Para imam, aktivis HAM menyambut baik RUU Hak Atas Informasi

28/06/2016

Para imam, aktivis HAM menyambut baik RUU Hak Atas Informasi thumbnail

RUU Hak atas Informasi disahkan di Parlemen Sri Lanka, 24 Juni 2016.

 

Para pastor dan aktivis hak asasi manusia (HAM) menyambut baik pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Atas Informasi (RTI) oleh Parlemen Sri Lanka pada 24 Juni.

Undang-Undang (UU) baru itu akan memungkinkan warga mengakses beberapa jenis informasi publik, termasuk data pribadi, dokumen keamanan nasional, informasi perdagangan yang sensitif, kekayaan intelektual dan dokumen medis.

Perdana Menteri Sri Lanka Ranil Wickremesinghe mengatakan UU RTI akan menghapus korupsi. Pemerintahnya telah berencana melatih sekitar 4.000 lembaga negara  dan 12.000 pejabat dalam menangani permintaan informasi.

Pastor Sarath Iddamalgoda, ketua Gerakan Solidaritas Kristen Keuskupan Agung Colombo, percaya UU itu akan membantu masyarakat berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi.

“Ini akan mengurangi kasus korupsi dan mempromosikan tata pemerintahan yang baik. Warga benar-benar diberdayakan,” kata Pastor Iddamalgoda.

“Sebagai contoh, di sebuah desa tertentu otoritas mungkin memutuskan untuk mengembangkan sistem kanal. Warga desa perlu tahu apa-apa tentang rencana yang diusulkan, berapa banyak biaya, apa spesifikasi teknis; oleh karena itu UU ini sangat penting di tingkat lokal serta di tingkat nasional,” katanya.

Pastor Reid Shelton Fernando mengatakan di bawah UU RTI dapat mengajukan pertanyaan dan pihak berwenang tidak akan mampu “menyembunyikan apa pun di bawah karpet.”

Ia percaya jika orang-orang memanfaatkan hukum itu akan mencegah korupsi dalam transaksi keuangan dan menciptakan transparansi yang lebih besar.

“Yang penting adalah tidak hanya bahwa tindakan ini telah disahkan di Parlemen, tapi orang tahu apa implikasinya dan apa hak-hak mereka berada di bawahnya,” katanya.

Jagath Liyanaarachchi, pengacara dari Transparency International Sri Lanka dan advokat publik RUU itu, mengatakan UU itu akan memungkinkan akses ke informasi pemerintah yang sebelumnya dilarang.

“Banyak ahli dan tokoh masyarakat sipil terlibat dalam proses amandemen. Pandangan dari masyarakat umum dikumpulkan. Sebuah panel dari 40 ahli dibentuk untuk melihat RUU RTI di negara lain sebelum disahkan,” kata Liyanaarachchi.

“RUU itu dirancang dengan bantuan dari semua kelompok dan saya pikir itu akan menjadi tindakan yang baik di masa depan,” katanya.

Parlemen Sri Lanka telah lama berjuang untuk mengesahkan RUU itu karena masalah keamanan selama perang sipil Sri Lanka. “Kami telah berbicara tentang masalah ini sejak tahun 1994,” kata Liyanaarachchi.

Amirthanayagam Nixon, ketua Aliansi Media Tamil, percaya UU itu akan menjadi keuntungan bagi wartawan untuk melakukan investigasi.

“Adanya undang-undang ini, kini para wartawan bisa mendapatkan informasi yang dapat dipercaya dari para pejabat publik. Sebelumnya beberapa birokrasi tidak bersedia memberikan informasi atau hanya memberikan informasi off the record,” kata Nixon.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pemimpin lintas agama mendoakan para pahlawan di rumah Aung San Suu Kyi
  2. Sr. Sesilia Ketut SSpS menjadi harapan warga yang mengungsi dari Timor-Leste
  3. Siswi Sekolah Katolik demo menentang pembunuhan karena narkoba
  4. RUU ‘Pelindungan Umat Beragama’ membahayakan kalangan minoritas
  5. Renungan Minggu XVI Tahun A – 23 Juli 2017
  6. Orang Kristen di Bangladesh diminta lebih terlibat dalam politik
  7. Menyita paspor terpidana pedofilia adalah langkah tepat 
  8. Umat Katolik Hong Kong mengenang Liu Xiaobo dalam Misa Requiem
  9. Koleksi buku Katolik milik Soekarno tersimpan rapi di Bengkulu
  10. Keluarga Katolik Pakistan melarikan diri setelah tuduhan penistaan
  1. imbauan KPK kpd GK spy mengaudit keuangan gereja lebih diharapkan agar menjadi c...
    Said Patricius HBK on 2017-07-21 13:49:20
  2. Dalam artikel diatas sama sekali tidak disebut diiaudit oleh KPK tapi ditekankan...
    Said anton widjaja on 2017-07-21 13:17:16
  3. Saya kurang setuju bila KPK mengaudit, karena bukan badan atau kantor di pemerin...
    Said Jumtu Bagus on 2017-07-21 11:10:19
  4. KPK,gak boleh asa bergerak kesemua arah,fokus kepada keuangan negara,karena keua...
    Said ROSSY on 2017-07-21 10:28:53
  5. bukan diaudit oleh KPK tetapi diaudit oleh tim yg dibentuk oleh gereja sendiri /...
    Said Yanto Lamawato on 2017-07-21 10:01:03
  6. Absolute power corrupts absolutely Ingat. Runtuhnya kekuasaan gereja Katolik ...
    Said anton widjaja on 2017-07-21 07:26:18
  7. Jadi semakin yakin ada yang tidak beres dg keuangan paroki Kristoforus....
    Said anton widjaja on 2017-07-21 07:23:17
  8. Tidak bermaksud menghalang-halangi niat/usulan KPK dalam rangka pelaksanaan audi...
    Said Alex on 2017-07-21 06:53:41
  9. Audit keuangan GEREJA itu penting utk transparansi yg akan membuat Jemaat/Umatme...
    Said Alexander Katuuk on 2017-07-20 20:59:10
  10. Audit keuangan di tubuh gereja penting utk menunjukkan tanggung jawab para penge...
    Said Don Suban Garak on 2017-07-20 19:12:24
UCAN India Books Online