Keuskupan Hong Kong menyerukan penyelidikan bentrokan

23/03/2016

Keuskupan Hong Kong menyerukan penyelidikan bentrokan thumbnail

 

Komisi Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Hong Kong menuntut agar pemerintah membentuk sebuah komite independen untuk menyelidiki bentrokan di antara polisi dan pengunjuk rasa yang terjadi selama Tahun Baru Cina (Imlek).

Bentrokan itu pecah pada 8 Februari di antara polisi dan warga setempat yang memprotes penghapusan penjualan makanan tanpa izin di Kabupaten Mongkok, Hong Kong. Polisi melepaskan dua tembakan peringatan ketika para demonstran menyalakan api dan menyerang petugas.

Puluhan orang ditangkap dan mengalami luka-luka dalam kekerasan terburuk di Hong Kong itu yang telah terlihat sejak protes pro-demokrasi tahun 2014.

Komisi Keadilan dan Perdamaian mengedarkan petisi kepada umat menuntut pemerintah membentuk sebuah komite independen, yang memungkinkan pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan yang menyeluruh penyebab protes dan kekerasan serta bagaimana mencegahnya di masa depan.

Dewan Legislatif Hong Kong mengumumkan pada 16 Maret bahwa pihaknya akan membentuk sebuah komite untuk menyelidiki bentrokan itu. Tapi, anggota Komisi Keadilan dan Perdamaian Susanna Lee mengatakan penyelidikan dewan adalah internal. Komisi mencari investigasi independen.

Uskup Auksilier Hong Kong Mgr Joseph Ha Chi-shing juga mendesak pemerintah untuk membentuk komite untuk menyelidiki apa yang menyebabkan protes dan kekerasan.

Protes itu dipicu oleh upaya polisi untuk menghapus penjualan makanan ilegal di jalan-jalan Mongkok selama perayaan Imlek. Sementara para pedagang tanpa izin, kehadiran mereka dianggap sebagai tradisi lokal. Para pengunjuk rasa melihat tindakan keras oleh Beijing melanggar pada kehidupan dan budaya Hong Kong, lapor AP.

Ketika para polisi bergerak, pengunjuk rasa melempari mereka dengan batu bata dan puing-puing lainnya. Setidaknya 24 orang ditangkap. Kepala Eksekutif Hong Kong Leung Chun-ying mengatakan 80 aparat dan empat wartawan mengalami luka-luka, lapor AP.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemimpin lintas agama mendoakan para pahlawan di rumah Aung San Suu Kyi
  2. Sr. Sesilia Ketut SSpS menjadi harapan warga yang mengungsi dari Timor-Leste
  3. Siswi Sekolah Katolik demo menentang pembunuhan karena narkoba
  4. RUU ‘Pelindungan Umat Beragama’ membahayakan kalangan minoritas
  5. Renungan Minggu XVI Tahun A – 23 Juli 2017
  6. Orang Kristen di Bangladesh diminta lebih terlibat dalam politik
  7. Menyita paspor terpidana pedofilia adalah langkah tepat 
  8. Umat Katolik Hong Kong mengenang Liu Xiaobo dalam Misa Requiem
  9. Koleksi buku Katolik milik Soekarno tersimpan rapi di Bengkulu
  10. Keluarga Katolik Pakistan melarikan diri setelah tuduhan penistaan
  1. imbauan KPK kpd GK spy mengaudit keuangan gereja lebih diharapkan agar menjadi c...
    Said Patricius HBK on 2017-07-21 13:49:20
  2. Dalam artikel diatas sama sekali tidak disebut diiaudit oleh KPK tapi ditekankan...
    Said anton widjaja on 2017-07-21 13:17:16
  3. Saya kurang setuju bila KPK mengaudit, karena bukan badan atau kantor di pemerin...
    Said Jumtu Bagus on 2017-07-21 11:10:19
  4. KPK,gak boleh asa bergerak kesemua arah,fokus kepada keuangan negara,karena keua...
    Said ROSSY on 2017-07-21 10:28:53
  5. bukan diaudit oleh KPK tetapi diaudit oleh tim yg dibentuk oleh gereja sendiri /...
    Said Yanto Lamawato on 2017-07-21 10:01:03
  6. Absolute power corrupts absolutely Ingat. Runtuhnya kekuasaan gereja Katolik ...
    Said anton widjaja on 2017-07-21 07:26:18
  7. Jadi semakin yakin ada yang tidak beres dg keuangan paroki Kristoforus....
    Said anton widjaja on 2017-07-21 07:23:17
  8. Tidak bermaksud menghalang-halangi niat/usulan KPK dalam rangka pelaksanaan audi...
    Said Alex on 2017-07-21 06:53:41
  9. Audit keuangan GEREJA itu penting utk transparansi yg akan membuat Jemaat/Umatme...
    Said Alexander Katuuk on 2017-07-20 20:59:10
  10. Audit keuangan di tubuh gereja penting utk menunjukkan tanggung jawab para penge...
    Said Don Suban Garak on 2017-07-20 19:12:24
UCAN India Books Online