Paroki-paroki di Korea Selatan membentuk komite rekonsiliasi

26/08/2016

Paroki-paroki di Korea Selatan membentuk komite rekonsiliasi thumbnail

Umat Katolik Korea Selatan berpartisipasi dalam sebuah kegiatan khusus untuk perdamaian di Semenanjung Korea di Taman Perdamaian Imjingak, dekat perbatasan dengan Korea Utara tahun 2011.

 

Meskipun ketegangan meningkat di Semenanjung Korea, Gereja Katolik membentuk komite di paroki-paroki untuk membantu membangkitkan minat dalam rekonsiliasi dan reunifikasi.

Pada pleno terakhir diadakan pada Maret, Konferensi Waligereja Korea menyarankan bahwa setiap paroki membentuk komite tersebut.

“Titik awal untuk reunifikasi adalah paroki-paroki,” kata James Byeon Jin-heung, peneliti di Uijeongbu Institute for Peace di Asia Timur Laut.

“Komite paroki akan membangkitkan minat masyarakat dalam rekonsiliasi nasional dan menjadi dasar untuk pendidikan perdamaian dan mendukung (orang-orang di) Korea Utara,” kata Byeon.

Keuskupan-keuskupan, termasuk Uijeongbu dan Chunchon, yang dekat perbatasan dengan Korea Utara, sudah mendirikan komite pastoral mereka tentang reunifikasi.

Tapi, kecepatan untuk menanggapi inisiatif tersebut adalah Keuskupan Incheon. Juli lalu, komite Rekonsiliasi Nasional keuskupan itu mengadakan pertemuan dengan 29 komite paroki yang sudah ditetapkan.

Pada 17 Agustus, Paroki Dowon, Keuskupan Agung Daegu, mendirikan komite tersendiri untuk reunifikasi.

“Kami menghadapi banyak pengungsi Korea Utara di sekitar paroki kami, tapi kami kurang perhatian terhadap mereka,” kata Pastor Pius Yi Ki-soo, ketua Komite Rekonsiliasi Nasional Keuskupan Agung Daegu. “Saya berharap paroki (Dowon) menjadi pusat dukungan dan perhatian terhadap mereka.”

Di Keuskupan Uijeongbu, Uskup Peter Lee Ki-heon meminta paroki-parokinya membentuk kelompok sendiri dan dibantu dengan pedoman dari komite keuskupan.

Keuskupan Chunchon, juga berbatasan dengan Korea Utara, akan mengatur program reunifikasi sendiri tahun 2017.

Korea Utara dan Korea Selatan telah terpecah sejak kemerdekaan Korea dari Jepang pada akhir Perang Dunia II. Perang Korea (1950-1953) membuat mereka menjadi musuh bebuyutan.

Keuskupan Agung Seoul telah lama menekankan peran Gereja dalam rekonsiliasi dan reunifikasi di Semenanjung Korea.

Keuskupan agung ini membentuk Komite Rekonsiliasi Korea tahun 1995, mendorong suasana pengampunan dan rekonsiliasi, dan membantu bekerja untuk perdamaian.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  2. Menciptakan peradaban cinta di Keuskupan Agung Semarang
  3. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  4. Umat ​​Katolik Laos siap mengikuti AYD di Yogyakarta
  5. Tidak ada perdamaian di Kashmir, bahkan selama Ramadan
  6. Kardinal Quevedo mengaitkan konflik dengan kemiskinan
  7. HRW tuduh polisi Filipina memalsukan data ‘pembunuhan perang narkoba’
  8. Gereja dan LSM di NTT membantu orang dengan HIV
  9. Uskup Macau bertemu dengan uskup China yang tidak diakui Vatikan
  10. Biarawati China mogok makan menuntut kompensasi setelah tarekat dibubarkan
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online