Pelayanan Gereja ‘bisa ditangguhkan’ setelah ancaman bom

01/12/2016

Pelayanan Gereja ‘bisa ditangguhkan’ setelah ancaman bom thumbnail

 

Misa-misa dan pelayanan liturgis lainnya di Manila akan ditangguhkan jika ada ancaman terhadap keselamatan umat, kata pejabat Konferensi Waligereja Filipina, 29 November.

“Untuk tujuan praktis, Gereja boleh menangguhkan kegiatan liturgis jika ada ancaman terhadap keselamatan umat,” kata Pastor Jerome Secillano, dari komite urusan publik Konferensi Waligereja Filipina.

Komentarnya muncul sehari setelah sebuah bom ditemukan di luar kedutaan besar Amerika Serikat di Manila.

Istana presiden telah memerintahkan “langkah-langkah keamanan” di tempat-tempat umum di dan sekitar ibukota itu setelah penemuan bom pada 28 November.

“Untuk memastikan keselamatan publik di bandara, pelabuhan laut, terminal bus dan transportasi massal diperintahkan untuk meningkatkan pengamanan dan kehadiran personil berseragam,” kata juru bicara istana Martin Andanar.

Namun, Andanar mengatakan penemuan bom “seharusnya tidak menjadi alasan untuk takut,” seraya menambahkan bahwa polisi “mengatasi situasi dan mengambil langkah-langkah keamanan di tempat umum.”

Kepala kepolisian Manila Joel Coronel mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, bom itu mirip dengan salah satu yang meledak di sebuah pasar malam di Davao City pada September.

Pastor Secillano mengatakan Gereja perlu melaporkan “individu yang mencurigakan,” seraya menambahkan bahwa pastor paroki dapat meminta “polisi dan militer untuk mengamankan paroki mereka.”

Pada 27 November, sebuah bom meledak di luar sebuah gereja Katolik di kota Esperanza, Filipina selatan.

Ledakan terjadi ketika orang-orang sedang meninggalkan gereja setelah menghadiri Misa pagi, Minggu Adven pertama.

Pos pemeriksaan polisi telah dibentuk sekitar Manila untuk mencegah kemungkinan serangan oleh anggota kelompok Maute, yang telah mengaku setia kepada apa yang disebut kelompok Negara Islam.

Kepolisian Nasional Filipina mengumumkan bahwa kelompok itu mungkin berada di balik pemboman yang diletakan di luar kedutaan Amerika Serikat.

Pada 29 November, pertempuran sporadis di antara pasukan pemerintah dan anggota kelompok Maute di kota Butig, Provinsi Lanao del Sur, Filipina selatan.

Militer mengatakan pertempuran itu telah menewaskan sedikitnya 19 anggota kelompok itu.

Sumber: ucanews.com

 

 




Jangan lewatkan
Dapatkan info terbaru secara gratis lewat newsletter UCAN Indonesia disini
Invite a Friend
  1. Komunitas awam Katolik Indonesia bantu warga Muslim merayakan Idul Fitri
  2. Keuskupan Agung Semarang mengucapkan Selamat Idul Fitri
  3. Kampanye mendukung blogger Katolik di Vietnam diluncurkan
  4. Paus memberkati fundasi bangunan sebuah tarekat di Korea
  5. Vatikan diam saat Dubes Jerman mendukung uskup China
  6. Renungan Hari Minggu XII Tahun A -25 Juni 2017
  7. Gereja Katolik mendukung pemisahan wilayah bagi etnis Gorkha di India
  8. Ulang tahun ke-60, Kardinal Tagle berbicara tentang kemunafikan
  9. Menciptakan peradaban kasih di Keuskupan Agung Semarang
  10. Muslim Indonesia mengecam serangan militan di Marawi
  1. Memang perang itu lebih membuat susah perempuan dan anak-anak. Tapi menghadapi p...
    Said Matheus Krivo on 2017-06-17 07:15:48
  2. kehidupan problema kehidupan, diera kini jauh berbeda dari era sebelumnya. sehin...
    Said Antera Jaya on 2017-06-14 23:40:08
  3. Suku asli Baduy mempertahankan banyak tradisi nenek moyang yang bernilai positi...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 13:41:55
  4. Terimakasih Bapak Paus Fransiskus, yang selalu menghidupkan kembali pesan Firman...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-09 07:58:40
  5. maksud saya sulit membedakan.. dst....
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:22:59
  6. Agak (kadang sangat)membedakan mana Muslim yang asli dan mana yang masuk teroris...
    Said Jenny Marisa on 2017-06-08 14:21:57
  7. Kata gubernur dan masyarakat muslim di Marawi mengungkapkan kebenaran hakiki bah...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-08 13:49:07
  8. Gereja sudah betul mengeluarkan surat gembala untuk umat, namun maaf penyakit ko...
    Said Bernardus Wato Ole on 2017-06-06 14:25:46
  9. Informasi tentang pulau Buru sangat membantu untuk memahami keadaan masyarakat d...
    Said DR. Bele Antonius, M.Si. on 2017-06-02 06:30:56
  10. Dalam sejarah dunia, bangsa penjajah yang pernah menjajah banyak negara adalah R...
    Said ROTE on 2017-06-02 01:05:49
UCAN India Books Online