Pemerintah  Timor Leste puji pendidikan perdamaian di sekolah Katolik

10/10/2016

Pemerintah  Timor Leste puji pendidikan perdamaian di sekolah Katolik thumbnail

Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Luis Manuel Fernandes memberi contoh kepada para siswa cara membuang sampah dengan baik.

 

Pemerintah Timor Leste meyambut baik rencana lembaga pendidikan Katolik untuk memprioritaskan pendidikan perdamaian di sekolah-sekolah Katolik guna memulihkan trauma sosial akibat bertahun-tahun konflik.

Luis Manuel Fernandes, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan negara itu, mengatakan, negara harus mengusahakan cara-cara yang baik untuk menyadarkan orang muda.

“Ada sejumlah sekolah di Timor Leste di mana para siswa saling terlibat tawuran, bahkan siswa memukul guru mereka,” katanya.

Dalam mengatasi kekerasan tersebut,  tahun 2014 Yayasan Cristal, sebuah lembaga pendidikan Katolik, mendirikan program pendidikan perdamaian di sekolah-sekolah. Tahun lalu lebih dari 53 guru dan 350 siswa didaftarkan untuk program tersebut.

“Menteri pendidikan mendukung inisiatif semacam ini,” kata Fernandes pada pembukaan kursus empat hari yang diadakan untuk para siswa dan guru pada 4 Oktober.

“Saya berharap bahwa para siswa dan guru mulai menyadari bahwa mereka adalah duta perdamaian.”

Charles Fatima Guterres, kepala sekolah, mengatakan bahwa dia telah meminta semua guru dan 175 siswa untuk mengikuti program ini “karena kami ingin membangun suasana damai dan harmonis di antara guru dan siswa.”

“Metode ini membantu guru dan siswa fokus pada membangun saling menghormati, cinta kepada  orang lain, lingkungan, dan masyarakat,” katanya.

1010f

Melalui karya seni, para siswa mengembangkan kreativitas guna menghindari mereka dari kekerasan dalam keluarga atau masyarakat.

 

Melania Auxilia Perreira, siswa SMA Cristal, mengatakan bahwa kursus tiga bulan mengajarinya pentingnya dialog antara siswa, guru, orangtua dan elemen lainnya dalam masyarakat.

“Sangat penting bahwa sekolah-sekolah mengajarkan siswa bagaimana berdialog dengan orang lain,” katanya.

Pastor Manuel Pinto, direktur Pusat Pelatihan Profesional Don Bosco di Dili, mengatakan bahwa pendidikan perdamaian adalah penting bagi warga Timor Leste setelah bertahun-tahun terlibat dalam kekerasan.

Guru berperan penting dalam menabur damai, cinta dan hormat. Kalau mereka mengajar dengan kekerasan, para siswa akan menirunya.

“Saat ini ada banyak anak yang tidak menghormati dan bahkan mengancam orangtua mereka,” kata Pastor Pinto kepada ucanews.com, seraya menambahkan bahwa itu bukan hanya ancaman bagi keluarga mereka, tetapi untuk masyarakat dan Gereja.

Direktur Yayasan Cristal, Agostinho dos Santos Gonsalves, mengatakan pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia.

Demikian pula, Martinho da Costa, seorang psikolog dan dosen, menyambut baik setiap langkah yang diambil untuk memastikan pemuda Timor Leste menjauh dari kebencian dan kekerasan yang diwarisi dari sejarah kelam negara itu.

“Guru harus menunjukkan kasih sayang kepada para siswa,” katanya.

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Sri Lanka batal mengikuti Asian Youth Day di Indonesia
  2. Uskup Pakistan menuntut tindakan tegas pada teroris
  3. Ratusan katekis belajar cara berbicara tentang seks kepada remaja
  4. Perempuan Katolik Bangladesh akhirnya mendapat jabatan tinggi
  5. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  6. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  7. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  8. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  9. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  10. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  1. Semoga masalah ini cepat selesai....
    Said meldy on 2017-07-27 08:51:19
  2. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  3. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  4. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  5. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  6. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  7. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  8. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  9. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  10. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
UCAN India Books Online