Vatikan memberikan penghargaan kepada dua warga Banglades

23/08/2016

Vatikan memberikan penghargaan kepada dua warga Banglades thumbnail

Promod Mankin (kiri) dan Benedict Alo D'Rozario (kanan).

 

Vatikan telah menganugerahkan penghargaan bergengsi kepada dua orang Katolik Banglades yang menonjol terkait kontribusi mereka yang luar biasa terhadap Gereja dan masyarakat Banglades.

Benedict Alo D’Rozario, mantan direktur eksekutif Karitas Banglades, lembaga pelayanan sosial Gereja Katolik, serta politisi Katolik dan anggota parlemen Promod Mankin dianugerahi “Pro Ecclesia et Pontifice,” juga dikenal sebagai ‘Cross of Honor‘ pada 19 Agustus.

Penghargaan ini adalah tertinggi dari Paus yang diberikan kepada umat Katolik atas pelayanan mereka terhadap Gereja dan masyarakat.

D’Rozario dan Mankin adalah orang awam pertama dari Banglades menerima penghargaan itu.

Uskup Agung Georger Kocherry, Duta Besar Vatikan untuk Banglades menyerahkan penghargaan itu kepada D’Rozario dan Mamata Areng, istri Mankin di sekretariat Konferensi Waligereja Banglades di Dhaka.

Semua delapan uskup Banglades dan sekitar 60 perwakilan dari komunitas Katolik menghadiri upacara tersebut.

D’Rozario mulai bekerja untuk Karitas tahun 1987 dan pensiun pada 23 Juni tahun ini setelah menjabat sebagai direktur eksekutif Karitas selama 11 tahun.

Dia juga sebagai anggota dewan dari Akademi Kepausan untuk Kehidupan, Caritas Internasional, Universitas Notre Dame Banglades dan berita mingguan Katolik Pratibeshi (Sesama).

Meskipun Kristen menjadi minoritas kecil, yang mewakili kurang dari setengah persen dari penduduk Banglades yang mayoritas Muslim dengan sekitar 160 juta orang, Karitas telah membuat langkah besar dalam pembangunan masyarakat miskin dan terpinggirkan sejak kemerdekaan tahun 1971.

Saat ini, delapan kantor Karitas regional membantu 2 juta keluarga melalui 95 proyek yang meliputi berbagai program termasuk pendidikan, pelatihan kejuruan, mata pencaharian, air, sanitasi, dan kesehatan.

Mankin mulai pekerjaannya sebagai seorang guru di sebuah sekolah yang dikelola Gereja. Dia kemudian mengejar karir dalam bidang hukum dan pembangunan. Dia bekerja sebagai direktur regional Karitas di Mymensingh (1987-1990).

Tahun 1991, ia terpilih sebagai anggota parlemen untuk Partai Liga Awami dan menjabat sebagai Menteri Kebudayaan (2009-2012) dan Menteri Kesejahteraan Sosial dari tahun 2012 hingga wafatnya pada 11 Mei tahun ini.

Mankin berperan luar biasa dalam memperjuangkan hak-hak masyarakat Kristen dan suku serta dipuji atas usahanya dalam meningkatkan keharmonisan antar denominasi Kristen di Banglades.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sri Lanka batal mengikuti Asian Youth Day di Indonesia
  2. Uskup Pakistan menuntut tindakan tegas pada teroris
  3. Ratusan katekis belajar cara berbicara tentang seks kepada remaja
  4. Perempuan Katolik Bangladesh akhirnya mendapat jabatan tinggi
  5. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  6. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  7. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  8. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  9. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  10. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  1. Semoga masalah ini cepat selesai....
    Said meldy on 2017-07-27 08:51:19
  2. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  3. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  4. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  5. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  6. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  7. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  8. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  9. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  10. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
UCAN India Books Online