Para uskup Jepang dan Korea bahas perang dan perdamaian

25/11/2016

Para uskup Jepang dan Korea bahas perang dan perdamaian thumbnail

Para uskup Jepang dan Korea yang menghadiri pertemuan tahun 2014.

 

Para uskup dari Jepang dan Korea khawatir bahwa keputusan pemerintah Korea Selatan untuk menggelar sistem rudal anti-balistik AS dan dukungan politik Jepang mengancam perdamaian di Asia Timur Laut.

Pada pertemuan tahunan mereka, para uskup dari kedua negara tersebut membahas isu-isu terkait perang, perdamaian dan media serta berjanji meningkatkan kesadaran kepada umat mereka dan mendidik mereka tentang ajaran sosial Gereja.

Disponsori oleh Keuskupan Incheon, lebih dari 30 uskup dari kedua negara itu berkumpul untuk 22nd Korean-Japanese Bishops Exchange Meeting yang berlangsung pada 15-17 November di Songdo, Incheon, Korea Selatan.

Dalam pertemuan yang berjudul, “Threatening world peace: focusing on the war industry and media,” 19 uskup Korea dan 13 uskup Jepang memutuskan untuk bekerja sama dan mengingatkan umat Katolik tentang nasionalisme baru Jepang dan ancaman lain untuk perdamaian di kawasan itu.

Penempatan sistem rudal balistik THAAD  (Terminal High Altitude Area Defense) Amerikat Serikat di Korea Selatan bagian tenggara telah dibahas oleh para uskup karena meningkatnya ketegangan dengan Korea Utara dan Tiongkok.

Para uskup juga mendengarkan ceramah dari para profesional media tentang  industri media dan perang. Setelah itu, para uskup dibagi menjadi empat kelompok untuk membahas langkah-langkah konkret untuk menangani masalah ini.

Pertemuan merupakan tradisi tahunan bagi para pemimpin Gereja Katolik dari kedua negara itu.

Sumber: ucanews.com

 

One Comment on "Para uskup Jepang dan Korea bahas perang dan perdamaian"

  1. Damianus Ahen on Mon, 28th Nov 2016 11:09 am 

    i Like,..it,..




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Delegasi India ingin berbagi pengalaman iman di AYD Yogyakarta
  2. Surat Dari Roma: Pemecatan prefek Kongregasi Ajaran Iman
  3. Aktivis kecam Jokowi terkait perintah menembak penyelundup norkoba
  4. PM Singapura ingatkan ancaman kelompok ekstrimis
  5. Warga Timor-Leste inginkan koalisi pemerintahan yang pro-rakyat
  6. Kardinal Zen kritik pengadilan yang mendiskualifikasi anggota parlemen
  7. Pendukung Mgr Hubertus Leteng meminta umat membela uskup
  8. Paus sumbang €25.000 untuk membantu warga di Afrika Timur
  9. Setelah kelompok teroris, ini target serangan Duterte berikutnya
  10. India memberikan pelatihan bagi jutaan PRT
  1. Setuju Aurel....Gereja semestinya menjadi teladan dalam transparansi dan akuntab...
    Said puji astuti on 2017-07-26 15:28:50
  2. Biarin aja dah bapak pastor terhormat. Gk usa ikut campur. Langakh yang bagus ka...
    Said Narfin on 2017-07-26 15:12:19
  3. Sebagai awam Katolik saya sangat prihati dengan kemelut yang tengah terjadi di ...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-07-26 07:00:27
  4. Syalom, semua saudara. Tolong baca baik-baik, Pal Alex Marwata tidak mengatakan ...
    Said Aurel on 2017-07-24 16:04:09
  5. KPK ingin audit Gereja ? Gak salah, ada udang dibalik batu, ada unsur politik bs...
    Said Bonbon on 2017-07-23 21:19:37
  6. KPK tentunya tak berwenang mengaudit keuangan lembaga agama seperti gereja karen...
    Said Willy Nggadas on 2017-07-23 16:22:59
  7. Apapun undang-undangnya, soal perbuatan baik dalam hal ini gereja bebas korupsi...
    Said Alexander on 2017-07-23 07:02:14
  8. Good morning...
    Said Bienvenhu on 2017-07-23 05:19:23
  9. Pandangan yg rasional bila keterbukaan itu di mulai dari Gereja Katolik seperti ...
    Said Matias on 2017-07-22 21:51:12
  10. Sudah saatnya gereja accountable. https://www.naulinovation.com:8443/onebody/...
    Said Leonard on 2017-07-22 17:15:48
UCAN India Books Online