Tuhan tidak berbicara kepada Duterte, kata uskup

02/11/2016

Tuhan tidak berbicara kepada Duterte, kata uskup thumbnail

 

Seorang uskup mengatakan bukan Tuhan yang berbicara kepada Presiden Filipina Rodrigo Duterte untuk berhenti menggunakan kata-kata kasar, tapi hati nuraninya.

Pekan lalu Presiden Duterte mengklaim bahwa Tuhan telah berbicara kepada dia.

Duterte mengatakan hal itu sementara ia berada dalam penerbangan pulang dari kunjungan ke Jepang bahwa ia mendengar suara Tuhan menyuruhnya berhenti mengeluarkan kata-kata kasar atau pesawat akan tabrak.

“Jadi, saya berjanji kepada Tuhan untuk tidak mengungkapkan kata-kata kasar, kata-kata makian, dan semuanya,” kata Presiden.

Namun, Uskup Sorsogon Mgr Arturo Bastes mengatakan bukan Tuhan yang berbicara kepada presiden Filipina itu, tapi suara hatinya.

“Itu adalah suara hatinya. Nuraninya yang mengganggunya,” kata prelatus itu, seraya menambahkan bahwa “orang-orang kudus dan mistik” yang hanya memiliki hak istimewa berbicara dengan Tuhan.

Pastor Jerome Secillano, kepala Dokpen Konferensi Waligereja Filipina, mengatakan ia berharap presiden akan memenuhi janjinya untuk berhenti menggunakan kata-kata kasar.

“Sebagai seorang pemimpin ia harus mengontrol pembicaraan,” tambah Pastor Secillano.

Panggilan untuk spiritualitas

Dalam pesannya untuk Hari Raya Mengenang Arwah Semua Orang Beriman dan Hari Raya Semua Orang Kudus, Duterte mendesak para pekerja pemerintah untuk menghindari keserakahan dan korupsi serta menjadi “pemimpin yang benar.”

“Tidak ada kesuksesan, kekuasaan, atau posisi bila Anda menjadi keserakahan dan melakukan korupsi,” kata Presiden.

Dia menekankan makna “harta spiritual,” menurutnya, akan membawa orang lebih dekat kepada Tuhan.

“Mari kita mengumpulkan kekayaan, bukan untuk diri sendiri, tapi untuk generasi mendatang,” kata Duterte.

“Saya berharap bahwa kita menghargai warisan spiritual dengan sukacita, cinta, dan rasa syukur  yang ditinggalkan oleh nenek moyang kita,” katanya.

“Semoga negara ini menerima berkat Tuhan seperti yang kita harapkan,” kata Duterte.

Sumber: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online