Kardinal Bo dukung laporan UCAN terkait kebebasan beragama

19/10/2016

Kardinal Bo dukung laporan UCAN terkait kebebasan beragama thumbnail

Kardinal Charles Maung Bo, Uskup Agung Yangon (kiri), berbicara pada peluncuran buku On the Edge di Yangon, 14 Oktober, Pastor Michael Kelly SJ (kanan).

 

On the Edge, yang diterbitkan oleh UCA News, melaporkan kebencian berbasis agama dan sebuah peringatan yang tepat  tidak terkompromi tentang kebebasan hati nurani, kata Kardinal Charles Maung Bo, Uskup Agung Yangon, Myanmar.

“Dokumen ini bagi saya adalah sebuah ‘magna carta‘ mengenai kebebasan beragama di Asia,” kata Kardinal Bo pada  peluncuran buku On the Edge pada 14 Oktober di Yangon.

On the Edge adalah pertama dari serangkaian laporan tahunan tentang situasi penganiayaan agama di kalangan agama-agama di kawasan tersebut, oleh pemerintah, dan oleh satu agama. Buku ini diedit oleh Pastor Michael Kelly SJ, Direktur Eksekutif UCAN.

On the Edge menyaji penderitaan Asia – ibu dari agama-agama besar: Hindu, Buddha, Jainisme, Islam dan Yahudi. Kebebasan berkeyakinan dan mengikuti hati nurani sendiri dalam menentukan iman merupakan hak yang melekat, namun hal ini dilanggar oleh kelompok intoleran dan pemerintah dalam masyarakat teokratis serta demokratis,” katanya.

Laporan pertama berfokus pada Banglades, Sri Lanka, Tiongkok, India, Indonesia, Filipina, dan Vietnam.

“Buku ini muncul pada saat yang tepat,  menceritakan kisah pedih dari orang-orang yang selamat dari intoleransi agama,” kata prelatus itu.

Dalam mendokumentasikan kemiskinan yang melanda permukiman Kristen di Pakistan, kisah kerusuhan anti-Kristen di India, nasib Kristen bawah tanah di Tiongkok, kisah sedih dan pengungsi Rohingya di Myanmar, munculnya intoleransi agama di Banglades, peran biarawan ekstrimis di Sri Lanka dan Myanmar, intoleran di Indonesia,” katanya.

“Genosida terjadi di mana kebebasan beragama dibatasi. Genosida terjadi di mana kebebasan beragama diganti dengan propaganda. Ini bukan waktu untuk berkompromi hati nurani kita,” kata kardinal.

“Jadi, buku On the Edge adalah peringatan yang pas.”

Kebebasan beragama adalah hak untuk memegang keyakinan apapun dan buku ini menunjukkan beberapa isu seperti hak untuk beribadah, ketaatan, praktek, ekspresi dan pengajaran, katanya.

“Oleh karena itu, On the Edge adalah sebuah armor untuk perdamaian dan keadilan. Saya berharap semua orang Kristen akan membaca buku ini, memahami bagaimana Gereja Katolik sangat prihatin dengan erosinya hak fundamental ini,” kata Kardinal Bo.

Anda dapat melihat lebih jauh tentang buku tersebut dan memesannya di sini.

Sumber: ucanews.com

 

 

2 Comments on "Kardinal Bo dukung laporan UCAN terkait kebebasan beragama"

  1. bernardus supriadi on Thu, 20th Oct 2016 7:45 am 

    Mohon maaf adalah terjemahan on the egde dalam bhs indonesia ?

  2. cnindonewsletter on Fri, 21st Oct 2016 12:01 pm 

    On the Edge adalah judul buku, jadi ga perlu diterjemahkan. Yang penting isi dari buku tersebut.. Terima kasih..




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online