UCAN Indonesia Catholic Church News

Ribuan orang berlindung di gereja dan biara akibat pertempuran di Myanmar utara

23/11/2016

Ribuan orang berlindung di gereja dan biara akibat pertempuran di Myanmar utara thumbnail

Para tentara kemerdekaan Kachin.

 

Kelompok-kelompok Gereja membantu mereka yang terkena dampak pertempuran antara pasukan pemerintah dan kelompok-kelompok etnis di Negara Bagian Shan, Myanmar utara.

Serangan terkoordinasi oleh kelompok-kelompok etnis bersenjata itu menargetkan pos pemeriksaan militer, pos polisi dan pusat perdagangan di dekat perbatasan Tiongkok pada 20 November.

Akibat pertempuran itu sembilan orang tewas dan 29 lainnya luka-luka sementara lebih dari 2.000 orang telah berlindung di gereja-gereja dan biara-biara, menurut media negara itu pada 22 November.

Kelompok-kelompok Gereja di kota Muse yang berbatasan dengan Tiongkok melindungi sekitar 250 orang, sebagian besar warga Kachin dan Burma, di sebuah gereja Katolik dan dua gereja Baptis.

“Kami sekarang menyediakan tempat penampungan sementara saat pemerintah negara menyediakan beras dan non-makanan kepada orang-orang tersebut,” kata Zau Ra, seorang pemimpin dari Gereja Baptis di kota itu kepada ucanews.com.

U Eddie, manajer proyek Karuna (Caritas) Lashio, mengatakan bahwa mereka telah memberikan bantuan keuangan untuk membantu makanan bagi orang-orang yang berlindung di gereja Katolik.

“Kami masih mengamati situasi, tapi kami akan membantu berbagai kebutuhan tergantung dengan kondisi,” kata U Eddie kepada ucanews.com.

U Eddie mengatakan orang-orang di kota perbatasan Monggu juga sangat prihatin tentang keselamatan mereka. Ia mengunjungi daerah itu pada 18 November, yang mana ia mengatakan mereka telah menderita akibat pertempuran antara militer dan Tentara Kemerdekaan Kachin.

“Saya melihat orang-orang yang telah menggali tanah di rumah-rumah mereka untuk bersembunyi di dalam,” katanya.

Empat kelompok etnis bersenjata, yang dikenal sebagai Aliansi Utara, yang terlibat dalam pertempuran baru-baru ini adalah Tentara Kemerdekaan Kachin, Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang,Tentara Aliansi Nasional Demokrat Myanmar dan Tentara Arakan.

Dalam sebuah pernyataan 21 November kelompok-kelompo itu mengatakan mereka meluncurkan serangan baru karena militer meningkatkan operasi di daerah etnis.

Lebih dari 3.000 warga sipil melarikan diri ke negara tetangganya Tiongkok, lapor media Tiongkok yang dikelola negara.

Harapan perdamaian dari para pemimpin agama

Pertempuran baru-baru ini terjadi hanya beberapa hari setelah para pemimpin agama di negara itu, termasuk Kardinal Charles Bo, Uskup Agung Yangon  merilis pernyataan bersama menyuarakan keprihatinan mereka tentang konflik yang sedang berlangsung di Negara Bagian Kachin dan Negara Bagian Shan.

“Kami, perwakilan dari semua agama yang tinggal di Myanmar meminta para pemimpin politik, pemimpin militer dan kelompok bersenjata untuk mencari jalan rekonsiliasi dan perdamaian,” kata pernyataan yang dirilis 15 November.

“Perang tidak dapat menang. Enam puluh tahun telah membuktikan bahwa perang telah menimbulkan penderitaan kronis bagi ribuan orang,” tambah para pemimpin agama.

Baca selengkapnya: ucanews.com

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Pastor China Dipenjara Kasus Pencurian, Umat Mengatakan Dia Dijebak
  2. Diduga Karena Tekanan, Pemerintah Menutup Sebuah Misi Katolik di India
  3. Gempa Meksiko Menewaskan 11 Orang Saat Acara Pembaptisan
  4. Renungan Hari Minggu XXV Tahun A – 24 Sept 2017
  5. Partai Khunto Mundur, Timor-Leste Dipimpin Koalisi Minoritas
  6. Mgr Adrianus Sunarko Ditahbiskan Uskup Pangkalpinang Akhir Pekan Ini
  7. Paus Ingatkan Uskup Jepang agar Tidak Melupakan Martir
  8. Tidak Diperhatikan, Milisi Ancam Tutup Perbatasan RI-Timor Leste
  9. Uskup Hong Kong Beberkan Cara Menghadapi China
  10. Pastor Salesian Ini Mengisahkan Penangkapan dan Pembebasannya
  1. Terima kasih atas masukannya Romo. Salam hangat...
    Said cnindonewsletter on 2017-09-18 16:37:16
  2. Koreksi: Sejak Oktober 2016, Superior Generale CDD bukan lagi R.P. Jhon Cia, ...
    Said Yustinus CDD on 2017-09-18 11:19:22
  3. Suster, perkenalkan saya Dame. Saya berumur 25 tahun dan saya sudah baptis katol...
    Said Parningotanna Dameria Siahaan on 2017-09-15 14:17:52
  4. kalau ada pohon yang tumbang sebab angin kencang, maka jangan salahkan angin yan...
    Said mursyid hasan on 2017-09-13 00:02:54
  5. Salam Kenal Sahabat seiman, Nama sy Antonius, tinggal di Jakarta Indonesia. Sy...
    Said Antonius on 2017-09-10 21:25:14
  6. Selamat siang Romo Indra Sanjaya. Di Wahyu 13:1 kitab deuterokanonik ada salah t...
    Said agus eko on 2017-09-10 14:04:11
  7. Infonya sangat bermanfaat. Semoga umat Katolik makin mencintai kitab suci.......
    Said Deo Reiki on 2017-09-07 08:31:09
  8. Selamat siang, Jika boleh saya meminta nomer telp ibu Angelic Dolly Pudjowati...
    Said Cornellia on 2017-09-04 15:26:00
  9. sejarah masa lalu, yang masih belum jelas keputusan dari Pemerintah, dan belum j...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:16:52
  10. religius sendiri sangat erat kaitannya kepada seluruh kegiatan umat termasuk lin...
    Said ANTONIUS NAIBAHO on 2017-09-02 17:04:35
UCAN India Books Online