Gereja Katolik menggunakan sekolah untuk menyebarkan nilai-nilai konstitusi

02/12/2015

Gereja Katolik menggunakan sekolah untuk menyebarkan nilai-nilai konstitusi thumbnail

 

Sekelompok aktivis sosial di kota Patna, India bagian timur telah meluncurkan kampanye untuk membantu para siswa memperdalam komitmen mereka terhadap konstitusi sekuler India dalam menghadapi peningkatan kasus intoleransi berbasis agama.

“Kami ingin berinteraksi dengan para siswa untuk memperdalam pengetahuan dan komitmen pada norma dan nilai konstitusi mereka,” kata Pastor Philip Manthara, koordinator Forum untuk Hak Warga.

Forum ini terlibat dalam pelatihan para siswa di sekolah menengah di Bihar. Mereka sudah membahas sekitar 1.800 siswa di enam sekolah di dan sekitar ibukota Patna.

Konstitusi ini menekankan nilai-nilai “kedaulatan, sosialis, sekuler, demokratis” yang tercantum dalam pembukaan.

“Tekad kami adalah memberdayakan warga negara kami, terutama kaum muda, melalui pendidikan hak dan kewajiban membuat India menjadi demokrasi dan matang, memastikan keadilan, kebebasan, kesetaraan dan persaudaraan, untuk menciptakan masyarakat  inklusif, melestarikan dan memperkuat  masyarakat yang pluralis dan beragam,” kata Pastor Manthara.

Program ini muncul pada saat laporan media menunjukkan bahwa kasus intoleransi terhadap keragaman agama dan etnis di negara itu telah meningkat setelah Partai Bharatiya Janata (BJP) pro-Hindu berkuasa pada Mei 2014.

Kelompok Hindu garis keras, yang bekerja membuat India sebagai negara Hindu telah meningkatkan kekerasan terhadap minoritas-minoritas agama dan etnis dengan kemenangan BJP, kata laporan.

Pastor Manthara mengatakan sementara “agama dan kasta terbelah, konstitusi itu menyatukan. Itulah sebabnya mengapa penting.”

Program empat jam itu terdiri dari pengenalan umum konstitusi dan tes pembukaan. Sebuah tim pengacara dan ahli, termasuk aktivis akar rumput dan pekerja Gereja memimpin program itu.

Adhithi, seorang siswa kelas sembilan dari SMA St. Joseph mengatakan program itu membantu dia “menghargai kerja keras dari para ahli yang merancang konstitusi itu bagi pembangunan bangsa.”

Forum ini telah mengadakan interaksi pertama di sekolah ini tiga bulan lalu.

Penyusunan konstitusi India selesai 26 November 1949, tanggal yang diperingati setiap tahun sebagai hari konstitusi. Dokumen ini diumumkan pada 26 Januari 1950, yang diperingati sebagai Hari Republik.

Sumber: ucanews.com




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  2. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  3. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  4. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  5. Uskup: Rencana Keterlibatan Amerika Memperburuk Konflik Mindanao
  6. Uskup Korea Mendorong Pihak yang Bertikai Menahan Diri
  7. Renungan Hari Minggu XX Tahun A – 20 Agustus 2017
  8. Caritas Memberi Bantuan kepada Korban Banjir
  9. Timor-Leste Berjuang Membentuk Pemerintahan Baru
  10. Demo Menuntut Keadilan bagi Papua Berujung Penangkapan
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online