Duet Pastor-Ustaz maju dalam Pilkada Tapanuli Tengah 2017

04/07/2016

Duet Pastor-Ustaz maju dalam Pilkada Tapanuli Tengah 2017 thumbnail

Pastor Rantinus Manalu dan Ustaz M Sodikin Lubis.

 

Bakal pasangan calon Pilkada Tapanuli Tengah 2017 mendatang mulai bermunculan. Salah satunya adalah Rantinus Manalu dan M Sodikin Lubis yang memilih jalur perseorangan atau independen.

Keduanya menarik perhatian masyarakat Tapteng karena masing-masing berprofesi sebagai pastor dan ustaz, pemuka dua agama yang berbeda.

“Saya bersama Ustaz Sodikin maju di Pilkada Tapteng atas dukungan dan dorongan dari masyarakat untuk perbaikan Tapteng ke depan,” ujar Pastor Rantinus, seperti dilansir Batakgaul.com.

Hal itu disampaikannya dalam acara deklarasi yang digelar di rumah pemenangan Pastor Rantinus Malau-Ustaz Sodikin (Paus), Jl Padangsidimpuan Km 8,5 No 138, Sibuluan Indah, Tapanuli Tengah, belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Pastor Rantinus berjanji akan memimpin Kabupaten Tapanuli Tengah dengan tegas, bahkan lebih tegas dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Lebih dari sikap ketegasan Ahok akan saya lakukan dalam memimpin pemerintahan, untuk memberikan keadilan, memperjuangkan hak rakyat dan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di daerah ini,” ujar Pastor Rantinus.

Meski akan meniru ketegasan Ahok, Pastor Rantinus tidak akan mengadopsi gaya berbicara orang nomor satu di DKI Jakarta itu.

“Kalau Ahok kan nada bicaranya agak keras, tetapi saya kan pastor, jadi sebaliknya kalau saya,” katanya.

Soal keputusan maju di Pilkada Tapanuli Tengah 2015, Pastor Rantinus mengakui awalnya ragu. Namun, atas desakan dan dukungan dari berbagai kalanagan masyarakat, dia akhirnya memutuskan untuk maju.

“Saya lihat selama ini, kepemimpinan di Tapteng belum berpihak kepada masyarakat,” ujarnya.

“Keinginan masyarakat tidak terealisasi, penyerobotan lahan dan akan melakukan perubahan sistim birokrasi dan masih banyak lagi,” katanya lagi.




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online