UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

VPI menjaring lebih banyak pemimpin Katolik

Juli 19, 2016

VPI menjaring lebih banyak pemimpin Katolik

 

Ketua sebuah organisasi awam Katolik yang baru didirikan untuk mendorong partisipasi awam Katolik terkait isu-isu sosial-politik mengatakan organisasi ini membantu persiapan para calon politisi Katolik untuk maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun depan.

“Kami akan membantu mempersiapkan para politisi Katolik untuk maju dalam pilkada dengan mengadakan sesi pelatihan,” kata Handoyo Budhi Sejati, ketua Vox Point Indonesia (VPI), sebuah organisasi awam Katolik yang didirikan pada Maret tahun ini.

“Pelatihan ini akan melibatkan para politisi Katolik bagaimana menangani masalah birokrasi dan manajerial,” katanya kepada ucanews.com.

Budhi berbicara setelah acara pendirian VPI cabang Banten pada 17 Juli di Tangerang.

“Rencana kami adalah melibatkan anggota DPR RI untuk memberikan pelatihan, yang akan diadakan sekitar tiga atau empat bulan, katanya.

“Kami berharap kami dapat menginspirasi lebih banyak politisi Katolik di negara ini,” tambahnya.

Saat ini hanya 18 dari 560 legislator yang duduk di DPR RI beragama Katolik.

“Ini adalah jumlah yang sangat kecil. Itu sebabnya Vox Point Indonesia didirikan. Kami ingin membantu mempersiapkan calon politisi Katolik menjadi pemimpin di tingkat nasional, regional dan lokal,” kata Budhi.

Ini kesempatan pertama bagi VPI untuk mendorong politisi Katolik untuk maju dalam putaran kedua pilkada yang ditetapkan pada 15 Februari tahun depan.

Para pemilih dari tujuh provinsi, 18 kota dan 76 kabupaten akan memberikan suara mereka dalam pilkada tersebut.

Pilkada putaran pertama diselenggarakan tahun 2015.

Budhi juga mendorong kaum awam Katolik berpartisipasi aktif dalam pilkada mendatang.

“Keterlibatan kaum awam Katolik sangat penting. Ini berarti bahwa mereka harus memahami track record calon. Jangan memilih calon yang tidak memiliki pengetahuan politik,” katanya.

Yohanes Nur Wahyudi, ketua VPI cabang Banten, mengatakan bahwa ia akan mendorong umat Katolik berperan lebih aktif dalam politik di daerah menyusul pendirian kelompoknya.

“Berdasarkan rekomendasi dari ketua Vox Point Indonesia, kami akan mengadakan seminar dan pelatihan bagi umat Katolik setempat dalam waktu dekat,” katanya.

Eusebius Binsasi, dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama, mendesak VPI untuk menekan pada nilai-nilai anti-korupsi.

“Setiap orang yang mengalami iman Katolik mereka juga harus menjalani hidup mereka dengan tidak korupsi. Semua pejabat dan anggota Vox Point Indonesia harus melakukan,” katanya.

Sumber: ucanews.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi