Pemuda yang hendak bakar gereja di Bombana ditetapkan sebagai tersangka

21/09/2016

Pemuda yang hendak bakar gereja di Bombana ditetapkan sebagai tersangka thumbnail

Ilustrasi

 

Polres Bombana, Sulawesi Tenggara, menetapkan AJ (19) sebagai tersangka dalam kasus dugaan percobaan pembakaran gereja Maranata di wilayah itu, Minggu (18/9/2016) malam.

Kasat Reskrim Polres Bombana AKP Basri mengatakan, pihaknya telah meminta keterangan empat orang saksi yang mengetahui insiden percobaan pembakaran gereja yang terletak di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Bombana.

“Sudah tersangka statusnya, tapi kita belum bisa memastikan apa motif pelaku membakar gereja. Sekarang kasusnya sudah diambilalih Polda Sultra, jam 10 tadi pagi tersangka sudah dibawa ke polda untuk diperiksa lebih lanjut,” ungkap Basri, Selasa (20/9/2016), seperti dilansir Kompas.com.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sultra AKBP Soenarto mengungkapkan, pihaknya masih fokus mendalami kejiwaan pelaku karena berdasarkan keterangan beberapa masyarakat menyebutkan bahwa pelaku itu mengalami gangguan kejiwaan.

“Kemarin sudah diturunkan tim. Pak Direktur Reskrim Umum dan Pak Direktur Intel turun ke TKP untuk back-up kemudian diputuskan penanganan kita ambil alih. Saat ini kita sudah dan sedang lakukan pemeriksan kejiwaan terhadap tersangka,” kata Soenarto di kantor Polda Sultra, Selasa (20/9/2016).

Selain itu juga, pihak polda Sultra belum mengetahui motif pelaku sampai membakar gereja tersebut. Polda Sultra masih akan melakukan pengembangan perkara ini.

Sebelumnya, gereja Maranata di Bombana diduga dibakar oleh AJ, warga Rumbia, Minggu (18/9/2016) pukul 19.00 Wita. Belum diketahui pasti motif percobaan pembakaran rumah ibadah itu.

Yang pasti, sebelum api dipadamkan, beberapa inventaris gereja seperti kardus berisi kertas, satu unit meja biro, dan sejumlah fasilitas gereja mengalami kebakaran ringan.

Wakapolres Bombana, Kompol Agung Basuki menuturkan, pelaku menyiram beberapa ruangan gereja dengan minyak tanah yang tersimpan dalam jerigen, lalu membakar kertas putih yang diletakkan di atas meja gereja.

Warga di sekitar gereja spontan memadamkan kobaran api sehingga tidak menghanguskan seisi gereja.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  2. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  3. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  4. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  5. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  6. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  7. Gereja dibakar, darurat militer diumumkan di Mindanao
  8. Calon imam SVD mengajar di Pondok Pesantren
  9. Uskup Filipina menyamar jadi petani untuk melihat kegiatan paroki
  10. Umat Katolik Pakistan marah atas pembatasan media sosial
  1. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  2. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  3. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  4. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  5. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  6. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  7. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
  8. ya itu namanya minoritas.....
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:06:47
  9. Ingat kita di Indonesia. Semua mayoritas dan minoritas. Ketika ada pihak mengkla...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:43:38
  10. Pro Ecclecia et patria! Demi bangsa kita juga harus tegas menghadapi kekuatan ra...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-16 09:35:34
UCAN India Books Online