Ibu Teresa
  9. Percetakan Katolik tertua itu masih menderu
  10. Bahaya intoleransi dan radikalisme pada generasi muda bangsa
  1. Hampir 100 tahun dan masih begitu bagus.. Tentu suatu kebanggaan ordo SVD. Waktu...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-30 14:07:21
  2. Amati kelakukan antar remaja saja, anak sekolah menengah yang dapat begitu kejam...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-30 13:55:19
  3. Semoga dibebaskan ya... + 10 salam Maria oleh setiap pembaca berita ini.....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-29 09:50:18
  4. Ada baiknya (sudah waktunya..) para pastor dan pegawai gereja belajar karate kah...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-28 19:52:15
  5. Baik juga ada gagasan mengajak masyarakat "bela negara" baru2 ini (entah inisiat...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-25 14:35:10
  6. Jarang kita dengar berita kebaikan dari suatu pemerintah.. ini salah satunya. L...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-22 11:22:02
  7. Orang mau menyumbang organ badan atau mata dsb. pantasnya tidak diminta, tidak d...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-16 14:53:44
  8. Tidak perlu dibaca - kalau dari keuskupan pasti hal hal yang baik......
    Said Jenny Marisa on 2016-08-15 13:23:14
  9. Memang ada orang yang terpanggil untuk "pembersihan" kebobrokan... Pikir2 lagi, ...
    Said Jenny Marisa on 2016-08-14 19:25:14
  10. Jadi bukan terrorist.. itu lebih gawat....
    Said Jenny Marisa on 2016-08-10 10:41:31
UCAN India Books Online