Keuskupan Agung Palembang jadi tuan rumah IYD 2022

11/11/2016

Keuskupan Agung Palembang jadi tuan rumah IYD 2022 thumbnail

 

Sidang Tahunan KWI 2016 sudah memutuskan beberapa hal dan seruan. Salah satunya yang bersinggungan dengan Orang Muda Katolik (OMK) adalah acara Indonesian Youth Day (IYD).

Mgr Ignatius Suharyo, ketua presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) dan Mgr Antonius Bunyamin, Sekjen KWI, dan RD Guido Suprapto, Sekretaris Komisi Kerawam menyampaikan keputusan tersebut melalui konferensi pers, kemarin (10/11) di Kantor KWI, Jakarta.

IYD 2016 selesai dilaksanakan di Manado awal Oktober lalu, dan para uskup sudah memutuskan tuan rumah IYD 2022 adalah Keuskupan Agung Palembang, Sumatra Selatan.

“IYD selanjutnya tahun 2022, mengambil tempat di Palembang,” kata Mgr Suharyo. “Saat itu saya sudah pensiun,” ujar uskup agung Jakarta tersebut disambut tawa.

Pergantian Sekretaris Eksekutif KWI

Sidang tahunan KWI 2016 dengan tema: Membedah dan Mencegah Mentalitas serta Prilaku Koruptif. Acara dilanjutkan dengan agenda mendengarkan laporan Komisi dan lembaga serta menelaah bersama seruan menyongsong Pilkada, Seruan lawan korupsi dan Pesan Natal Bersama PGI dan KWI 2016.

Sidang yang berlangsung selama 11 hari, sudah dimulai 31 Oktober 2016. Memasuki hari kedelapan sidang tahunan, ada dua agenda utama yang dibahas yakni pembahasan Misale Romawi dan draf Pesan Natal bersama serta seruan menyambut Pilkada.

Pembahasan dua agenda besar ini, berlangsung begitu lancar dan bisa selesai lebih awal dari waktu yang sudah dialokasikan. Maka Mgr Suharyo, selaku ketua sidang meminta persetujuan peserta sidang agar agenda pemilihan delegatus Karismatik dan Sekretaris Eksekutif KWI dimajukan.

Setelah mendapat persetujuan dari peserta sidang maka pemilihan yang berlangsung secara tertutup dimulai, dan  Romo Siprianus Hormat terpilih sebagai sekretaris eksekutif KWI menggantikan Romo YR Edy Purwanto.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pro dan kontra seputar rencana pembangunan patung Yesus di Papua
  2. Vatikan desak pemerintah global melibatkan masyarakat adat dalam pembangunan
  3. Otoritas Cina menggerebek Misa komunitas bawah tanah
  4. Gereja Indonesia dan aktivis mencari cara melindungi anak dari pornografi
  5. Misionaris Filipina menjadi pemimpin Konferensi Yesuit Asia Pasifik
  6. Pemimpin Partai Kristen Pakistan tidak diijinkan berobat dalam tahanan
  7. Kardinal Bo minta tokoh agama Myanmar aktif berdialog
  8. Survei: Umat Katolik di Hong Kong tidak paham tugas diakon
  9. Kehadiran umat di gereja Filipina cendrung menurun
  10. Orang Kristen menjadi kelompok teraniaya paling banyak di dunia
  1. Kira kira Yesus akan bilang apa?...
    Said Jenny Marisa on 2017-04-28 20:01:14
  2. Riset Wahid Foundation dan Kemenag Mei 2016 dan riset terpisah oleh Forum Keruku...
    Said fred on 2017-04-27 09:10:22
  3. Setuju Grace. Patut disayangkan dana sebesar itu "hanya" untuk membangun sesuatu...
    Said fred on 2017-04-27 08:34:15
  4. Admin, nggak salah tu orang kristen paling teraniaya. orang islam kali yg paling...
    Said Yesi on 2017-04-27 08:15:21
  5. Secara pribadi....sebaiknya bagi calon pemimpin jangan didukung oleh ormas agama...
    Said Ansel on 2017-04-26 14:41:04
  6. Terlalu bombastis dananya, lebih baik untuk kesejahteraan rakyat. Bisa jadi mala...
    Said Setyo on 2017-04-26 11:54:30
  7. Menurut saya, idenya sih boleh boleh saja tapi agak berlebihan. Duit sebanyak i...
    Said Grace on 2017-04-25 15:08:34
  8. Wajar saja kalau timbul kekhawatiran di kalangan minoritas karena kelompok radik...
    Said Aan Monterado on 2017-04-21 12:14:35
  9. Salut tuk kerja keras tim, tapi kritik utk peran pastor/suster, tetep aja yg kat...
    Said andreas jacob on 2017-04-17 14:16:16
  10. Menurut saya jika kita melihat dengan kondisi bangsa saat ini lebih bagus waktu ...
    Said Nick on 2017-04-15 10:04:04
UCAN India Books Online