Gua Maria Sendangsono, wisata religi umat Katolik

26/01/2016

Gua Maria Sendangsono, wisata religi umat Katolik thumbnail

 

Bagi yang menyukai wisata-wisata religi, banyak tempat-tempat menarik yang dapat dikunjungi di Indonesia. Tidak hanya bagi kalangan umat Islam yang mayoritas, umat Proyestan, Katolik, Hindu, Buddha dan yang lainnya juga memiliki destinasi wisata religi.

Salah satunya dalam tempat wisata religi yang dijadikan tempat ziarah umat Katolik, yakni Sendangsono. Komplek Sendangsono dikenal sebagai tempat yang begitu syahdu. Tempat peribadatan umat Katolik ini memiliki paduan arsitektur dan alam terlihat begitu cantik.

Sendangsono merupakan tampat ziarah untuk agama Katolik karena disana terdapat Gua Maria. Sebagai tempat ziarah favorit, Sendangsono selalu kedatangan banyak pengunjung setiap harinya, dan akan meningkat pada akhir pekan. Pada Mei dan Oktober peziarah akan lebih ramai lagi karena merupakan Bulan Maria dan Bulan Rosario.

Keberadaan Sendangsono tak luput dari peran Romo Van Lith SJ, rohaniawan Belanda yang lama tinggal di Pulau Jawa. Hal itu juga menandakan bahwa Sendangsono tidak bisa dilepaskan dari lingkaran sejarah Gereja Katolik di Pulau Jawa mengingat Romo Van Lith sendiri merupakan salah satu rohaniwan yang menyebarkan ajaran Katolik di Pulau Jawa.

Pada 14 Desember 1904 silam Romo Van Lith membaptis 171 warga setempat dengan air dari kedua pohon sono, termasuk Bapak Barnabas sebagai katekumen pertama. Dua puluh lima tahun kemudian tepatnya 8 Desember 1929 Sendangsono dinyatakan resmi menjadi tempat penziarahan oleh Romo J.B. Prennthaler SJ.

Pada 1945 Pemuda Katolik Indonesia berkesempatan berziarah ke Lourdes, dari sana mereka membawa batu tempat penampakan Bunda Maria untuk ditanamkan di bawah kaki Bunda Maria Sendangsono sebagai reliqui sehingga Sendangsono disebut Gua Maria Lourdes Sendang Sono.

Dibangun secara bertahap sejak tahun 1974, hanya dengan mengandalkan sumbangan umat. Budayawan dan rohaniawan, YB Mangunwijaya yang memberi sentuhan arsitektur. Konsep pembangunan kompleks Sendangsono ini bernuansa Jawa, ramah lingkungan. Bahan bangunannya memanfaatkan hasil alam.

Tahun 1991, kompleks bangunan Sendangsono mendapat penghargaan arsitektur terbaik dari ikatan arsitek Indonesia, untuk kategori kelompok bangunan khusus.

Di dalam komplek Sendangsono dibagi menjadi dua bagian – area pelataran dan area central. Area pelataran biasa digunakan untuk para peziarah untuk beristirahat sesudah atau sebelum melakukan ritual.

Karena untuk mencapai Gua Maria Sendangsono, kita harus menempuh perjalanan selama 2 jam dari Kota Jogja, melintasi jalan perbukitan yang tidak terlalu besar. Sedangkan di area central terdapat Gua Maria yang biasa digunakan untuk melakukan ritual doa.

Di dalam area ini para pengunjung diharapkan dapat menjaga sikap hening dan tenang agar tidak mengganggu pengunjung lain yang sedang berdoa.

Di area Gua Maria terdapat banyak lilin dan bunga-bunga yang biasanya dibawa oleh penunjung. Di sebelah Gua Maria terdapat Kapel Tritunggal Mahakudus yang memiliki atap sebanyak tiga lapis yang menggambarkan Trinitas dalam ajaran Katolik.

Keindahan arsitektur Sendangsono pernah meraih Aga Khan Award tahun 1991. Komplek Ziarah Sendangsono dirancang oleh Romo Mangun Wijaya yang juga merupakan arsitek kondang di Indonesia. Sendangsono berhasil memadukan antara keindahan arsitektur berdampingan degan kendahan alam yang membuatnya sangat nyaman untuk di kunjungi.

Tempat wisata ini tidak hanya dikagumi umat Katolik, tetapi juga para arsitektur dan penggemar karya arsitektur. Lokasi kompleks ini berada di Desa Banjaroyo, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Gua Maria Sendangsono dikelola oleh Paroki St. Maria Lourdes di Promasan.

Pada 17 Oktober 2004, diadakan prosesi dan Misa Kudus, yang dipimpin Mgr Ignatius Suharyo  untuk memperingati 100 tahun Sendangsono. (iBerita.com/wikipedia)

Foto: sabdatamatours.wordpress.com

One Comment on "Gua Maria Sendangsono, wisata religi umat Katolik"

  1. alat pemadam api on Sun, 9th Jul 2017 1:09 am 

    Gua Maria Sendangsono, wisata religi umat Katolik masa saya baru tau ada. trims udah berbagi info. izin saya bagikan di facbook




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  2. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  3. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  4. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  5. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  6. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  7. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  8. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  9. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  10. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  1. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  2. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  3. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  4. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  5. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  6. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  7. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  8. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  9. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  10. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
UCAN India Books Online