Pesan para Uskup dalam Misa penutupan Sidang Tahunan KWI

11/11/2016

Pesan para Uskup dalam Misa penutupan Sidang Tahunan KWI thumbnail

Misa penutupan Sidang KWI di Paroki Stella Maris Pluit, Jakarta Utara. (Foto: Komsos KWI)

 

Sidang Tahunan konferensi Waligereja Indonesia (KWI) 2016 ditutup dengan perayaan Ekaristi di Paroki Stella Maris Pluit,  (10/11).

Diikuti 32 uskup dan ratusan umat, selebran utama misa ini taklain adalah Mgr Ignatius Suharyo, ketua presidium KWI sekaligus uskup agung Jakarta. Adapun homili dibawakan oleh Mgr Harjosusanto, Uskup Agung Samarinda.

Memetik buah dari bacaan pertama, Mgr Harjo menekankan pentingnya keberadaan kasih, seperti antara Paulus dan Filemon (bdk. Flm 1:7-20).

Kemudian, beliau mengambil nilai perjuangan St. Leo Agung, seorang kudus sekaligus Paus di abad ke-5 yang diperingati hari ini. Ia adalah kudus yang merindukan kesatuan Gereja terwujud; bahwa ajaran Kristiani mengenai Kristus yang telah bangkit sungguh” diimani. St. Leo sungguh” berjuang melewati proses panjang dan sulit sehingga konsep tersebut dijadikan ajaran Gereja.

“Perjuangan itupun kita alami melawan budaya korupsi (sesuai seruan “Stop Korupsi” hasil sidang tahun ini),” ujarnya.

“Kita harus memberantas mentalitas koruptif yang masih membelenggu bangsa kita. Kita lakukan pelan-pelan dan mulai dari diri sendiri.”

Apalagi bertepatan dengan Hari Pahlawan, semangat serupa dengan para pahlawan kita perlu dimiliki Gereja, terutama melawan budaya korupsi.

Dalam penutupan, Mgr Antonius Bunjamin OSC, Uskup Bandung, menegaskan, “Memang sejarah Gereja tidak selalu bersih, tapi kita bisa mulai sekarang untuk memberantas korupsi!”

Sumber: mirifica.net.

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  2. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  3. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  4. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  5. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  6. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  7. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  8. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  9. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  10. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  1. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  2. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  3. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  4. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  5. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  6. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  7. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  8. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  9. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  10. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
UCAN India Books Online