Aksi massa damai untuk kemerdekaan Papua

14/04/2016

Aksi massa damai untuk kemerdekaan Papua thumbnail

Sekitar 5.000 warga Papua, termasuk para anggota Komite Nasional Papua Barat pro Kemerdekaan, aktivis dan mahasiswa menggelar demonstrasi di Jayapura, Papua. (Foto: Benny Mawel)

 

Demonstrasi damai mendukung kemerdekaan Papua diadakan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat pada 13 April.

Ada banyak aparat keamanan mengawal demonstrasi tersebut yang dihadiri oleh ribuan orang di Jayapura, ibukota Provinsi Papua.

Para demonstran menuntut agar United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) diterima sebagai anggota Melanesian Spearhead Group (MSG).

“Kami memiliki hak untuk menjadi anggota MSG. Kami adalah warga Melanesia, kami bukan warga Indonesia,” kata Bazooka Logo, juru bicara Komite Nasional Papua Barat pro kemerdekaan, kepada para demonstran di depan  Universitas Cendrawasih.

MSG adalah sebuah organisasi antar pemerintah yang terdiri dari Papua Nugini, Kepulauan Solomon, Fiji dan Vanuatu, serta Kanak Socialist National Liberation Front, sebuah partai politik dari Kaledonia Baru.

ULMWP saat ini memiliki status pengamat.

“Kami mengatakan ‘tidak’ untuk Indonesia. Indonesia bukan Melanesia. Indonesia adalah Melayu, yang tidak memiliki hak untuk menjadi anggota MSG, tetapi Papua bukan Melayu,” kata Logo.

0414g

Para demonstran menuntut ULMWP diterima sebagai anggota MSG. (Foto: Benny Mawel)

Daniel Gobay, seorang seminaris dari Sekolah Tinggi Filsafat dan Teologi Fajar Timur di Abepura, mengatakan pemerintah Indonesia harus memahami bahwa rakyat Papua memiliki hak untuk menentukan nasibnya sendiri.

“Pemerintah Indonesia harus tahu bahwa permintaan seperti itu harus dihormati,” kata Gobay.

Menurut Logo, aksi unjuk rasa serupa juga diselenggarakan serentak di beberapa daerah di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Aksi unjuk rasa juga diadakan di kota-kota – Yakuhimo, Manokwari, Fak-Fak, Merauke, Timika dan Sorong.

Saat aksi damai, Logo mengatakan kepada ucanews.com bahwa 11 anggota Komite Nasional Papua Barat ditangkap oleh polisi setempat selama reli di Jayapura. Di Merauke, 13 anggota komite itu ditangkap selama reli di sana.

“Mereka masih ditahan di kantor polisi setempat. Kami tidak tahu kapan mereka akan dibebaskan,” kata Logo.

Kapolres Kota Jayapura, Jeremias Rontini mengatakan para demonstran di Jayapura ditangkap karena mereka belum memperoleh izin untuk aksi itu.

Pada 5 April, 15 anggota komite itu ditangkap di distrik Mimika, Papua, selama doa untuk ULMWP agar diterima sebagai anggota MSG.

Pastor Neles Tebay dari Keuskupan Jayapura mengatakan bahwa Gereja Katolik telah bekerja sama dengan semua pemimpin agama, menyerukan dialog damai untuk menyelesaikan konflik Papua.

“Kami akan terus mempromosikan dialog sampai dialog resmi antara pemerintah Indonesia dan orang Papua yang diwakili oleh United Liberation Movement for West Papua demi perdamaian abadi,” kata Pastor Neles dalam pertemuan dengan sejumlah uskup dari Papua Nugini dan Kepulauan Solomon, 9 April.

0414h

Ratusan personil polisi dan TNI mengawal aksi damai, yang diselenggarakan di depan Universitas Cendrawasih, Jayapura, Provinsi Papua. (Foto: Benny Mawel)

 

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sri Lanka batal mengikuti Asian Youth Day di Indonesia
  2. Uskup Pakistan menuntut tindakan tegas pada teroris
  3. Ratusan katekis belajar cara berbicara tentang seks kepada remaja
  4. Perempuan Katolik Bangladesh akhirnya mendapat jabatan tinggi
  5. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  6. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  7. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  8. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  9. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  10. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  1. Semoga masalah ini cepat selesai....
    Said meldy on 2017-07-27 08:51:19
  2. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  3. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  4. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  5. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  6. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  7. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  8. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  9. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  10. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
UCAN India Books Online