Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM

30/06/2015

Integrasi politik di Papua stagnan akibat pelanggaran HAM thumbnail

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai

 

Sikap sejumlah negara Melanesia yang justru lebih mendukung adanya kemerdekaan Papua menggambarkan jika Indonesia gagal menghapus anggapan ada aneksasi di wilayahnya tersebut.

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai mengatakan bahwa hal itu bisa terjadi akibat proses integrasi politik di tanah Papua selama ini selalu terhambat, salah satunya karena masalah pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang kerap terjadi.

Munculnya dukungan oleh negara-negara resmi itu dikatakan Natalius tentunya menjadi sebuah ancaman serius yang tidak bisa dibiarkan terus-menerus.

“Adanya dukungan masyarakat di bawah gereja di negara-negara Melanesia ditambah pula sikap satu-dua orang politisi di negara-negara tersebut tidak bisa dimungkiri basisnya karena sering terjadi pelanggaran HAM di Papua,” sebut Natalius kepada SH, Senin (29/6) pagi.

Untuk dapat meredam adanya dukungan dari negara-negara tetangga itu, Natalius menyarankan sudah seharusnya pemerintahan presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu melakukan pendekatan internal baru yang berbeda untuk masyarakat Papua. Natalius mengatakandiplomasi tidak bisa diselesaikan dengan pendekatan uang. Hal ini disebutnya menyangkut tindakan Indonesia belum lama ini, melalui Kementerian Luar Negeri yang justru memberi bantuan kerja sama teknis sebesar 20 juta dolar AS bagi negara-negara “Melanesian Spearhead Group” (MSG).

“Menjadi persoalan, pendekatan diplomasi kita adalah pendekatan uang. Bukan itu yang harus dilakukan. Tetapipembangunan di Papua-lah yang digenjot, dan juga dibuka dialog dengan semua komunitas di Papua. Hal ini sama sekali belum ada di zaman Presiden Jokowi,” kata Natalius.

Untuk persoalan Papua, dia juga mengungkap kalau seharusnya Presiden Jokowi mau bergerak mencari sosok yang mengerti problem secara menyeluruh di Papua. Presiden Jokowi juga harus segera membangun komunikasi terhadap seluruh komponen masyarakat yang ada di Papua.

Upaya-upaya tersebut diucapnya harus dilakukan Jokowi, mengingat pendekatan di Papua dirasakannya masih terjadi pendekatan keamanan. “Bahkan beberapa hari lalu masih ada penembakan di kabupaten Paniai. Kalau dari dulu tidak melakukan pendekatan keamanan, pasti integrasi politik di Papua sudah selesai,” sebut Natalius. (Sinar Harapan)

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  2. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  3. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  4. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  5. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  6. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  7. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  8. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  9. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  10. Pemimpin lintas agama mendoakan para pahlawan di rumah Aung San Suu Kyi
  1. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  2. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  3. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  4. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  5. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  6. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  7. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  8. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
  9. Segera laksanakan audit keuangan Gereja dan KUB....
    Said Rey on 2017-07-22 13:47:36
  10. Audit Keuangan Hirarki Gereja Katolik Perlu dan wajib. Syaratnya hanya perlu goo...
    Said AB Raturangga on 2017-07-22 11:07:47
UCAN India Books Online