Gereja diharap suarakan perlawanan terhadap kekerasan

04/06/2015

Gereja diharap suarakan perlawanan terhadap kekerasan thumbnail

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise berharap agar Gereja-gereja di Nusa Tenggara Timur dapat membantu menyuarakan perlawanan terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ini dimintakannya, karena karena wilayah Indonesia Timur, khususnya NTT masih tinggi tingkat kekerasannya.

“Kementerian kami saat ini telah bekerja sama dengan organisasi gereja-gereja di Indonesia untuk membantu kami dalam menghentikan aksi kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya usai menyempatkan blusukan di Kupang, Rabu (3/6), seperti dilansir sinarharapan.com.

Dalam kunjungannya, Menteri Yohana menyambangi tiga lokasi; yakni Sekolah Dasar Inpres Liliba yang disebut sebagai sekolah ramah anak, Gereja Jemaat Efata serta Puskemas Ramah Anak Pasir Panjang di daerah tersebut.

“Saya harapkan agar dalam khotbah-khotbah gereja dan di ibadat-ibadat lingkungan, tolong diserukan persoalan perempuan dan anak, supaya bisa mengurangi angka kekerasan di NTT ini,” tuturnya.

Menteri Yohana mengatakan pihaknya juga telah dimintai oleh kementerian sosial untuk mendata, perempuan dan anak-anak yang rentan akan kekerasan agar bisa mendapatkan bantuan sosial.

Pesan sama ditegaskannya dalam kunjungannya ke SD Inpres Liliba, Kota Kupang. Ia berharap agar jangan sampai terjadi kekerasan antara pihak sekolah dengan anak dan antara anak dengan anak.

“Salah satu persyaratan agar sebuah kabupaten kota disebut sebagai layak anak, harus ada sekolah yang ramah anak, dan saat ini Kupang sudah mempunyai itu,” tambahnya.

Kunjungan Menteri Yohana ke SD Inpress Liliba tersebut juga untuk memastikan dan melihat secara langsung bahwa sekolah tersebut sudah ramah anak atau belum, sebab muncul pemberitahuan dari wali kota Kupang Jonas Salean bahwa sekolah tersebut ramah anak.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  2. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  3. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  4. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  5. Uskup: Rencana Keterlibatan Amerika Memperburuk Konflik Mindanao
  6. Uskup Korea Mendorong Pihak yang Bertikai Menahan Diri
  7. Renungan Hari Minggu XX Tahun A – 20 Agustus 2017
  8. Caritas Memberi Bantuan kepada Korban Banjir
  9. Timor-Leste Berjuang Membentuk Pemerintahan Baru
  10. Demo Menuntut Keadilan bagi Papua Berujung Penangkapan
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online