Calon presiden menandatangani perjanjian untuk pemilu jujur dan damai

03/05/2016

Calon presiden menandatangani perjanjian untuk pemilu jujur dan damai thumbnail

Kardinal Luis Antonio Tagle menyaksikan calon presiden Manuel Roxas menandatangani perjanjian untuk pemilu damai.

 

Para calon presiden pemilu bulan ini menandatangani perjanjian untuk pemilu yang “bertanggung jawab, transparan, damai dan jujur” selama Misa yang dipimpin oleh Kardinal Luis Antonio Tagle di Katedral Manila pada 2 Mei.

Dari lima calon presiden, hanya Manuel Roxas dan Jejomar Binay hadir dalam acara tersebut.

“Menjadi kandidat, Anda perlu tahu bahwa itu adalah berkat yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Kardinal Tagle. “Jika Anda menang, itu berarti Anda harus mewakili mimpi rakyat dan kebaikan bersama,” tambahnya.

Dalam penandatanganan perjanjian, yang dirancang oleh para pemimpin Gereja Katolik, para calon berjanji untuk mendukung hak rakyat untuk memilih, menghindari “politik pribadi, melindungi,” dan “menahan diri dari penggunaan senjata, preman dan emas.”

Para kandidat diwajibkan “menegur saudara, teman, pengikut, dan pendukung untuk berhenti menggunakan kekerasan, penipuan, dan praktik yang tidak adil dan tidak jujur lainnya.”

Kardinal Tagle mengatakan para calon juga memiliki “tanggung jawab besar.”

“Berkat tidak bisa datang tanpa tanggung jawab. Mereka berjalan seiring,” kata prelatus itu. Dia mendesak para calon “mempelajari kebutuhan riil masyarakat” dan melampaui kepentingan partai politik.

Kardinal itu mengatakan bahwa di beberapa negara orang masih tidak memiliki kesempatan untuk memilih pemimpin mereka.

“Kita berpartisipasi melalui suara kita demi memperbaiki nasib negara kita,” kata Kardinal Tagle.

Umat Katolik didesak tidak memilih calon ‘tercela secara moral’.

Sementara itu, para uskup negara itu mengeluarkan surat gembala pada 1 Mei mendesak umat Katolik Filipina untuk tidak memilih calon presiden yang memiliki moral tercela.

“Tidak semuanya adalah permainan yang adil dalam politik,” tulis surat gembala yang ditandatangani oleh Uskup Agung Socrates Villegas, ketua presidium Konferensi Waligereja Filipina.

“Keinginan untuk perubahan dimengerti. Orang-orang kami telah menderita akibat ketidakmampuan dan ketidakpedulian,” kata Uskup Agung Villegas.

“Tapi, pemilu ini tidak bisa mendukung calon yang hanya wacana, tapi juga tindakan yang menunjukkan memperhatikan hak-hak semua orang,” tambahnya.

Dalam surat gembala tersebut para uskup mengajak  umat Katolik untuk terus berdoa Rosario demi pemilu damai.

Para uskup mengatakan Gereja selalu menuntut para pemilih Katolik bahwa mereka memberikan suara mereka tidak hanya sebagai “warga negara, tetapi juga sebagai pernyataan iman secara publik.”

Para uskup mengatakan para calon tidak “menipu atau menyesatkan rakyat dengan kebohongan, apalagi menipu rakyat.”

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  2. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  3. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  4. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  5. Uskup: Rencana Keterlibatan Amerika Memperburuk Konflik Mindanao
  6. Uskup Korea Mendorong Pihak yang Bertikai Menahan Diri
  7. Renungan Hari Minggu XX Tahun A – 20 Agustus 2017
  8. Caritas Memberi Bantuan kepada Korban Banjir
  9. Timor-Leste Berjuang Membentuk Pemerintahan Baru
  10. Demo Menuntut Keadilan bagi Papua Berujung Penangkapan
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online