Warga Tamil menuntut hak untuk menghormati korban perang

19/02/2016

Warga Tamil menuntut hak untuk menghormati korban perang thumbnail

 

Warga Tamil di Sri Lanka Utara menuntut hak mereka untuk mengenang anggota keluarga mereka yang meninggal selama perang sipil beberapa dekade yang berakhir tahun 2009, yang sebelumnya pernah dilarang pemerintah, kata seorang imam.

Pastor Pathinathan Josephdas Jebaratnam, vikjen Keuskupan Jaffna mengatakan pada 17 Februari bahwa warga Tamil menuntut hak mereka untuk mengenang anggota keluarga mereka yang meninggal dan pemerintah mengatur undang-undang melarang kelompok-kelompok garis keras yang mempromosikan ketegangan dan konflik antara suku, ras, dan agama.

Sehari sebelumnya, Pastor Jebaratnam bertemu dengan anggota Komite Reformasi Konstitusi yang dibentuk pemerintah. Komite ini mencari ide-ide untuk menyusun konstitusi baru bagi negara.

Pastor Jebaratnam mengatakan kepada ucanews.com bahwa hingga tahun lalu orang-orang Tamil tidak dapat mengenang anggota keluarga mereka yang meninggal.

Tahun 2015, pemerintah baru Sri Lanka mencabut sebagian larangan untuk memperingati korban Tamil yang meninggal.

Lebih dari 60.000 pemberontak Tamil dan warga sipil tewas dalam perang tersebut.

“Sama seperti keluarga para tentara Sri Lanka mengingat orang-orang tercinta mereka yang meninggal dalam perang, orang-orang di Utara dan Timur harus diizinkan untuk mengenang anggota keluarga mereka yang meninggal dengan cara yang  layak, bebas dan bermartabat,” kata Pastor Jebaratnam dalam pernyataan yang diserahkan kepada komite itu.

Pastor Jebaratnam juga mengatakan bahwa perlu ada jaminan yang memadai dalam konstitusi baru untuk memastikan hak-hak dasar masyarakat minoritas dan melarang kelompok-kelompok ekstremis yang menghasut ketegangan dan konflik, termasuk kelompok Bodu Bala Sena.

Jika langkah-langkah tegas tidak diambil sekarang untuk menjamin keselamatan dan keamanan semua warga Sri Lanka, maka siklus kekerasan bisa terjadi lagi, “di mana negara ini tidak mampu menangani,” kata Pastor Jebaratnam.

Pastor Jebaratnam mengatakan warga Tamil mendukung pemerintahan federal, yang memberikan kesempatan bagi mereka untuk hidup dengan lebih bebas “sehingga orang Tamil akan merasa bahwa mereka memiliki hak yang sama.”

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pro dan kontra seputar rencana pembangunan patung Yesus di Papua
  2. Vatikan desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan
  3. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  4. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  5. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  6. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  7. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  8. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  9. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  10. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  1. Kira kira Yesus akan bilang apa?...
    Said Jenny Marisa on 2017-04-28 20:01:14
  2. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  3. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  4. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  5. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  6. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  7. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  8. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  9. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  10. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
UCAN India Books Online