Paus Fransiskus berbagi pengalaman selama Tahun Kerahiman Allah

22/11/2016

Paus Fransiskus berbagi pengalaman selama Tahun Kerahiman Allah thumbnail

 

Mengunjungi perempuan muda yang diselamatkan dari prostitusi dan pertemuan dengan seorang ibu  atas wafatnya salah satu dari tiga anak kembar yang baru lahir adalah pengalaman yang berkesan bagi Paus Fransiskus selama Tahun Luar Biasa Kerhiman Allah, lapor CNS.

Melihat kembali Tahun Kerahiman Allah dalam wawancara 40 menit yang ditayangkan di TV2000, sebuah stasiun televisi milik Konferensi Waligereja Italia, 20 November, Paus Fransiskus berbicara tentang cara menangani tekanan, ulang tahun ke-80 mendatang, dan humor.

Ditanya tentang kunjungan yang lakukan sebulan sekali selama Tahun Suci ini, Paus mengatakan kunjungan dengan perempuan yang diselamatkan dari perdagangan manusia dan kunjungannya ke rumah sakit di Roma.

Mengunjungi Rumah Sakit San Giovanni di Roma pada September, dia mengatakan, “Ada seorang wanita yang menangis, menangis, dan menangis karena salah satu dari tiga anak kembar meninggal.”

“Dia menangis anaknya yang meninggal sambil membelai dua bayi lainnya,” kata Paus. “Ini adalah karunia hidup.”

“Dan, saya pikir praktek membuang bayi sebelum mereka dilahirkan adalah sebuah kejahatan keji. Mereka melakukan aborsi janin karena ‘cara itu lebih baik,’ lebih gampang, namun ‘itu adalah tanggung jawab yang besar.’ Itu adalah dosa serius,” kata Bapa Suci.

Acara lainnya yang dikisahkan Bapa Suci adalah kunjungan ke sebuah komunitas dari 15 perempuan muda yang telah diselamatkan dari perdagangan dan telah memaksa mereka menjadi pelacur.

Satu dari Afrika, “sangat cantik, sangat muda,” ia hamil. Dan dia mengatakan kepada Paus bahwa pedagangnya telah memukul dan menyiksa dia, meskipun dia sedang hamil.

“Dia mengatakan kepada saya, ‘Pastor, saya melahirkan di jalan di musim dingin. Sendiri. Putri saya meninggal,'” kisah Paus.

Masing-masing dari perempuan muda menceritakan kisah-kisah menyedihkan, katanya, dan ia terus berpikir tidak hanya tentang pedagang, tapi tentang orang-orang yang membawa wanita muda ini.

Paus Fransiskus mengatakan ia percaya Tuhan menggunakan Tahun Kerahiman untuk menanam benih dan “Saya percaya Tuhan akan menumbuhkan sesuatu yang baik, sederhana dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.”

Paus mengatakan kepada pewawancara dia pernah berdoa dengan doa yang dilakukan St. Thomas More, “Bantulah aku, ya Tuhan, rasa humor yang baik. Berikan aku rahmat untuk memperoleh humor dalam diri saya sehingga saya dapat membawa sedikit sukacita, dan bisa berbagi dan menghibur orang lain.”

Pewawancara TV2000 mengatakan bahwa ia merasa aneh mendengar kata-kata Paus dan bertanya, mengapa?

Rasa humor membantu kehidupan  Anda dan melakukan sesuatu dengan semangat, kata Paus. “Ini sikap yang sangat manusiawi, tapi sangat dekat dengan kasih karunia Allah.”

Pewawancara bertanya lagi, “Bapa Suci, dalam sebulan lagi Anda akan berusia 80 tahun …” tapi dia memotong, “Siapa saya?”

Mereka menanyakan Paus bagaimana ia berhasil melakukan semua yang dia lakukan. Paus bercanda bahwa ia memiliki “teh ajaib,” yakni  doa. “Doa membantu saya dalam banyak hal. Doa sangat membantu;… Saya merayakan Misa, doa brevir, berbicara kepada Tuhan, berdoa Rosario.”

Baca selengkapnya: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Begini cara Arab Saudi mendanai Islam radikal di Bangladesh
  2. Serangan Marawi menimbulkan penganiayaan karena agama
  3. Mengkhawatirkan, satu dari dua anak India alami pelecehan seksual
  4. Pastor di Sikka mendukung upaya pelestarian mata air
  5. Renungan tentang Kenaikan Yesus -28 Mei 2017
  6. PP KIRA: Jangan terjebak paham radikal dan terorisme
  7. Aktivis keagamaan ini diusir dari Maumere, NTT
  8. Tuhan bukan panglima perang yang haus kemenangan, kata Paus
  9. Pernyataan sikap PGI terkait teror bom Kampung Melayu Jakarta
  10. Polisi menangkap perusak gereja Katolik di India
  1. Paham radikalisme sangat membahayakan bagi kaum minoritas dan tdk menutup kemung...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-30 01:41:03
  2. Bahasa kotor, makian, hujatan, ujaran rasa kebencian ras, golongan, agama, dsb b...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 22:07:09
  3. Toleransi seharusnya bisa dilakukan & diterima oleh semua umat beragama di s...
    Said Avi Wahyu on 2017-05-28 21:02:37
  4. Proud to read it. GBU Thanks....
    Said Alcino Fernandes Freitas Khan on 2017-05-26 11:10:32
  5. saya sangat mendukunng sekali. mohon supaya sesering mungkin harus cek ke kepoli...
    Said Alfons Liwun on 2017-05-24 10:42:17
  6. informasi ini sangat penting buat saya, mohon bantuannya bagaimana saya bisa mel...
    Said juanda sitohang on 2017-05-23 12:03:09
  7. Mas saya mohon bantuannya, nama saya kasihani halawa butuh dana buat berobat (op...
    Said kasihani halawa on 2017-05-18 09:38:21
  8. Pro ecclesia et patria. Selamat berjuang terus teman-temanku dengan baret merah ...
    Said Matheus Krivo on 2017-05-18 09:38:12
  9. sudah cukup kalau mengutip motto Mgr. Soegiyopranoto..yang bukan baru untuk umat...
    Said Jenny Marisa on 2017-05-17 13:27:29
  10. mempertahankan hukum mati.. suatu kesombongan......
    Said Jenny Marisa on 2017-05-16 21:08:51
UCAN India Books Online