Gereja Katolik kecam ancaman pembunuhan terhadap politisi Hong Kong

13/09/2016

Gereja Katolik kecam ancaman pembunuhan terhadap politisi Hong Kong thumbnail

Calon Independen Eddie Chu Hoi-dick berbicara kepada media menyusul kemenangannya dalam pemilihan Dewan Legislatif.

 

Gereja Katolik di Hong Kong mengecam terkait ancaman pembunuhan terhadap seorang anggota parlemen baru terpilih, yang terkenal karena sikap kerasnya terhadap kronisme dan kesepakatan tanah ilegal.

Eddie Chu Hoi-dick memenangkan 84.121 suara dalam pemilu 4 September – lebih dari calon lainnya, lalu dia dijuluki “the king of votes”.

Saat ini dia dan keluarganya berada di bawah pengawalan pihak kepolisian selama 24 jam karena alasan keamanan.

Seorang aktivis veteran, Chu telah menentang kolusi di kalangan para pejabat dan kroni bisnis terkait pengembangan lahan di Kawasan Baru, distrik pedesaan. Ini adalah ancaman berbahaya yang diperoleh mantan wartawan tersebut dan terlebih setelah pemilihannya.

“Saya telah menghadapi ancaman dan juga keluarga saya sejak saya mengumumkan tawaran saya untuk Legco (Dewan Legislatif Hong Kong),” lapor South China Morning Post.

Uskup Auksilier Joseph Ha Chi-shing dari Keuskupan Hong Kong menyuarakan dukungannya terhadap Chu.

“Kita semua adalah pendukung Eddie Chu! Mari kita berdoa untuk kedamaian keluarga Chu! Mari kita mengangkat suara kita sehingga masyarakat Hong Kong bisa bebas dari rasa takut! Mari kita jangan takut kegelapan dan percaya kepada Tuhan untuk keadilan,” kata Uskup Ha melalui posting di halaman Facebook-nya.

Komisi Keadilan dan Perdamaian Keuskupan Hong Kong berpartisipasi dalam kampanye tandatangan bersama orang Kristen lainnya untuk mendukung aktivis tersebut.

Pada 9 September, lebih dari 1.300 orang dan kelompok-kelompok Gereja menandatangani petisi yang mengatakan: “Orang-orang yang mengeluarkan ancaman bukanlah musuh dari Chu Hoi-dick, tetapi musuh dari semua orang Hong Kong yang peduli dengan keadilan dan aturan hukum. Kami tidak akan mentolerir kekerasan dan ancaman.”

Hong Kong Christian Institute, yang meluncurkan kampanye, mengumpulkan tanda tangan dan diserahkan ke markas polisi pada 11 September.

Dalam sebuah pernyataan, Komisi Keadilan dan Perdamaian mendesak polisi memberikan perlindungan memadai bagi Chu. Mereka juga mengatakan bahwa Gereja harus menyediakan tempat tinggal bagi mereka yang dilecehkan demi perjuangan menegakkan keadilan.

Pastor Ephraim Lam Shing-man dari Paroki St. Andrew mengatakan, “Setelah membaca berita tentang Chow Wing-kan dan Chu, kita menghadapi pelanggaran ketidakadilan sosial, HAM dan martabat.”

Pada 25 Agustus, Chow mengumumkan ia akan menarik diri dari proses pemilihan setelah menerima ancaman. Chow, anggota Liberty Party, meninggalkan Hong Kong hari berikutnya dan tidak kembali hingga pemilu usai.

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dampak ‘Buruk’ Poligami Bagi Wanita Bangladesh
  2. Dua Kardinal Asia Protes atas Penahanan Politikus Muda Hong Kong
  3. OMK Harus Menumbuhkan Nilai-nilai Kemanusiaan
  4. Peresmian Pemerintah Baru Timor-Leste Tertunda
  5. Katolik dan Muslim di Purwokerto Bertekad Memerangi Hoax
  6. Prihatin dengan Kondisi Filipina, Kardinal Tagle Tawarkan Dialog Nasional
  7. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  8. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  9. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  10. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online