UCAN Indonesia Catholic Church News
UCAN Spirituality | A service of UCA News

Paus Fransiskus mengeluarkan Eksortasi Apostolik: Evangelii Gaudium

28/11/2013

Paus Fransiskus mengeluarkan Eksortasi Apostolik: Evangelii Gaudium thumbnail

 

Paus Fransiskus telah mengeluarkan Eksortasi Apostolik pertamanya, Evangelii Gaudium (Kegembiraan Injil) pada Selasa.

Evangelii Gaudium adalah judul dokumen yang dipilih Paus Fransiskus, dengan menempatkan kegembiraan dalam perjumpaan dengan Kristus yang menjadi ciri khasnya setiap penampilan publik yang telah dilakukan selama ini.

Dokumen setebal 224 halaman itu menguraikan visi Paus tentang sebuah Gereja misionaris, yang memperbaharui struktur dan program Gereja untuk fokus pada misi evangelisasi dalam dunia modern.

Dalam dokumen itu, Paus berbicara tentang berbagai tema, termasuk evangelisasi, perdamaian, homiletik, keadilan sosial, keluarga, menghormati ciptaan, iman dan politik, ekumene, dialog antaragama, serta peran perempuan dan kaum awam dalam Gereja.

Paus Fransiskus terus-menerus menjadi perhatian media dengan keinginannya untuk merangkul dan berbagi imannya dengan semua orang.

Dalam dokumen itu, Paus menyerukan kepada semua orang Kristen untuk melakukan “revolusi dengan cara yang lembut” dengan membuka hati mereka setiap hari terhadap kasih Allah dan pengampunan.

Menurutnya, bahaya besar dalam masyarakat konsumen saat ini adalah “kesedihan dan penderitaan” yang diakibatkan oleh “hati yang rakus, mengejar kesenangan, dan hati nurani yang tumpul. “Setiap kali kehidupan batin kita menjadi terjebak dalam kepentingan diri sendiri,  tidak ada tempat lagi untuk orang lain, tidak ada ruang lagi bagi orang miskin.”

Ia mendesak peran yang lebih besar bagi kaum awam dan perempuan dalam Gereja,  terutama “dalam membuat keputusan.”

“Saya mengakui bahwa banyak perempuan berbagi tanggung jawab pastoral dengan imam, membantu untuk membimbing orang-orang, keluarga dan kelompok, serta menawarkan kontribusi baru untuk refleksi teologis,” tulis Paus.

Paus Fransiskus juga mengkritik sistem ekonomi global yang “tidak adil” saat ini, yang disebabkan oleh tirani pasar, spekulasi keuangan, korupsi dan penggelapan pajak.

Selain mengkritik sekularisasi yang telah mengikis nilai-nilai etika, yang mengakibatkan disorientasi dan kedangkalan, Paus juga menyoroti pentingnya perkawinan dan hubungan keluarga yang langgeng.

Kembali ke visinya tentang Gereja yang miskin dan untuk orang miskin, Paus mendorong kita untuk memberi perhatian khusus terhadap orang-orang yang terpinggirkan dalam masyarakat, termasuk tunawisma,  pengungsi, masyarakat adat, lansia, migran, dan korban perdagangan.

Akhirnya, dokumen itu juga fokus pada tema mempromosikan perdamaian, keadilan dan persaudaraan, melalui dialog yang baik dan hormat dengan semua orang dari semua agama maupun tak beragama. Membangun hubungan yang lebih baik dengan orang Kristen lainnya, Yahudi dan Muslim, dengan semua orang untuk mempromosikan perdamaian dan memerangi fundamentalisme.

Sumber: Pope Francis releases his first Apostolic Exhortation: Evangelii Gaudium

 

Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pembangunan Sekolah Tinggi Agama Khonghucu pertama di Indonesia ditolak warga
  2. Upaya Paus Fransiskus meringankan umat Katolik bercerai dan menikah lagi ditolak para kardinal
  3. Gereja Keuskupan Ruteng dan perjuangan tolak tambang
  4. Para ahli bela keputusan Paus menikahkan pasangan bermasalah
  5. Romo Hariyanto: Negara tak boleh masuk ranah teologi
  6. Tantangan orang bercerai dan Katolik
  7. Gereja pertama di Cina diberi nama Santo Yohanes Paulus II
  8. Menag: Negara tidak boleh dikalahkan oleh kelompok intoleran
  9. Dewan Kardinal mulai membuat draf dokumen pertama untuk reformasi Vatikan
  10. Para guru Santo Paulus mainkan Opera Van Saint Paul
  1. Gereja Keuskupan Ruteng dan perjuangan tolak tambang
  2. Renungan Hari Minggu bersama Pastor Bill Grimm
  3. Etika Kebersamaan dalam Keberagaman
  4. Upaya Paus Fransiskus meringankan umat Katolik bercerai dan menikah lagi ditolak para kardinal
  5. Warisan Presiden SBY dalam hubungan antarumat beragama di Indonesia
  6. Soal GKI Yasmin, pemerintah akan jalankan putusan MA
  7. Menag harus miliki peta masalah umat
  8. Penyandang tunanetra menghibur para lansia di sejumlah panti jompo
  9. Dewan Kardinal mulai membuat draf dokumen pertama untuk reformasi Vatikan
  10. Tantangan orang bercerai dan Katolik
  1. Ini urusan Malaysia, tetangga dekat tetapi sangat beda dengan kita. Kita pastik...
    Said on 2014-09-06 07:54:00
  2. Apa yang terjadi dengan ditentukannya hanya ada 5 agama yang diakui? Dapatkah d...
    Said on 2014-09-06 07:46:00
  3. Pak Menteri mengatakan "sulit" dilakukan. Itu tidak sama dengan "tidak mungkin"...
    Said on 2014-09-06 07:15:00
  4. Ya memang perlu, khawatirnya yang 120 juta itu tidak mengerti untuk apa segala i...
    Said on 2014-09-03 15:53:00
  5. Puji Tuhan Bapak Menteri Agama yang baru tidak membiarkan yang tidak boleh dibia...
    Said on 2014-09-02 05:36:00
  6. DUC IN ALTUM...
    Said Stefanus on 2014-08-28 07:21:00
  7. Mantap. Tempatnya luas, berada di sementanjung Jafna. Disana ada benteng...penin...
    Said Alfons Liwun on 2014-08-27 11:39:00
  8. karena itu, pemerintah harus tegas terhadap kelompok2 intoleran dan suka main ha...
    Said Ama Kaka on 2014-08-23 15:03:00
  9. Romo Mangnis benar dan menang. Negara tdk boleh diurus oleh mereka yang serakah,...
    Said MAtheus on 2014-08-22 09:47:00
  10. CAHAYA CINTA KASIH~ Yakinilah bahwa Allah Swt Pencipta, Pemilik, Penguasa Alam ...
    Said Yang Setia Yang Benar on 2014-08-14 01:50:00
UCAN India Books Online