UCAN Vietnam UCAN India UCAN China ucanews.com
UCAN Indonesia

Para uskup menyerukan perubahan UU Reformasi Agraria

Nopember 24, 2016

Para uskup menyerukan perubahan UU Reformasi Agraria

Para imam, suster dan seminaris di Provinsi Tarlac bergabung dalam aksi damai menandai 12 tahun pembantaian para petani.

 

Sekretariat Aksi Sosial Konferensi Waligereja Filipina mendesak pemerintah menerapkan “hukum dan dukungan yang tulus” kepada para petani tak bertanah.

Pastor Edwin Gariguez, sekretaris eksekutif Caritas Filipina, mengatakan UU Reformasi Agraria negara itu harus diubah dengan program “yang benar-benar melayani kebutuhan petani.”

“Pembagian tanah tidak cukup,” kata imam itu kepada ucanews.com pada 16 November, mennadai 12 tahun pembantaian 14 petani yang menggelar aksi protes di Provinsi Tarlac.

Pastor Gariguez mengatakan program reformasi tanah harus “memberdayakan para petani untuk membiayai atau mengelola tanah pertanian mereka sendiri tanpa campur tangan orang lain atau pedagang.”

Kelompok hak dan para petani mendesak pemerintahan Presiden Rodrigo Duterte “mengakhiri impunitas dan monopoli tanah” di negeri ini.

“Distribusi tanah harus melampaui batas-batas hukum palsu,” kata Antonio Flores, sekjen Aliansi Petani Nasional.

Flores mengatakan UU Reformasi Agraria negara itu “membatasi kemungkinan dan tentang bagaimana cara mendistribusikan tanah kepada penerima manfaat yang sah.”

Tahun 2004, kaum buruh di Hacienda Luisita, yang dimiliki oleh keluarga mantan Presiden Benigno Aquino, melakukan mogok dan menuntut pembebasan 137 pemimpin buruh yang dipecat oleh manajemen.

Sekitar 1.000 polisi dan tentara menembak protes tersebut, menewaskan 14 orang, termasuk dua anak. Setidaknya 133 orang ditangkap.

Cristina Palabay, sekjen kelompok HAM Karapatan, mengatakan, kasus itu “adalah salah satu contoh utama dari impunitas” di negeri ini.

“Keadilan juga tetap sulit dipahami bagi mereka yang mendukung perjuangan para petani,” katanya.

Pastor Gariguez mengatakan Gereja akan terus memberikan advokasi kepada para petani demi “pemenuhan reformasi tanah”.

Dia mendesak umat Katolik untuk mendukung nasib para petani.

Sumber: ucanews.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan lewatkan

Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini

© UCAN Indonesia 2017. | Kontak | Syarat Penggunaan | Privasi