UCAN Indonesia Catholic Church News

Komnas HAM sedang tangani 97 laporan terkait pembangunan rumah ibadah

16/09/2016

Komnas HAM sedang tangani 97 laporan terkait pembangunan rumah ibadah thumbnail

Imdadun Rahmat

 

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Imdadun Rahmat mengatakan pihaknya sedang menangani 97 pengaduan terkait pembangunan tempat ibadah.

Menurut dia, pengaduan terbanyak berkaitan dengan pembangunan gereja baik Protestan maupun Katolik, dan juga masjid.

Imdadun mengatakan banyaknya pengaduan menunjukkan bahwa sikap toleransi dalam beragama masih menjadi barang mewah di Indonesia.

“Kelas kita masih sampai di situ, belum mampu merayakan perbedaan,” kata Imdadun di Gereja Santa Anna, belum lama ini, seperti dilansir Tempo.co.

Imdadun menganggap belum semua umat beragama menghargai, menghayati, dan menghormati perbedaan sehingga masalah rumah ibadah sering dijadikan alasan bagi kelompok mayoritas untuk menindas minoritas.

“Kalau ada rumah ibadah yang berbeda seolah-olah ada ancaman besar, akan membuat dia masuk neraka,” ujarnya.

Imdadun juga menganggap saat ini sebagian umat beragama mengalami kecenderungan hanya mau menerima yang sama dengan dirinya atau hemofilia.

Padahal, kata dia, umat beragama memiliki kewajiban memajukan kemanusiaan. “Kalau tidak dikikis, kita tidak akan siap bertoleransi,” katanya.

Imdadun menuturkan Indonesia menghadapi tantangan berat dalam membangun toleransi.

Sebab realitasnya Indonesia adalah negara yang dihuni beragam suku, agama, ras, dan golongan.

“Intoleransi tidak boleh dibiarkan dan harus jadi perhatian,” kata Imdadun.

Imdadun mengimbuhkan, setiap orang memiliki kebebasan memilih aliran kepercayaan dan mahzab kepercayaannya. “Memilih ada dalam iman, dalam pikiran, dan dalam hati.“

Dia tidak boleh diatur, karena tanpa diatur iman dalam hati tidak akan mengganggu orang banyak.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  2. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  3. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  4. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  5. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  6. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  7. Paus Ingatkan Uskup Jepang agar Tidak Melupakan Martir
  8. Tidak Diperhatikan, Milisi Ancam Tutup Perbatasan RI-Timor Leste
  9. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  10. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online