Karitas salurkan dana ke daerah yang dilanda topan

26/10/2016

Karitas salurkan dana ke daerah yang dilanda topan thumbnail

 

Karitas Filipina, sebuah badan aksi sosial Gereja Katolik di negara itu, telah menyediakan dana untuk mendukung operasi bantuan yang sedang berlangsung di daerah yang hancur akibat Topan Haima.

Pastor Edwin Gariguez, ketua Karitas Filipina, mengatakan sedikitnya 41.000 doalr AS telah dikucurkan untuk mendukung kebutuhan darurat bagi keluarga-keluarga korban di empat wilayah bagian utara negara itu.

Imam itu mengatakan “kebutuhan yang lebih besar” diharapkan dalam beberapa hari mendatang ketika data “penilaian kebutuhan” yang dilakukan oleh jaringan Karitas.

Pastor Gariguez mengatakan makanan, perlengkapan tidur, tenda akan segera dikirim kepada masyarakat yang berdampak.

Karitas Filipina telah bermitra dengan Kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan SkyEye untuk memberikan rekaman udara di daerah-daerah untuk segera memberikan bantuan kemanusiaan.

Sehari setelah badai melanda negara itu, tim dari Catholic Relief Services (CRS), badan bantuan para uskup Amerika Serikat juga dikerahkan untuk melakukan penilaian terkait kerusakan.

Badai mendarat di wilayah Cagayan pada 19 Oktober, menewaskan sedikitnya 13 dan memaksa evakuasi ratusan ribu orang.

“Karitas Filipina mengadakan koordinasi dengan jaringan aksi sosial dari keuskupan-keuskupan, dan konfederasi Karitas internasional,” kata Gariguez.

Pastor Augustus Calubaguib, kepala pelayanan aksi sosial dari Keuskupan Tuguegarao, mengatakan dana darurat sudah disalurkan ke paroki-paroki dan komunitas-komunitas.

“Kami ingin menjangkau semua orang yang membutuhkan bantuan, terutama di desa-desa,” kata Pastor Calubaguib.

Imam itu mengatakan meskipun  jumlah  korban tidak banyak, kerusakan infrastruktur, pertanian, dan mata pencaharian masyarakat “harus segera diatasi.”

Delapan anggota organisasi Caritas Internationalis telah menjanjikan dukungan mereka untuk tanggap bencana yang sedang berlangsung di gereja-gereja di Filipina.

“Seperti biasa, terima kasih yang tulus kepada keluarga Caritas yang bekerja bersama kami dalam membawa bantuan kemanusiaan ke Filipina,” kata Pastor Gariguez.

Badan Pengurangan Risiko Bencana dan Manajemen pemerintah mengumumkan bahwa mereka akan mulai upaya “pemulihan dan rehabilitasi” di daerah yang terkena topan.

Romina Marasigan, juru bicara badan itu, mengatakan lembaga itu sedang menyusun rencana rehabilitasi dan pemulihan komprehensif.

“Kami sekarang akan melakukan pemulihan awal dan rehabilitasi,” kata Marasigan.

Sementara itu, Marasigan mengatakan pihak berwenang akan menyiapkan tempat penampungan sementara untuk para korban.

Sekitar 2.025 rumah hancur dan 11.941 lainnya rusak akibat Topan Haima di Ilocos, Cagayan Valley, Luzon Tengah, dan Cordillera.

Lebih dari 350.000 orang terkena dampak topan dengan sekitar 75.000 orang masih ditampung di 552 pusat evakuasi, menurut pejabat.

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  2. Menciptakan peradaban cinta di Keuskupan Agung Semarang
  3. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  4. Umat ​​Katolik Laos siap mengikuti AYD di Yogyakarta
  5. Tidak ada perdamaian di Kashmir, bahkan selama Ramadan
  6. Kardinal Quevedo mengaitkan konflik dengan kemiskinan
  7. HRW tuduh polisi Filipina memalsukan data ‘pembunuhan perang narkoba’
  8. Gereja dan LSM di NTT membantu orang dengan HIV
  9. Uskup Macau bertemu dengan uskup China yang tidak diakui Vatikan
  10. Biarawati China mogok makan menuntut kompensasi setelah tarekat dibubarkan
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online