Semua rumah ibadah harus difasilitasi negara

05/10/2016

Semua rumah ibadah harus difasilitasi negara thumbnail

 

Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menyayangkan adanya lagi kasus pelarangan rumah ibadah di Indonesia. Kali ini pelarangan tersebut terhadap Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Sangat disayangkan, sebab dalam UU Pasal 14 Ayat 3, semua rumah ibadah yang berdirinya sebelum tahun 2006 harus difasilitasi negara tanpa persyaratan,” kata Sekretaris Eksekutif Bidang Kesaksian dan Keutuhan Ciptaan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Penrad Siagian, seperti dilansir Satuharapan.com, belum lama ini.

Penrad menyatakan jemaat GBKP telah mengurus izin sejak tahun 2006 disertai dengan pendekatan ke masyarakat. Namun, hingga kini tak kunjung mendapatkan hasil yang diharapkan, yakni memperoleh Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Problem tersebut, lanjut dia, muncul ketika lurah Tanjung Barat tidak menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya.

“Setelah gereja memberikan persyaratan lengkap, lurah seharusnya melakukan verifikasi terhadap status kewargaan yang memberikan persetujuan. Namun, yang dilakukan justru verifikasi pernyataan persetujuan warga, padahal itu tugas Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),” ujar dia.

Selain itu, proses verifikasi juga disebutkan telah menkonfrontasi warga yang setuju dengan yang tidak setuju. Dalam proses itu juga terdapat ormas yang melakukan unjuk rasa saat verifikasi dilakukan pada warga yang setuju. “Ini bentuk intimidasi terhadap warga yang setuju.”

Pada 1 Februari 1999, sebidang tanah ini telah memiliki Sertifikat Hak Milik Nomor 2905 yang dikeluarkan oleh Kepala Seksi Pengukuran dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Kotamadya Jakarta Selatan, Hari Widiarto.

Sejak tanggal 24 September 1995, GBKP Runggun Pasar Minggu telah aktif menyelenggarakan ibadah mingguan di Jalan Tanjung Barat Nomor 148 A yang dipimpin oleh pendeta. Pada 27 Oktober 2004, panitia pembangunan gereja mengajukan izin pembangunan rumah ibadah kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hasilnya, pada 14 Februari 2005, Gubernur Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan IMB dengan Nomor 01439/IMB/2005 untuk mendirikan bangunan baru dan kantor.

“Lurah telah melakukan pembohongan publik terhadap suara dari warga sebagai salah satu syarat dari pengajuan izin membangun rumah ibadah. Dari 75 nama warga sekitar yang terkumpul, yang hadir pada saat verifikasi hanya 41 orang dan 16 orang mencabut pernyataannya. Lurah melakukan pembohongan publik dengan membuat laporan hanya ada sebanyak 25 orang warga yang setuju. Kemudian, dengan data palsu itu, wali kota membuat surat pelarangan ibadah,” katanya.

Menurutnya, setiap warga negara mempunyai hak ibadah sesuai dengan agama masing-masing dan tak boleh diusik apalagi dilarang.

Negara, lanjut dia, diharapkan netral dan berdiri di atas konstitusi, dalam hal ini, bukan berdasarkan atas kehendak kelompok tertentu. “Negara ini tidak dibangun di atas basis minoritas dan mayoritas, tapi di atas basis konstitusi.”

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  2. Menciptakan peradaban cinta di Keuskupan Agung Semarang
  3. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  4. Umat ​​Katolik Laos siap mengikuti AYD di Yogyakarta
  5. Tidak ada perdamaian di Kashmir, bahkan selama Ramadan
  6. Kardinal Quevedo mengaitkan konflik dengan kemiskinan
  7. HRW tuduh polisi Filipina memalsukan data ‘pembunuhan perang narkoba’
  8. Gereja dan LSM di NTT membantu orang dengan HIV
  9. Uskup Macau bertemu dengan uskup China yang tidak diakui Vatikan
  10. Biarawati China mogok makan menuntut kompensasi setelah tarekat dibubarkan
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online