Para uskup Filipina berbicara menentang pembunuhan

16/09/2016

Para uskup Filipina berbicara menentang pembunuhan thumbnail

 

Konferensi Waligereja Filipina telah menyatakan “kesedihan dan dukacita” mereka terkait jumlah orang tewas terus meningkat akibat perang anti-narkotika di negara itu.

“Kematian oleh teror dan kekerasan, kematian oleh tangan sesama kita adalah dosa, namun tidak boleh membalas dendam,” demikian pernyataan yang dirilis Konferensi Waligereja Filipina pada 15 September.

Ini adalah pertama kalinya para uskup telah mengkritik pembunuhan sejak Presiden Rodrigo Duterte meluncurkan perang habis-habisan melawan narkoba setelah menjabat pada 30 Juni.

Hingga 15 September, sebanyak 1.105 pengedar dan pengguna narkoba telah tewas selama operasi polisi, sementara 2.035 telah diklasifikasikan sebagai “kematian dalam penyelidikan,” menurut polisi.

“Kami berduka bersama Anda dengan kematian yang telah kami saksikan dalam masyarakat kita, kematian tidak masuk akal di tangan saudara kita,” demikian pernyataan berjudul: I will turn their mourning into joy.”

Para uskup mengatakan, selain berduka atas “kematian akibat operasi polisi dan kematian akibat pembunuhan di luar hukum,” mereka juga menyatakan kesedihan terkait “kematian yang tidak perlu” yang disebabkan oleh penyakit dan kecelakaan serta serangan bom di Davao City awal bulan ini.

Para uskup mendesak keluarga mereka yang ditinggalkan untuk “mencari keadilan, tapi tidak boleh melakukan balas dendam.”

Kepada “semua aparat penegak hukum,” para uskup berdoa agar “tabah dan bijaksana” menghormati hak asasi manusia.

Seruan perubahan

Para uskup mengatakan kematian, kecanduan, kriminalitas, dan bahkan erosinya nilai-nilai dalam masyarakat Filipina menantang setiap orang untuk menjamah hati mereka.

“Jika perdamaian dimulai dalam hati, begitu pula kekerasan dan dosa. Kita semua bertanggung jawab untuk kesulitan yang kita hadapi,” tambah mereka dalam pernyataan itu.

Para uskup menyerukan para pecandu “untuk berbalik kepada Tuhan dan menerima hidup baru.”

Setidaknya 710.961 pengguna dan pengedar narkoba telah menyerahkan diri ke polisi sejak 30 Juni.

“Para pecandu narkoba adalah anak-anak Allah dengan memiliki martabat yang sama. Pecandu narkoba adalah saudara kita yang sakit yang membutuhkan pemulihan menuju hidup baru. Mereka adalah pasien meminta untuk disembuhkan,” kata para uskup.

Sumber: ucanews.com

 

One Comment on "Para uskup Filipina berbicara menentang pembunuhan"

  1. Jenny Marisa on Fri, 16th Sep 2016 4:28 pm 

    Kekejaman semakin banyak terjadi, apa sebabnya? Mengerikan membaca berita sekarang. Benar kalau kita sudah tidak berada di dunia ini, baru dapat merasakan damai..




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Dampak ‘Buruk’ Poligami Bagi Wanita Bangladesh
  2. Dua Kardinal Asia Protes atas Penahanan Politikus Muda Hong Kong
  3. OMK Harus Menumbuhkan Nilai-nilai Kemanusiaan
  4. Peresmian Pemerintah Baru Timor-Leste Tertunda
  5. Katolik dan Muslim di Purwokerto Bertekad Memerangi Hoax
  6. Prihatin dengan Kondisi Filipina, Kardinal Tagle Tawarkan Dialog Nasional
  7. Uskup Kirim Tim untuk Melindungi Warga dari Pembunuhan
  8. Pemerintah China Perintahkan Pemakaman Berbeda untuk Dua Uskup Ini
  9. Ketika Upaya Damai Dibayangi Ketakutan akan Perang Nuklir
  10. Uskup Militer Ajak Anggota TNI/POLRI Katolik Wujudkan Nilai-nilai Kristen
  1. Dengan hormat, Bisakah saya mendapatkan nomor telepon untuk menghubungi Ibu P...
    Said Djatu on 2017-08-21 15:55:06
  2. Lau kita selalu di teror sama roh jahat kita tidak perlu takut untuk melawan roh...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:15:11
  3. Di dalam alkitab tidak ada tertulis bahwa salib mempunyai kuasa..yang benar hany...
    Said Tuhan besertaku on 2017-08-19 22:00:45
  4. Saya ingin dapatkan versi Bahasa Indonesia buku panduan Legionis Maria( Legion o...
    Said Maria Ithaya Rasan on 2017-08-15 14:22:31
  5. Visitator Apostolik itu tugasnya adalah mengunjungi pihak-pihak yang dianggap me...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-14 11:40:48
  6. Ada asap PASTI karna ada api... Tontonlah film 'Spotlight' yg brdasarkn kisah n...
    Said RESI Kurniajaya on 2017-08-12 22:38:30
  7. Teman-teman saudara-saudariku yang ada di dan berasal dari Keuskupan Ruteng. Saa...
    Said Matheus Krivo on 2017-08-12 15:12:04
  8. Berita menggembirakan, shg para imam tak memberi eks komunikasi bagi yang berce...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 20:10:43
  9. Permasalahan di Keuskupan Ruteng sampai mencuat seperti ini, tentu tidak main ma...
    Said Tono Tirta on 2017-08-11 16:19:26
  10. Keberadaan uskup bukan seperti presiden hingga kepala desa, yang dilakukan melal...
    Said aloysius on 2017-08-11 10:53:19
UCAN India Books Online